UTANG BAGI PARA PROFESIONAL
Oleh: Eko Endarto

 

Dikutip dari Bisnis Indonesia Minggu, 23 Januari 2009

Berbagai macam produk dikembangkan oleh perbankan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Salah satu komponen di masyarakat adalah para profesional. Kredit profesi adalah salah satu produk yang dikeluarkan dengan tujuan khusus membantu perkembangan usaha dari profesional dalam menjalankan profesinya. Dibuat untuk beberapa profesi khusus yang memang dirasa memiliki prospek baik untuk dapat berkembang pada masa datang, perbankan mencoba untuk menawarkannya kepada para profesional.

Beberapa profesi yang bisa dibiayai adalah yang bergerak di bidang kedokteran, keuangan, hukum dan bahkan beberapa bank ada yang menyediakan khusus untuk profesi guru dan TNI.

Syarat utama untuk mendapatkan pinjaman ini tentunya berprofesi seperti yang ditentukan. Kredit ini biasanya dibuat dengan persyaratan relatif lunak karena profesi yang dipilih telah diteliti memiliki prospek bagus ke depan untuk dapat membayar kewajibannya.

Tidak semua orang yang berprofesi seperti ditentukan bisa menikmati fasilitas ini. Sebab ada syarat yang harus dipenuhi seperti lamanya praktik atau menjalankan usaha, besaran omzet dan pengalaman si peminjam sebagai profesional.

Sama seperti usaha, tidak ada salahnya seorang profesional menggunakan utang sebagai sarana untuk mendapatkan tambahan dana guna perkembangan usahanya. Namun, aturan dasarnya masih tetap sama. Utang tersebut akan sangat membantu selama dana yang diperoleh bisa digunakan untuk meningkatkan omzet bulanan si peminjam dan besaran kenaikan omzet tersebut minimal sama dengan besaran bunga pinjaman yang menjadi kewajibannya.

Mega Medika

Salah satu bank yang terang-terangan mengeluarkan pinjaman profesi adalah Bank Mega dengan produk Mega Medika. Dari nama yang diusung, pastinya kita sudah bisa menduga untuk profesi apa kredit ini dibentuk. Kredit ini memang dikhususkan bagi mereka yang berkecimpung di dunia kesehatan terutama dokter spesialis dan dokter gigi. Kredit ini menyasar para dokter spesialis ataupun dokter gigi yang untuk mengembangkan karier profesionalnya membutuhkan peralatan khusus yang tidak murah.

Karena ditujukan untuk pembelian atau pengadaan barang modal berupa peralatan kesehatan, peralatan tersebut yang akan menjadi jaminan dari pinjaman tersebut. Jadi hampir sama dengan KPR, rumah yang dibeli adalah jaminan utama yang diserahkan kepada bank. Untuk keamanan bank, mereka tentunya juga tidak mau berisiko terlalu besar. Untuk mereka yang hanya menjaminkan peralatan modal yang dibelinya sebagai jaminan, maka besaran dana yang diberikan oleh Bank Mega adalah 60% - 80% dari total harga barang modal tersebut. Artinya Anda harus punya dana 20% - 40% sebelum fasilitas ini disetujui, seperti down payment dalam KPR.

Kita juga bisa menambahkan jaminan lain sebagai tambahan dalam transaksi ini. Artinya, Anda tidak perlu memiliki dana tunai, jadikan saja aset Anda yang lain sebagai jaminan, misalnya, mobil, tanah, rumah, dan sebagainya.

Nah, kalau ini yang dipilih, Bank Mega bersedia mendanai sebesar 100% dari harga kebutuhan pembelian barang modal itu. Namun, dengan satu syarat; total jaminannya yaitu barang yang dibeli dan jaminan tambahannya nilainya harus 170% dari nilai pinjamannya cukup tinggi juga.

Plafon yang diberikan Rp25 juta sampai dengan Rp500 juta. Dengan jangka waktu pinjaman 1 - 5 tahun maksimal. Seperti juga syarat kredit lain, usia si pengambil kredit harus maksimal 65 tahun saat pinjaman selesai.

Karena ini adalah kredit profesi jangan heran bila persyaratan yang menunjukkan status pekerjaan dan riwayat pekerjaan Anda akan diminta seperti SK pengangkatan, keterangan izin praktik, rekomendasi dari tempat kerja dan sebagainya.

Satu lagi, rasio angsuran Anda terhadap penghasilan maksimal 35%. Artinya, besaran angsuran maksimal adalah 35% dari total penghasilan Anda dan istri.

Bank Bumiputera

Tidak banyak kredit profesi yang ditawarkan, karena memang risikonya juga cukup besar. Bank lain yang juga mengeluarkan produk ini walaupun tidak 100% mengatakan kredit profesi adalah Bank Bumiputera. Pinjaman ini dinamakan KTA Professional atau kredit tanpa agunan profesional.

Seperti namanya, produk ini memang tanpa agunan dan diperuntukkan bagi para profesional khusus yaitu dokter, akuntan dan notaris. Jadi cukup beragam profesi yang bisa menggunakan fasilitas ini.

Kelebihan lain produk ini adalah tidak hanya dokter spesialis yang bisa merasakan produk ini. Kalau memang dibutuhkan seorang dokter umum pun bisa mendapatkannya. Namun, tentunya ada syarat khusus yang menyertai seperti harus memiliki pengalaman 5 tahun sebagai dokter spesialis dan untuk dokter umum harus berpengalaman minimal 8 tahun. Bank Bumiputera mematok angka 60 tahun maksimal bagi peminjam saat pinjamannya lunas.

Untuk akuntan dan notaris, syaratnya hampir sama, tetapi ada kekhususan yaitu memiliki kerja sama dengan bank (biasanya untuk notaris) dan perusahaan (biasanya untuk akuntan).

Besaran plafon pinjaman adalah minimal Rp100 juta dan maksimal Rp150 juta. Jangka waktu standar 1 - 5 tahun. Karena sifatnya adalah kredit tanpa agunan, maka seperti juga produk KTA lainnya, penggunaan dana hasil pinjaman memang tidak dibatasi hanya untuk pengembangan usaha. Jadi, si peminjam boleh kok menggunakannya untuk tujuan lain bahkan untuk tujuan konsumtif seperti biaya sekolah, liburan dan lain sebagainya.

Namun, karena ini adalah produk tanpa agunan maka harus diperhatikan bunga yang dikenakan yang lebih tinggi daripada pinjaman biasa karena risiko yang diterima bank juga tinggi. Sama seperti Bank Mega, rasio cicilan maksimal 35% dari penghasilan.

Salam
Eko Endarto
Perencana Keuangan



kembali

Peta Situs | Berita Terbaru | Surat | Hubungi Kami
Undang Kami | Kamus Keuangan | Referensi


© 2000 Safir Senduk & Rekan