PILIHAN MODAL USAHA
Oleh: Ahmad Gozali

 

Dikutip dari Wanita Indonesia No 949, 2008

Mas Gozali yang baik,

Saya membuka usaha kolam di Aceh Tenggara. Berhubung saya tidak punya modal, tapi membutuhkannya, saya mencoba mengambil kredit, tapi harus ada jaminannya, sedangkan saya tidak punya sesuatu yang bisa dijadikan jaminan. Menurut Mas Gozali, apa yang harus saya lakukan? Terima kasih.

NN. 08529618xxxx

Jawaban:

Bapak atau ibu NN di Aceh, senang sekali mendapatkan pertanyaan dari Anda nun jauh di sana.

Memang terkadang kendala modal bisa menjadi masalah yang pelik bagi para pengusaha yang ingin mengambangkan usahanya, ataupun mereka yang baru ingin membuka usaha.

Tapi sebetulnya, kalau Anda sudah kemauan yang keras, punya rencana bisnis yang bagus, keuntungannya juga sudah cukup jelas di depan mata, urusan modal ini tidak perlu menghambat ide usaha Anda. Karena masih banyak alternatif lain untuk mendapatkan permodalan.

Bank memang tidak memberikan kredit usaha untuk modal usaha yang baru akan berdiri. Maklumlah, bank kan perlu mengevaluasi apakah bisnisnya bagus atau tidak. Dan evaluasi ini baru bisa dilakukan kalau bisnisnya sudah berjalan. Dan bank ataupun lembaga keuangan lain juga perlu jaminan karena uang yang dipinjamkan bukan milik bank, tapi milik nasabah. Sehingga mereka harus berhati-hati ketika meminjamkan uang.

Kalau usaha Anda adalah kolam, tentunya ada tanahnya bukan? kenapa tidak gunakan sertifikat tanah itu saja sebagai jaminan? kalau belum bersertifikat, tidak ada salahnya mengusahakan sertifikasi dulu untuk mendapatkan pinjamannya. Kalaupun tidak dengan cara ini, artinya perlu mencari alternatif pinjaman dari pihak lain. Sudah mencoba menghubungi BPR atau BMT?

BPR dan BMT adalah lembaga keuangan mikro yang menyediakan pinjaman untuk pengusaha kecil dan mikro. Biasanya persyaratannya tidak terlalu rumit, dan masalah agunan pun bisa lebih fleksibel dibandingkan dengan bank. Kalaupun perlu agunan, tidak perlu dalam bentuk sertifikat tanah atau BPKB yang mungkin sulit untuk diusahakan.

Sudah mencoba juga ke pegadaian? pegadaian juga sekarang ini bukan hanya meminjamkan uang dengan jaminan barang berharga seperti emas, elektronik maupun barang bergerak lainnya. Sekarang pegadaian juga bisa meminjamkan uang dengan jaminan BPKB mobil atau sepeda motor khusus untuk pengusaha kecil dan mikro. Tidak perlu kendaraannya yang dijaminkan, cukup BPKB-nya saja.

Sudah coba BUMN atau perusahaan lain di sekitar wilayah Anda? karena BUMN dan swasta juga terkadang punya program kepedulian terhadap lingkungan dengan cara meminjam modal bergulir bagi warga yang ada di wilayah sekitar perusahaan tersebut beroperasi.

Kalau tidak bisa juga, maka Anda perlu mencari investor perorangan. Namanya juga perorangan, tentu pendekatannya harus dilakukan secara personal. Tentunya rencana usahanya harus sudah jelas dan Anda pun harus bisa meyakinkan investor tersebut bahwa usaha Anda memang layak untuk dibiayai. Bisa dengan cara meminjam uang saja seperti ke bank, bisa juga dengan cara bagi hasil. Tidak perlu ragu membagi saham pada orang lain. Lebih baik maju bersama daripada diam mandek sendirian.

Salam.
Ahmad Gozali
Perencana Keuangan


kembali

Peta Situs | Berita Terbaru | Surat | Hubungi Kami
Undang Kami | Kamus Keuangan | Referensi


© 2000 Safir Senduk & Rekan