PERTIMBANGKAN UNTUK MEMBUKA USAHA
Oleh: Safir Senduk
Dikutip dari Sindo, 01 Juni 2008
Salam Pak Safir.
Saya mempunyai rencana untuk membuka usaha sendiri. Tetapi, masih ada beberapa
pertanyaan yang belum terjawab. Diantaranya, usaha apa yang kira-kira tepat
untuk saya jalankan dan bisa bertahan lama. Di kepala saya tercetus untuk membuka
minimarket (franchise). Namun, pertimbangan saya, usaha seperti itu cepat sekali
menjamurnya.
Pertanyaan yang kedua, orangtua
saya pernah mempunyai usaha-usaha namun usaha-usaha tersebut tidak membuahkan
hasil sehingga harus ditutup. Bagaimana caranya meyakinkan orangtua saya untuk
bersedia kembali membuka usaha.
Terima kasih atas perhatiannya. Saya sangat mengharapkan saran dari Pak Safir.
Semoga Tuhan selalu memberkati anda.
Ester - Palembang
Jawaban:
Mbak Ester,
Membuka usaha adalah salah satu cara yang banyak dilakukan masyarakat untuk
mencari penghasilan tambahan. Apalagi melihat kondisi perekonomian yang tidak
menentu sekarang ini paska kenaikan BBM, tentu akan semakin berat bagi mereka
yang hanya memiliki penghasilan pas-pasan. Tidak sedikit juga yang tadinya mereka
hanya memanfaatkan usaha sebagai sumber penghasilan tambahan, malah jadi penghasilan
utama karena hasil yang diterima lebih besar.
Oke, sekarang yang jadi masalah adalah Anda bingung, mau usaha apa? Usaha yang gimana sih, yang bisa bertahan lama? Saya bantu Anda kasih solusi untuk menjawab pertanyaan tersebut, karena hanya diri Andalah yang bisa menjawabnya. Usaha yang baik adalah usaha yang dilatar belakangi dari kesukaan, hobi, pengalaman atau pendidikan yang Anda miliki. Loh kenapa gitu? Iya dong, namanya juga usaha kan tujuannya untuk jangka panjang, makanya Anda harus senang dalam menjalankan usaha tersebut. Usaha itu kan turun naik, pada saat untung Anda harus tetap bisa mengendalikan pengeluaran, dan ketika rugi Anda juga punya solusi atas kerugian itu. Contohnya, kalau Anda hobinya masak, Anda bisa kok buka usaha katering, jual kue kecil-kecilan yang dititip di toko-toko, atau bisa juga buka rumah makan sederhana.
Yang jadi pertimbangan dalam membuka usaha salah satunya adalah faktor waktu. Kalau Anda seorang karyawan yang memiliki waktu kerja yang padat, waralaba atau franchise bisa kok jadi salah satu bentuk usaha yang dipertimbangkan untuk dijalankan. Tapi, Anda juga harus perhatikan dengan baik bentuk-bentuk franchise yang saat ini banyak ditawarkan. Kenapa? namanya franchise itu harus mempunyai sebuah sistem kerja yang baik, mulai dari pembukuannya walaupun sederhana sampai pada proses distribusi barang kebutuhannya, sehingga Anda tidak perlu mengawasinya terus menerus cukup menerima laporannya saja.
Gimana untuk meyakinkan orang tua Anda untuk mau kembali membuka usaha? Yang dapat Anda lakukan adalah coba untuk membuat suatu rencana usaha. Dalam rencana usaha itu berisikan tentang seluk beluk usaha yang akan dijalankan. Yah kurang lebih seperti proposal usaha. Didalamnya terdapat berapa anggaran yang diperlukan, barang apa yang diperdagangkan, prediksi besar keuntungan realistis yang diperoleh tiap bulannya, berapa usaha tersebut akan balik modal, sampai usaha yang harus dijalankan kalau terjadi risiko. Biasanya dengan rencana usaha yang matang, tentu orang tua Anda akan berfikir untuk kembali membuka usaha, walaupun bukan jaminan juga. Minimal Anda telah mencoba untuk memberikan gambaran dan semangat baru untuk orang tua mau buka usaha lagi. Cukup yah mbak? Selamat menjadi pengusaha.
Salam.
Safir Senduk
Perencana Keuangan
Peta Situs |
Berita Terbaru |
Surat |
Hubungi Kami
Undang Kami |
Kamus Keuangan |
Referensi