BAGAIMANA USAHA DIJADIKAN FRANCHISE
Oleh: Ahmad Gozali

Dikutip dari CBN CyberSHOPPING

Istri saya bermaksud membuka warnet dengan akses broadband dan dengan kualitas PC yang lebih baik dari yang rata-rata, dengan jumlah PC sebanyak 10-12 unit. Lokasinya dekat kampus. Kebetulan kami akan memanfaatkan ruko kecil milik orangtua, jadi bisa menghemat sewa toko.

Yang ingin saya tanyakan adalah:

  1. Bagaimana kalkulasi detail kebutuhan biayanya (hardware, software dan biaya operasional)?
  2. Apa saja pertimbangan untuk menentukan usaha tersebut feasible atau tidak?
  3. Bagaimana caranya suatu usaha bisa dipatenkan agar menjadi suatu franchise di kemudian hari?

Terima kasih.

Lay


Jawaban:

Pak Lay, semoga sukses dengan rencana bisnis Anda.

Berikut ini jawaban kami atas pertanyaan yang Anda ajukan:

  1. Jika Anda tanya mengenai kalkulasi detail atas kebutuhan biaya memulai usaha ini, tentu saja kami tidak bisa menjawabnya dengan informasi yang minim ini. Spesifikasi komputer yang digunakan akan sangat mempengaruhi harga, biaya renovasi lokasi juga Anda sendiri yang lebih mengetahuinya, apalagi biaya operasionalnya, banyak sekali variabel yang perlu kita hitung. Sepertinya mungkin Anda sendiri yang lebih tepat untuk menjawabnya. Karena kami tidak mengetahui dengan persis seperti apa dan bagaimana keinginan Anda atas usaha tersebut. Jika Anda berkenan, Anda bisa hubungi kami kembali untuk melengkapi data tersebut. Namun perhitungan kasarnya saja, modal awal yang dibutuhkan bisa lebih dari Rp 50 juta. Sedangkan biaya operasionalnya kira-kira Rp 5 - 7 juta per bulan.

  2. Untuk menentukan apakah suatu rencana usaha feasibel atau tidak biasanya dilihat utamanya dari proyeksi keuangan. Indikatornya yaitu titik impas (BEP) dan nilai keuntungan bersih bagi pemilik. Dari segai BEP, semakin cepat balik modal tentunya akan semakin baik, usaha kecil biasanya biasanya bisa balik modal dalam waktu 1-2 tahun. Jika BEP usaha Anda lebih dari 2 tahun, mungkin lebih baik pertimbangkan untuk usaha yang lain saja. Dari segi keuntungan, setelah mencapai BEP, Anda bisa hitung berapa keuntungan per bulan dibandingkan dengan modal yang dikeluarkan. Jika Anda membukukan penghasilan bersih (setelah dikurangi biaya termasuk perhitungan sewa ruko dan gaji istri Anda sendiri) lebih besar dari bunga deposito, bisa dikatakan keuntungan itu cukup baik. Jika hasilnya sama atau malah lebih kecil dari bunga deposito, lebih baik modalnya simpan saja di bank yang nyaris bebas resiko daripada usaha yang beresiko tinggi.

    Proyeksi keuangan tersebut akan didapatkan setelah mempertimbangkan beberapa asumsi. Untuk pengeluaran, biasanya relatif tetap karena biaya akses internet, listrik, dan gaji karyawan sebagai tiga komponen utama bersifat tetap per bulannya. Sedangkan untuk pemasukan akan sangat bergantung pada berapa pengunjung per hari, pemakaian/tingkat sewa, dan tarif yang dikenakan. Pastikan asumsi ini dibuat secara realistis sesuai dengan keadaan di lapangan. Kegagalan dalam menerapkan asumsi ini, sangat fatal akibatnya terhadap rencana bisnis yang dibuat.

  3. Langkah awal dalam membuat rencana mewaralabakan usaha Anda bisa dimulai sedari sekarang. Pertama, lengkapi perizinan dan patenkan merk/nama usaha Anda ke pemerintah (Ditjen HAKI Depkumham) agar merk Anda tidak digunakan oleh pihak lain. Kedua, dokumentasikan selengkap mungkin semua aspek bisnis Anda. Mulai dari rencana bisnis, langkah-langkah penyiapan, dan operasional sehari-hari. Ketiga, buat standar operasional harian. Dengan mendokumentasikan semua aspek bisnis, Anda bisa menilai dengan baik kelebihan dan kekurangan yang Anda miliki untuk dibuat standarnya. Misalnya, pada tahap awal Anda hanya menggunakan kipas angin dan ternyata banyak pelanggan yang mengeluh, lalu Anda pasang AC dan ternyata hal itu meningkatkan penjualan. Maka Anda tetapkan dalam standar operasional bahwa ruangan harus dilengkapi AC dengan kapasitas tertentu. Jika semua standar yang Anda lakukan kemudian berhasil memberikan keuntungan yang memuaskan, Anda sudah bisa mulai menguji coba pembukaan cabang lain dengan standar yang sama. Jika standar itu juga terbukti berhasil di cabang yang lain, Anda bisa mulai memasarkan waralaba usaha.

Salam,
Ahmad Gozali
Perencana Keuangan


kembali

Peta Situs | Berita Terbaru | Surat | Hubungi Kami
Undang Kami | Kamus Keuangan | Referensi


© 2000 Safir Senduk & Rekan