PEKERJAAN SAMPINGAN
Oleh: Ahmad Gozali

Dikutip dari CBN CyberSHOPPING

Pak Gozali, saat ini saya bekerja sebagai tenaga marketing di sebuah supplier sepatu di Tangerang. Jam kerja dimulai pkl. 07.00 s/d 17.00, bahkan lebih -- sering sampai pkl. 19.00 WIB. Penghasilan saya Rp 2.500.000 /bulan. Saya mempunyai seorang putri berumur 9 th, istri tidak bekerja. Pendidikan terakhir saya STM, tiap bulan gaji saya selalu habis untuk kebutuhan sehari-hari dan membayar 2 kartu kredit (dari 2 bank yang berbeda ). Saya ingin mencari pekerjaan sampingan untuk mendapatkan tambahan agar bisa menabung untuk kebutuhan pendidikan anak kami.

Yang ingin saya tanyakan, pekerjaan apa yang dapat saya lakukan, melihat jam kerja saya yang sudah full tersebut? Dan di mana biasanya saya dapat informasi pekerjaan tersebut?

Atas perhatian dan jawaban yang Bapak berikan, saya ucapkan beribu-ribu terima kasih

Bimo Saidi ~ Tangerang


Jawaban:

Terima kasih untuk kiriman e-mail dari Anda, dan saya akan mencoba membantu.

Saya sangat salut, Mas, Anda ingin mencari penghasilan tambahan, dimana penghasilan utama Anda pun saya nilai sudah cukup besar. Pada dasarnya, untuk dapat menabung dan merencanaka keuangan adalah bukan dari besar atau kecilnya penghasilan yang kita dapatkan, tapi kemauan dari dalam diri kita untuk mewujudkan keinginan tersebut.

Hal yang terlebih dahulu bisa Anda lakukan, cobalah buat daftar pengeluaran setiap bulannya. Kemudian, di akhir bulan perhatikanlah pada daftar pengeluaran yang telah dibuat, adakah pos-pos yang dapat lebih dihemat atau mungkin dapat dihilangkan. Rahasianya adalah bedakan antara kebutuhan dan keinginan. Prioritaskan kebutuhan terlebih dahulu, baru Anda penuhi keinginan bila memungkinkan.

Prioritas utama Anda adalah melunasi atau membayar cicilan rutin atas hutang yang anda miliki tiap bulannya. Pastikan bahwa hutang yang Anda miliki, jumlahnya maksimal 30 persen dari penghasilan. Sehingga tiap bulannya maksimal cicilan yang harus Anda lunasi adalah maksimal sejumlah 750.000,-. Aabila nilainya diatas nominal tersebut, lebih baik Anda atur sedemikian rupa agar bisa sesuai dengan kemampuan Anda.

Setelah membayar cicilan hutang, Anda bisa mulai menabung yang jumlahnya tidak perlu besar, namun yang penting Anda harus bisa rutin menabungnya. Jadi setelah menerima penghasilan, langsung sisihkan untuk menabung. Jangan menabung di akhir bulan alias sisa dari belanja bulanan. Nah, setelah itu, sisanya baru untuk memenuhi kebutuhan biaya hidup keluarga. Mengapa kebutuhan biaya hidup di letakkan di akhir setelah prioritas pertama dan kedua? Karena biaya hidup ini bersifat fleksibel dalam pengaturannya. Anda bisa berhemat untuk memenuhi kebutuhan hidup. Disini lagi-lagi Anda diharapkan mampu mengutamakan kebutuhan dari pada keinginan yang biasanya tidak terkontrol.

Untuk penghasilan sampingan untuk menambah pundi-pundi keuangan Anda, carilah yang sesuai dengan latar belakang pendidikan, hobi, bakat dan juga keluangan waktu yang Anda miliki. Kesesuaian dengan apa yang Anda miliki ini, akan dengan mudah bagi diri Anda untuk mengembangkannya. Sehingga apabila ada hambatan dan kendala yang Anda hadapi, bisa dengan mudah untuk mengatasinya. Dan tentunya, janganlah mengganggu dari jam kerja Anda sekarang. Manfaatkan peluang dari sisa waktu yang masih ada dengan membuka usaha yang bisa di awasi oleh istri Anda mungkin. Seperti warung kelontong di rumah atau bisa juga dengan ikut usaha MLM, karena dikatakan bahwa Anda bekerja pada bagian marketing yang tentunya bisa Anda manfaatkan jaringan yang sudah ada.

Untuk informasinya, bisa Anda peroleh di toko-toko buku atau bisa juga dengan mencari di internet atau media elektronik lainnya.

Demikian, semoga bermanfaat.

Salam,
Ahmad Gozali
Perencana Keuangan


kembali

Peta Situs | Berita Terbaru | Surat | Hubungi Kami
Undang Kami | Kamus Keuangan | Referensi


© 2000 Safir Senduk & Rekan