MAU MEMULAI USAHA TAPI BINGUNG
Oleh: Ahmad Gozali

Dikutip dari CBN CyberSHOPPING

Pak Gozali yang baik, semoga dalam keadaan sehat walafiat.

Pak, saat ini saya mempunyai rencana untuk membuka toko alat-alat camping/ outdoor. Cuma saya masih bingung untuk memulainya.

Ada beberapa hal yang mau saya tanyakan kepada Pak Gozali.

  1. Untuk mendapatkan barang tersebut, kira-kira saya harus mengubungi siapa & bagian apa? Kalau Bapak punya referensi, mungkin Bapak bisa memberikannya pada saya.

  2. Apa yang pertama harus saya lakukan ya, Pak? Menyewa tempat dulu baru memesan barang atau sebaliknya?

  3. Lalu, komponen apa saja yang harus saya siapkan, termasuk masalah administrasinya?

  4. Apakah usaha seperti ini harus memiliki izin usaha, Pak?

Atas segala perhatian & jawaban Bapak, saya ucapkan terima kasih.

Supriadi --- Tangerang


Jawaban:

Halo Bapak Supriadi, apa kabar? Terima kasih doanya ya, semoga senantiasa sehat dan sejahtera pula.

Rencana Anda untuk membuka toko peralatan camping/ outdoor saya hargai. Bisnis ini saya rasa cukup prospektif karena pesaing di sektor ini belum banyak, tetapi karena konsumennya terbatas (para pecinta alam, peminat hobi traveling, kegiatan pramuka), maka perlu dilakukan promosi lebih intensif ke segmen pasar sasaran. Kemudian untuk mendapatkan produk yang akan dijual, coba Anda cari via iklan di media/ internet, atau bisa kerja sama dengan toko sejenis. Selain itu bisa juga dengan melakukan survey ke toko sejenis, galilah informasi untuk mengetahui siapa para pemasok produknya dengan berpura-pura menjadi customer atau bisa juga melakukan pengamatan pada pemasok yang datang ke tokonya.

Untuk memulai bisnis ini, Anda lebih utamakan mencari produk dulu dan memperluas pasar, barulah menentukan lokasi yang sesuai. Bisnis peralatan camping tidak harus berada di tempat strategis, yang penting segmen pasar yang dituju tahu keberadaan toko Anda, yang penting efektifkan promosi via iklan, brosur, media massa/ internet dll.

Komponen yang harus disiapkan selain modal untuk sewa tempat dan biaya pembelian produk, perlengkapan promosi, juga karyawan untuk menjaga toko. Disamping itu perlu menyiapkan pembukuan sederhana untuk mencatat transaksi usaha. Administrasikan semua transaksi tanpa terlewatkan, untuk itu siapkan dua buku: buku pengeluaran dan buku pemasukan.

Mengurus perizinan ibarat fondasi untuk mendirikan usaha. Syaratnya sebenarnya jelas, cuma prosesnyaagak berbelit. Saran saya pada awal pendirian toko, tidak usah terlalu memikirkan legalitas karena biasanya berkutat lama disitu malah lama tidak beroperasi, tetapi jika suatu saat sudah mulai berkembang segeralah mengurus legalitas.

Demikian, salam sukses selalu untuk bisnis Anda.

Salam,
Ahmad Gozali
Perencana Keuangan


kembali

Peta Situs | Berita Terbaru | Surat | Hubungi Kami
Undang Kami | Kamus Keuangan | Referensi


© 2000 Safir Senduk & Rekan