Dikutip dari Tabloid NOVA, 25 September 2008
Hingar-bingar suasana mudik sudah mulai terasa. Ada kiat agar perjalanan ke
kampung halaman nyaman dan tenang tanpa jebolnya kantong.
1. Rencanakan Pengeluaran Jika sudah punya rencana yang jelas, sesuaikan dengan rencana pengeluaran.
Anda bisa memakai pemasukan tidak rutin untuk menanggulangi pengeluaran mudik.
Jadi, pos pengeluaran rutin tak akan terganggu, dan jelas tak akan bikin sakit
kepala melihat tagihan kartu kredit. Pos pemasukan tidak rutin ini bisa dari THR, atau sengaja menabung khusus untuk
ritual mudik. Anda pun bisa membuat perkiraan melesetnya anggaran dari pengalaman
selama ini. Yang penting, Anda perlu disiplin dengan rencana yang dibuat. Paling
tidak, jangan sampai melewati anggaran maksimal. Lalu, biaya apa saja yang harus
dipersiapkan? * Biaya transport, makan dan minum selama perjalanan (pergi dan pulang) 2. Selesaikan Semua Kewajiban Disarankan, jangan menundanya karena setiap kewajiban pasti ada konsekuensinya.
Misalnya, bunga tagihan membengkak atau listrik diputus. Tentu tidak enak, kan,
pulang mudik tiba-tiba rumah menjadi gelap gulita dan anak-anak menangis karena
tak bisa menonton teve. Satu hal lagi, kewajiban yang harus dibereskan juga termasuk yang menyangkut
ibadah, yaitu membayar zakat fitrah. Ada sebagian orang yang menjadikan momen
Ramadhan untuk memayar zakat maal (harta). Ada juga yang menjadikannya untuk
memenuhi nazarnya. Selain memenuhi ibadah, hati pun jadi lebih tenang. 3. Siapkan Dana di ATM, Debit, atau Kartu Kredit Jadi, sebaiknya saat mudik Anda cukup membawa biaya perjalanan (transport dan
makan) saja. Sedangkan biaya untuk hidup atau "salam tempel" bisa
diambil melalui ATM setelah sampai di kampung halaman. Namun ingat, fungsi kartu-kartu tadi sebenarnya lebih untuk berjaga-jaga saja,
bukan sebagai uang tambahan yang tiba-tiba turun dari langit. Walaupun berbentuk
credit card, pastikan Anda memiliki dana lebih untuk langsung membayar tagihannya.
Nah, kiatnya tak sulit, bukan? Selamat mudik dengan tenang dan nyaman! Salam.
Peta Situs |
Berita Terbaru |
Surat |
Hubungi Kami
Sebenarnya, membuat rencana pengeluaran untuk mudik sama saja seperti merencanakan
keuangan lainnya. Namun, memang persiapannya harus lebih matang. Mulai dari
mengatur jadwal keberangkatan, jumlah anggota keluarga yang akan ikut, transportasi
yang akan dipakai, biaya selama mudik, membeli oleh-oleh, termasuk untuk "salam
tempel".
* Biaya membeli oleh-oleh
* Biaya hidup selama di kampung halaman
* "Salam tempel" atau angpau untuk sanak saudara di kampung
* Biaya keamanan untuk menjaga rumah, jika perlu
Hati pasti lebih tenang dan nyaman bila mudik tanpa hutang. Bereskan semua "beban"
yang mungkin muncul, terutama tagihan-tagihan yang datang rutin seperti rekening
listrik, air, cicilan rumah, kartu kredit, gaji dan THR pembantu, dan lainnya.
Cara lain yang bisa dilakukan agar dana Anda tetap sesuai rencana adalah dengan
memakai kartu, entah ATM, Debit, atau Kartu Kredit. Kita memang tak bisa prediksi
kebutuhan seluruhnya secara mendetail. Dan bagaimana pun, membawa uang tunai
akan berisiko lebih besar, selain akan lebih boros.
Safir Senduk
Perencana Keuangan
Undang Kami |
Kamus Keuangan |
Referensi