TABUNGAN UNTUK ANAK
Oleh: Ahmad Gozali
Dikutip dari Wanita Indonesia No 957, 2008
Mas Gozali, saya seorang karyawati memiliki 2 putra. Sebagai karyawan swasta, saya ingin menyisihkan sebagian pendapatan saya untuk tabungan anak, untuk persiapan kelak saya tidak bekerja lagi. Apakah ada tabungan anak yang disesuaikan dengan kondisi anak, misalnya untuk biaya masuk SMA/ Perguruan Tinggi dan biaya bulanannya nanti. Minimal berapa yang harus saya sisihkan tiap bulan? Terima kasih.
Ria, Jakarta
Jawaban:
Ibu Ria, saya salut pada Anda yang berpikir jauh ke depan untuk menyiapkan dana pendidikan bagi anak-anak Anda sedini mungkin. Apalagi kalau Anda berencana untuk tidak terus bekerja, atau usia anak yang terpaut jauh. Jelas tidak mungkin hanya mengandalkan gaji saja, tapi harus melakukan investasi dari sekarang. Agar ketika masanya tiba, uangnya sudah tersedia.
Rekening tabungan di bank sebetulnya bisa ‘disesuaikan’ dengan kebutuhan Anda. Apalagi jika Anda menggunakan rekening Tabungan Rencana. Agar tujuan Anda betul-betul bisa tercapai, yaitu tepat waktu da tepat jumlah. Tepat waktu artinya, saat butuh dana telah tersedia. Dan tepat jumlah artinya dananya cair sesuai dengan kebutuhan Anda.
Untuk menyiapkan dana pendidikan SMA, coba hitung berapa tahun lagi ia akan masuk SMA. Lalu buat rekening Tabungan Rencana yang jangka waktunya diatur sesuai dengan usia anak. Jika ia berusia 10 tahun dan masih 8 tahun lagi masuk SMA, Anda tinggal minta agar Tabungan Rencana tersebut jatuh tempo 8 tahun lagi. Ini harus dilakukan agar dananya bisa cair tepat waktu. Begitu juga dengan dana pendidikan untuk masa kuliah nanti.
Sedangkan mengenai setorannya, sebetulnya tidak perlu terlalu khawatir karena minimum setorannya tidaklah besar. Setoran bisa mulai dari Rp 100.000 saja setiap bulan. Dan mudahnya lagi, Anda bisa menambah setorannya kapan pun jika ada uang lebih.
Sekarang, agar jumlahnya bisa tepat, saya juga sangat sarankan agar Ibu menghitung terlebih dahulu berapa kebutuhan anak nanti ketika masuk SMA dan kuliah. Caranya mudah. Pertama, tentukan dulu di mana Ibu akan menyekolahkan anak-anak. Selanjutnya kita bisa perkirakan berapa kebutuhan untuk masuk SMA dan kuliah dengan standar biaya yang sekarang. Lalu kalikan biaya sekarang dengan kenaikan harga kira-kira 10% setiap tahun. Itulah kira-kira biaya yang diperlukan nanti.
Dari jumlah tersebut, barulah bisa dihitung dengan tepat berapa kira-kira setoran bulanan yang perlu dilakukan. Ibu bisa berkonsultasi pada konsultan Perencana Keuangan, atau bisa langsung konsultasi dengan petugas bank dan minta mereka untuk menghitungkannya.
Salam.
Ahmad Gozali
Perencana Keuangan
Peta Situs |
Berita Terbaru |
Surat |
Hubungi Kami
Undang Kami |
Kamus Keuangan |
Referensi