Dikutip dari Harian Republika, Mei 2006
Assalamu 'alaikum wr wb,
Terima kasih atas bantuannya.
Wassalam
Wa 'alaikum salam wr wb,
Guna menyiapkan dana pendidikan untuk adik-adik Anda, sebetulnya langkahnya mudah saja. Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah membuat jadwal pendidikan mereka. Misalnya, tahun 2010 nanti si bungsu akan masuk SD, tahun 2012 adik Anda yang satunya akan masuk SMP, dan seterusnya. Dengan membuat jadwal pendidikan itu, kita bisa memperkirakan jangka waktu yang diperlukan untuk mempersiapkan dananya. Sehingga, tidak ada cerita lagi pengeluaran "mendadak" untuk biaya sekolah. Karena, sesungguhnya biaya sekolah sudah bisa kita prediski sejak mereka lahir.
Langkah selanjutnya adalah dengan menentukan standar sekolah yang nantinya akan mereka tempuh. Apakah di sekolah negeri saja, atau di sekolah swasta. Apakah kuliah ke universitas negeri, atau mencari beasiswa seperti Anda di STAN. Atau mungkin kuliah di perguruan tinggi swasta.
Itu semua bisa disesuaikan dengan minat dan cita-cita mereka. Langkah tersebut perlu dilakukan untuk menentukan perkiraan biayanya di masa yang akan datang. Karena, tentunya antara satu sekolah dengan sekolah lain akan berbeda biayanya. Apalagi kalau dibandingkan antara sekolah negeri dengan sekolah swasta, tentunya beda biayanya.
Jika perkiraan dananya sudah Anda buat, maka Anda sudah memiliki "titik finish" untuk dituju. Tinggal menentukan bagaimana strategi menuju kesana dari "titik start" atau kondisi Anda sekarang. Disesuaikan dengan sumber penghasilan Anda sebagai PNS, maka akan lebih cocok untuk menyiapkan dananya dengan cara berinvestasi secara berkala dan pasti. Baik itu dengan produk yang dirancang khusus untuk penyiapan dana pendidikan, maupun dengan produk investasi lain yang Anda kuasai.
Produk khusus yang dimaksud bisa berupa asuransi pendidikan, atau tabungan pendidikan. Karena jangka waktunya cukup panjang sampai adik-adik Anda selesai pendidikannya, saya lebih sarankan agar Anda mengambil asuransi pendidikan saja. Dan mengingat Anda sendiri sudah memiliki tanggungan, maka Anda bisa memanfaatkan adanya proteksi dari asuransi tersebut.
Caranya mudah saja, cukup berikan saja hasil perhitungan yang sudah Anda lakukan tadi pada agen asuransi. Sampaikan bahwa Anda membutuhkan dana pendidikan sebesar sekian rupiah pada tahun-tahun yang disesuaikan dengan jadwal pendidikan tadi. Selajutnya, petugas asuransi yang akan menghitungkan untuk Anda berapa besarnya investasi atau premi yang harus Anda setorkan setiap bulan atau setiap tahun untuk mencapai target dana tadi.
Atau jika Anda menguasai teknik berinvestasi, Anda bisa melakukan sendiri investasi pada beberapa produk keuangan. Biasanya sih, investasi yang Anda lakukan sendiri bisa lebih besar hasilnya daripada melalui asuranansi atau tabungan pendidikan. Karena, keuntungan investasinya bisa Anda nikmati sendiri, tidak perlu berbagi hasil dengan bank atau perusahaan asuransi. Namun tentunya diperlukan pengetahuan yang memadai dan disiplin menabung sendiri untuk melakukan hal ini.
Dan, jangan lupa, siapkan juga dana pendidikan untuk anak-anak Anda kelak. Walaupun sekarang ini belum memilki anak, tapi akan lebih baik jika kita sudah bisa mengantisipasinya sedini mungkin. Demikian dari saya, jangan sungkan menghubungi kami kembali untuk berdiskusi lebih lanjut. Selamat berinvestasi.
Wassalam.
Salam,
Peta Situs |
Berita Terbaru |
Surat |
Hubungi Kami
Nama saya Sofyan, umur 22 th. Saat ini saya berstatus CPNS di Depkeu dengan gaji Rp 1,7 juta per bulan. Saya memiliki dua adik yang masih berumur 7 th dan 2 th.
Saya mohon saran bagaimana mempersiapkan dana pendidikan bagi adik-adik saya tersebut, karena sekarang ortu dalam keadaan kurang mampu. Saya juga sudah menikah dengan penghasilan istri Rp 500 ribu dari mengajar.
Sofyan
Jawaban:
Mas Sofyan, senang sekali mendapat pertanyaan dari Anda. Sebelumnya saya ingin menyampaikan bahwa saya salut sekali pada Anda yang tetap mau bertanggung jawab untuk pendidikan adik-adik Anda. Kalau dilihat jaraknya, rupanya usia Anda dan mereka sangat jauh sekali perbedaannya. Mungkin hal itu memang sudah menjadi skenario dari yang Maha Mengatur agar Anda sudah bisa cukup mandiri secara finansial, sehingga bisa membantu pendidikan adik-adik Anda.
Ahmad Gozali
Perencana Keuangan
Undang Kami |
Kamus Keuangan |
Referensi