Dikutip dari CBN CyberSHOPPING
Pak Gozali yang pinter banget. Saya punya motor baru dan nyaris tidak pernah digunakan sama sekali. Selain cuaca panas, tempat kerja juga terlalu jauh untuk ditempuh dengan motor. Saya ingin merentalkannya saja, per-jam ataupun per-hari, seperti yang sering saya temui di Bali. Kayaknya peminatnya pasti banyak karena saya tinggal di dekat kampus. Tetapi saya masih ragu dengan resikonya nih, Pak. Terutama sekali karena saya takut motor saya hilang, maklumlah, namanya juga motor baru, hehehe. Mohon saran dari Bapak, apa yang sebaiknya saya lakukan dengan investasi motor tersebut.
Terima kasih.
Lasvidiana Ismail - Makassar
Bung Ismail, daripada sepeda motor Anda menganggur saja tidak terpakai, memang akan lebih baik jika direntalkan saja. Sayang kan ada aset menganggur padahal masih ada peluang untuk memanfaatkannya.
Untuk sewa per jam atau per hari seperti halnya taksi atau rental mobil memang resikonya cukup tinggi jika diterapkan pada sepeda motor. Memang sih, Anda bisa mengasuransikan sepeda motor Anda pada perusahaan asuransi untuk melindunginya dari resiko hilang atau dicuri. Namun tetap saja kita perlu melakukan antisipasi agar jangan sampai musibah itu terjadi. Lagipula, perhatikan juga pola mobilitas masyarakat di sekitar Anda. Di Bali hal ini bisa menjadi peluang usaha yang prospektif dimana konsumennya adalah para turis yang menginap selama beberapa hari untuk berjalan-jalan. Mereka tentunya tidak membawa kendaraan sendiri dan tidak mungkin juga sengaja membeli kendaraan hanya untuk digunakan di sana. Mereka membutuhkan alat transportasi yang mudah dan murah untuk berkeliling kota. Sedangkan untuk mahasiswa, mereka memiliki jadwal mobilitas yang relatif tetap/rutin dan tinggal menetap sehingga bisa memiliki sepeda motor sendiri atau menggunakan ojek.
Alternatif lain adalah dengan menyewakannya pada seseorang yang memang sudah kita percaya untuk dijadikan sebagai armada ojeg atau kurir. Pendapatan bisa lebih pasti karena konsumen Anda menggunakannya dalam jangka panjang, dan keamanan pun lebih terjamin. Dengan tingginya pengangguran, banyak orang yang mencari jalan mudah dengan mengojek. Namun belum tentu mereka semua memiliki sepeda motor sendiri karena tidak memiliki cukup uang untuk membelinya atau karena tidak memenuhi syarat untuk mengkredit sepeda motor.
Coba Anda perhatikan juga beberapa iklan lowongan di surat kabar. Untuk posisi kurir atau pekerjaan lain yang membutuhkan mobilitas, perusahan biasanya mensyaratkan memiliki sepeda motor dan SIM. Bukan tidak mungkin hal ini bisa menjadi peluang usaha dimana para pencari kerja belum tentu memiliki sepeda motor dan mereka juga tidak bisa langsung membeli sepeda motor karena baru akan diterima bekerja.
Salam,
Peta Situs |
Berita Terbaru |
Surat |
Hubungi Kami
Jawaban:
Ahmad Gozali
Perencana Keuangan
Undang Kami |
Kamus Keuangan |
Referensi