NYAMAN DENGAN JAMINAN
Oleh: Eko Endarto
Dikutip dari Bisnis Indonesia Minggu, 06 Juni 2008
Mungkin tidak banyak yang tahu tentang produk yang dikeluarkan oleh Danareksa, sebuah perusahaan sekuritas. Sebagai salah satu alternatif produk investasi, seharusnya produk ini bisa digunakan oleh investor untuk mengembangkan dananya, khususnya untuk jangka waktu pendek yang biasanya dimiliki oleh produk perbankan.
Repo atau repurchase agreement secara mudah bisa diartikan sebagai suatu kontrak atau janji antara penjual dan pembeli dimana pihak penjual berjanji setelah melakukan penjualan efek yang dimilikinya, akan membeli kembali efek tersebut pada harga dan waktu yang ditentukan.
Jadi, di sini ada unsur jaminan bahwa jumlah investasi yang ditanamkan oleh si investor akan kembali. Sebagai penjamin keamanan transaksi, biasanya pihak penjual akan memberikan jaminan berupa efek atau surat berharga sebagai jaminan atas penyerahan dana yang dilakukan oleh investor. Ya seperti transaksi pinjam meminjam dengan jaminan biasa.
Umumnya saat ini yang menjadi sarana transaksi repo adalah saham dan obligasi. Dalam transaksi repo saham, pihak investor akan menyerahkan dana kepada pihak penerima dana, dan pihak penerima dana akan menyerahkan efek berupa saham kepada pihak investor sebagai jaminannya. Demikian juga dengan repo obligasi.
Apabila dibandingkan dengan produk perbankan, produk repo ini memang lebih berisiko. Tidak adanya jaminan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) adalah salah satu kelemahan yang paling mencolok, selain adanya risiko saham yang di-repo-kan menjadi turun nilainya atau bisa saja menjadi tanpa nilai.
Jadi, pemilihan perusahaan sekuritas, saham yang di-repo-kan dan tentu saja perjanjian menjadi syarat mutlak yang harus diperhatikan. Kelemahan ini tentu saja mereka kompensasikan dengan bunga dan bagi hasil yang relatif lebih tinggi daripada produk perbankan sebagai saingan utama mereka.
Beberapa sekuritas menjadikan produk repo sebagai alternatif investasi jangka pendek dalam portofolio produk jualan mereka. Dengan iming-iming bunga tetap (fixed) di atas bunga deposito, produk repo ini menyasar para investor yang ingin mengembangkan dananya untuk jangka waktu pendek.
Sampai saat ini memang belum banyak penawaran produk repo untuk investor khususnya ritel. Namun, jangan khawatir dengan makin meleknya investor pada ilmu keuangan, saya yakin Anda akan mendapatkan tawarannya tidak lama lagi. Itu telah dimulai oleh Danareksa.
Repo Danareksa
Produk repo dari Danareksa termasuk pelopor di dunia jual beli efek berjaminan ini. Seperti telah saya utarakan di atas, repo terbitan Danareksa juga terdiri dari dua produk yaitu repo saham yang dinamakan dengan Danareksa repo saham (Darsa) dan Danareksa repo obligasi (Dorr).
Produk Darsa menawarkan tingkat bunga yang cukup menggiurkan yaitu sebesar 9,5% net atau tetap per bulan. Dengan pilihan jangka waktu 1, 2 dan 3 bulan, investor bisa memulai dengan minimum investasi sebesar Rp500 juta.
Jaminan pembelian kembali produk efek yang telah dijual menjadi daya tarik yang tidak bisa diabaikan. Bayangkan dengan tingkat fluktuasi dan risiko pada saham yang begitu tinggi, segala kemungkinan bisa terjadi pada saham yang kita miliki. Akan tetapi hal itu ditanggung oleh Danareksa dengan jaminan pembelian kembali (buy back) sesuai dengan harga jual dan jangka waktu yang telah ditentukan pada awal.
Pemilihan saham juga tentunya bukan sembarangan. Saham lapis pertama ataupun saham dengan prospek yang bagus merupakan sasaran Danareksa sebagai pemikat bagi calon investor. Selain itu, fasilitas produk Darsa bisa dijaminkan apabila kita ingin bertransaksi saham ataupun reksadana di Danareksa menjadi tambahan yang otomatis kita peroleh.
Dorr juga tidak kalah menariknya. Dengan basis investasi pada obligasi dengan rating minimal yaitu BBB, produk ini ditawarkan dengan minimun investasi sebesar Rp100 juta. Cukup terjangkau untuk saat ini.
Dengan pilihan jangka waktu yang sama yaitu 1, 2 dan 3 bulan, produk ini memang menyasar investor dengan tujuan jangka waktu pendek untuk memaksimalkan dana investasinya. Berbeda dengan saudaranya yang dengan berani memberi hasil investasi sampai 9,5% pa, Dorr memberikan imbal hasil yaitu sebesar 9,7% gross pa.
Memang lebih kecil, tapi tentu saja sesuai dengan profil risiko produk Dorr yaitu obligasi yang lebih rendah daripada Darsa (saham). Pemilihan obligasi dengan minimal rating BBB juga merupakan salah satu strategi untuk meminimalkan risiko yang mungkin ditanggung oleh investor.
Seperti juga produk Darsa, dorr juga memungkinkan untuk dijaminkan khususnya bagi mereka yang ingin bertransaksi produk lainnya di Danareksa. Pembelian kembali juga dijamin di produk ini. Sehingga keamanan jumlah investasi telah terjaga sebelum kita setuju untuk berinvestasi di kedua produk.
Kesimpulan
Berbeda dengan produk investasi lainnya yang ada di perusahaan efek atau sekuritas yang umumnya jarang memberikan hasil pasti (fixed), repo biasanya dibentuk dengan tawaran investasi hasil pasti. Keamanan dan fleksibilitas menjadi daya tarik lanjutan produk ini. Dengan jaminan pembelian kembali dan pilihan waktu investasi 1 - 3 bulan, Darsa dan Dorr bisa sebagai alternatif investasi jangka pendek. Akan tetapi tetap harus dicermati, jaminan hanya diberikan oleh si perusahaan.
Salam
Eko Endarto
Perencana Keuangan
Peta Situs |
Berita Terbaru |
Surat |
Hubungi Kami
Undang Kami |
Kamus Keuangan |
Referensi