TABUNGAN BANK DAN DEPOSITO, PILIH MANA?
Oleh: Ahmad Gozali
Dikutip dari Republika, 16 Maret 2008
Assalamualaikum Wr Wb
Pak Gozali,
Perkenalkan nama saya Ira Damayanti. Saya karyawati swasta di Jakarta. Saya
sudah bekerja sekian lama tapi kok belum juga punya tabungan. Namun dengan segala
kekuatan hati, saya akan mulai menabung, bulan ini. Yang ingin saya tanyakan
adalah keuntungan dan kelemahan dari tabungan bank dan deposito. Ini langkah
awal sebelum saya mulai masuk ke investasi lain yang lebih berisiko. Mana ya
Pak, yang sebaiknya saya pilih? Atas penjelasan Bapak, saya ucapkan terima kasih.
Ira Damayanti, Jakarta Timur
Jawaban:
Waalaikumussalam Wr Wb
Mbak Ira di Jakarta,
Wah, senang sekali saya mendengar Anda akan mulai menabung. Tips dari saya agar
Anda mudah dan tidak terbebani dalam menabung, coba setiap awal bulan ketika
Anda menerima penghasilan, langsung saja sisihkan untuk ditabung. Tidak perlu
besar lah jumlahnya, asalkan tidak memberatkan prioritas keuangan Anda lainnya
yang bersifat rutin.
Pada dasarnya, baik tabungan maupun deposito merupakan produk perbankan yang tentunya mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dengan mempelajarinya, tentu dapat Anda manfaatkan sesuai dengan kebutuhan Anda.
Beberapa kelebihan dari tabungan
adalah: * Dana yang diperlukan untuk membuka rekening awal tidak terlalu besar.
Hanya beberapa puluh ribu saja, sudah bisa.
* Adanya bunga atau bagi hasil yang diberikan.
* Tabungan bersifat likuid atau mudah untuk diambil. Jadi kapanpun Anda membutuhkan
dana, bisa langsung dicairkan.
* Banyak fasilitas yang disediakan oleh bank, mulai dari kartu debet, ATM, hingga
mobile banking.
* Adanya buku tabungan yang memuat laporan terakhir posisi keuangan Anda. Jika
tidak ada buku tabungan, setiap bulan Anda akan diberi rekening koran yang berisi
perkembangan jumlah tabungan Anda.
Tapi di sisi lain, tabungan
juga memiliki kekurangan, yakni:
* Dikenai biaya administrasi setiap bulannya yang tentunya akan terasa cukup
besar nilainya jika nilai tabungan Anda kecil.
* Bunga atau bagi hasil yang diberikan biasanya kecil, tergantung dari besarnya
dana yang ada di tabungan. Makin besar dananya, makin besar pula bunga atau
bagi hasil yang diberikan.
Bagaimana dengan deposito,
apakah lebih menarik? Berikut adalah kelebihan dari deposito:
* Pemberian bunga atau bagi hasil biasanya lebih besar dibanding tabungan. Jadi,
pada deposito, pertumbuhan dana Anda menjadi lebih cepat. * Tidak ada biaya
bulanan yang dikenakan.
* Jika Anda ingin mengambil pinjaman atau kredit di bank tersebut, deposito
Anda bisa dijadikan jaminan.
Deposito juga memiliki kekurangan,
yaitu:
* Deposito adalah menabung dengan jangka waktu. Dengan begitu, dana Anda akan
'dikunci' atau hanya bisa diambil ketika jatuh tempo saja. Ada jangka waktu
bulanan, enam bulanan, tahunan dan dua tahunan. Jadi, kalau Anda akan mengambil
deposito sebelum jatuh tempo, akan dikenakan biaya administrasi dan biaya penalti
yang besarnya masing-masing bank tentu berbeda.
* Adanya pengenaan pajak 20 persen final dari bunga atau bagi hasilnya.
Sekarang kembali lagi ke pertanyaan Anda, mana yang lebih baik, menyimpan uang di tabungan atau deposito? Jawabannya tergantung dari tujuan Anda. Tapi kalau melihat cerita Anda, sebaiknya mulai dahulu untuk dimasukkan ke dalam tabungan. Sebab, di tabungan, Anda bisa tambah terus dananya setiap bulan atau mungkin setiap minggu bila sekiranya Anda memiliki kelebihan dana, misalnya dari bonus. Lalu, jika dana yang terkumpul sudah cukup besar, baru deh dipindahkan saja ke dalam bentuk deposito. Dana yang ada di deposito itu bisa Anda gunakan sebagai dana cadangan yang hanya akan digunakan pada keadaan darurat. Tapi, bila uang Anda tersebut memang digunakan untuk keperluan sehari-hari, maka Anda harus memasukkannya ke tabungan. Ini karena sifat rekening tabungan yang tidak mengikat. Artinya, Anda bisa mengambil uang Anda kapan pun Anda inginkan.
Salam.
Ahmad Gozali
Perencana Keuangan
Peta Situs |
Berita Terbaru |
Surat |
Hubungi Kami
Undang Kami |
Kamus Keuangan |
Referensi