MENIKAH TETAPI BANYAK UTANG
Oleh: Ahmad Gozali

 

Dikutip dari Wanita Indonesia No 945, 2008

Mas Gozali,

Selama berpacaran, saya selalu berusaha sebisa mungkin membuatnya terkesan kepada saya. Oleh karena itu, saya suka mengenakan busana dengan merek terkenal, mengendarai mobil yang bagus, dan mengisi rumah dengan barang-barang berkualitas. Akan tetapi, gaya hidup yang saya terapkan tersebut membuat saya banyak berhutang dan tidak memiliki tabungan.

Pacar saya memang sangat terkesan dengan apa yang saya tunjukkan, dan tampak sangat mencintai saya. Tapi, jika dia tahu apa yang sebenarnya terjadi akankah dia masih mencintai saya? Saya bingung bagaimana cara menjelaskan masalah saya kepadanya, selain itu saya juga butuh masukan, bagaimana mengubah kebiasaan buruk saya, agar saya dapat menabung untuk menikah.

wp@email

Jawaban:

Masalah ini bisa terjadi pada laki-laki maupun perempuan. Saya cukup memahami permasalahan yang Anda hadapi sekarang. Sepertinya memang masalah ini cukup banyak dihadapi oleh orang lain, namun saya salut kepada Anda yang berani mengakui dan mengutarakannya. Karena banyak orang yang sebetulnya punya masalah tapi tidak mau mengakuinya, akhirnya masalahnya tidak akan terselesaikan sama sekali.

Yang perlu Anda rubah pertama kali adalah cara pandang Anda pada uang. Selama ini Anda menganggap uang sebagai “kekuasaan”, dimana dengan adanya uang Anda bisa membeli kesenangan, bahkan “membeli” perasaan cinta. Sekarang mari kita miliki cara pandang baru tentang uang bahwa uang memang bisa membeli kebutuhan yang kita perlukan, bahkan memenuhi berbagai keinginan. Namun tidak bisa membeli kebahagiaan, kesenangan, ataupun perasaan cinta yang sesungguhnya.

Sebelum Anda jujur pada pacar Anda, yang harus Anda lakukan sekarang adalah jujur pada diri Anda sendiri. Apakah betul dengan barang-barang tersebut Anda merasa bahagia? Atau apakah Anda malah khawatir dengan dengan makin banyaknya hutang yang semakin menumpuk?

Setelah Anda mulai jujur pada diri Anda sendiri, Anda bisa mulai terbuka kepada pacar Anda. Anda bisa mulai dengan mengurangi biaya hidup Anda sendiri dan tidak memaksakan diri untuk selalu terlihat “ber-uang” di depan pacar Anda. Setelah itu Anda bisa terbuka mengenai kondisi keuangan Anda yaitu berapa penghasilan yang Anda terima, dan berapa hutang yang masih harus Anda bayarkan.

Jika pacar Anda tetap mencintai Anda setelah Anda jujur padanya, maka Anda beruntung memiliki pacar yang mencintai Anda apa adanya. Tapi jika pacar Anda kemudian meninggalkan Anda karena mengetahui kondisi keuangan Anda sekarang, maka Anda juga sangat beruntung, karena Anda terhindar dari pasangan yang “matre”. Tentunya Anda juga tidak mau dicintai hanya karena isi kantong Anda saja?

Untuk bisa mulai menabung, Anda bisa paksakan diri Anda dengan cara ikut asuransi yang ada unsur investasinya, atau ikut arisan. Tapi saya sarankan agar langkah ini dilakukan dengan hati-hati setelah cicilan hutang Anda mulai berkurang. Yang kedua, Anda bisa juga mengalihkan hobi belanja Anda. Yang tadinya Anda banyak belanja pakaian dan barang elektronik misalnya, dialihkan menjadi belanja emas.

Salam.
Ahmad Gozali
Perencana Keuangan


kembali

Peta Situs | Berita Terbaru | Surat | Hubungi Kami
Undang Kami | Kamus Keuangan | Referensi


© 2000 Safir Senduk & Rekan