Dikutip dari CBN CyberSHOPPING
Saya seorang mahasiswa semester 8, dan sekarang sudah kerja part time sebagai programmer di perusahaan swasta, dikontrak 1 th dg gaji 900 rb/ bln.
Saya diberi modal oleh ayah saya sekitar Rp 50 jt untuk berinvestasi. Tolong beri saran investasi apa yang menguntungkan buat saya?
Terima kasih.
Bagus Widyantoro --- Bandung
Mas Bagus, Anda mendapatkan kesempatan istimewa untuk melakukan investasi dengan modal "titipan" dari orang tua. Sementara orang lain harus susah payah untuk menyisihkan sebagian penghasilan bulanannya untuk berinvestasi. Maka pastikan investasi yang Anda lakukan benar-benar menguntungkan dan bermanfaat, karena ini adalah kepercayaan dari orang tua Anda.
Langkah pertama, tentukan tujuan keuangan yang ingin dicapai. Langkah kita akan disebut sukses kalau memang menuju arah yang kita tuju. Begitu juga dengan investasi, tetapkan terlebih dahulu tujuan investasinya. Agar Anda bisa memilih produk investasi yang tepat. Misalnya, Anda sendiri punya tujuan untuk modal usaha nanti kalau sudah lulus, atau untuk meneruskan kuliah S2, atau untuk masa tua orang tua nanti, atau mungkin orang tua Anda mengharapkan hasil investasi yang rutin untuk biaya hidup sekarang. Tentunya setiap tujuan ini memiliki strategi investasi yang berbeda.
Jika tujuannya memang untuk jangka panjang, katakanlah lebih dari 5 tahun yang akan datang uangnya baru akan dipakai, Anda bisa pilih untuk investasi pada reksadana campuran, reksadana saham, atau mungkin membeli franchise usaha dengan harapan balik modal 2-3 tahun. Sekali lagi, untuk produk investasi seperti ini, Anda harus memiliki komitmen bahwa dananya tidak akan dipakai dalam jangka waktu dekat.
Tapi jika tujuannya adalah untuk jangka waktu yang agak pendek, seperti untuk kuliah lagi atau modal sesudah lulus. Maka pilihan investasinya pun disesuaikan misalnya dengan reksadana pasar uang atau reksadana pendapatan tetap. Atau bisa juga Anda mulai merintis usaha kecil sedari sekarang agar sudah bisa diharapkan hasilnya dalam jangka waktu dekat.
Dan tentunya Anda juga harus menerapkan hukum dasar dalam berinvestasi. Yaitu tidak menempatkan dananya semua dalam satu produk investasi saja. Tapi sebarlah kedalam beberapa produk agar bisa mengurangi resiko.
Apapun pilihan Anda, saya sangat sarankan agar Anda mempelajari terlebih dahulu produk investasi yang akan Anda pilih. Jika Anda masih belum memahami dengan baik atau masih ragu dengan resikonya, Anda bisa mulai dengan dana yang kecil sebelum menempatkan dana dalam jumlah besar. Sementara itu, Anda bisa menempatkan dahulu dananya dalam deposito agar tidak terpakai untuk kebutuhan yang tidak direncanakan sebelumnya.
Selamat berinvestasi...
Salam,
Peta Situs |
Berita Terbaru |
Surat |
Hubungi Kami
Jawaban:
Ahmad Gozali
Perencana Keuangan
Undang Kami |
Kamus Keuangan |
Referensi