Menemui Pembaca Majalah Dewi
dan Nasabah Prioritas Bank Mandiri

Oleh: Safir Senduk

Jakarta, 25 Juni 2002

Tanggal 22 Juni 2002 lalu, saya diminta berbicara di depan forum Seminar Perhiasan Sebagai Investasi. Acara ini diadakan oleh Majalah DEWI bekerja sama dengan Bank Mandiri Prioritas.

Diadakan di Hotel JW Marriott, Kuningan, seminar diadakan terutama bagi para Nasabah Prioritas Bank Mandiri. Setting ruangannya sendiri diset sedemikian rupa berbentuk Lunch Table (meja makan bundar), dengan satu meja sekitar 10 kursi, dengan luas ruangan memanjang ke belakang. Hadir sebagai pembicara pertama adalah Quek Chin Yeow, orang dari Balai Lelang Sotheby's Hong Kong. Orang ini terlihat masih muda, dan ia bercerita tentang pengalamannya dalam berinvestasi, terutama di perhiasan. Quek - dengan menggunakan slide - banyak mengenalkan peserta seminar kepada perhiasan-perhiasan yang bagus untuk investasi. Hadir dengan Bahasa Inggris tanpa penterjemah, Quek berbicara sekitar satu jam, sehingga membuat mereka yang berada jauh di belakang ruang seminar seperti kehilangan konsentrasi. Padahal materinya sendirinya cukup bagus.

Melihat bahwa peserta seminar tidak ingin lagi menerima 'ceramah' yang panjang, saya membatasi diri saya untuk tidak lama-lama berbicara. Dengan hanya menggunakan sekitar 10-12 slide power point, saya membatasi pembicaraan selama hanya 20 menit. Yang penting bukan lamanya, tapi isinya kan?

Pembicara ketiga, adalah Kemal Imam Santoso dari Bank Mandiri, yang banyak bercerita tentang perbankan. Katanya kurang lebih seperti ini: "Dimanapun Anda berinvestasi, at the end, you need a bank." Pak Kemal ini kelihatannya orang Jawa, tutur katanya sangat halus, khas orang Jawa asli, walaupun volumenye cukup keras. Sayang saya tidak sempat berkenalan dengannya seusai seminar. Bicara satu panggung, tapi tidak sempat berkenalan. Sayang sekali, mungkin lain kali.

Di sela-sela seminar, saya menyempatkan diri melihat counter perhiasan dari Frank & Co yang ada di luar ruangan seminar. Disini saya bertemu dengan seorang Staf Bank Mandiri Prioritas Cabang Thamrin yang ternyata adalah adik kelas saya dulu di Al-Azhar. Dia memberikan kartu namanya dan mengundang saya untuk bertemu bila ada waktu kelak.

Tentu saja, kenapa tidak?


Safir Senduk


kembali

Peta Situs | Berita Terbaru | Surat | Hubungi Kami
Undang Kami | Kamus Keuangan | Referensi


© 2000 Safir Senduk & Rekan