MEMPERSIAPKAN MASA PENSIUN
Oleh: Ahmad Gozali

 

Dikutip dari Republika, 06 April 2008

Assalamualaikum Wr Wb
Pak Ahmad Gozali Yth,
Salam kenal,
Saya Aulia dari Kota Semarang. Melihat session Anda di TV baru-baru ini, saya tertarik dengan program perencanaan keuangan keluarga. Saya masih bujang, penghasilan rata-rata Rp 2.500.000 dari hasil usaha. Kira-kira bagaimana cara mengalokasikan penghasilan tersebut supaya ada dana yang cukup untuk masa pensiun di usia 55 tahun dengan penghasilan yang setara dengan sekarang. O ya, saat ini usia saya 24 tahun. Terima kasih.

Aulia, Semarang

Jawaban:

Waalaikumussalam Wr Wb

Mas Aulia, terima kasih atas atensi Anda dalam rubrik ini maupun acara di televisi. Sebagai seorang yang masih muda dan bujangan, rupanya Anda sudah berpikir jauh ke depan memikirkan masa pensiun nanti. Lain halnya dengan seorang karyawan yang mau tidak mau harus menyiapkan dana pensiun dengan cara investasi, sebetulnya sebagai pengusaha Anda memiliki dua cara untuk pensiun. Saya ingatkan terlebih dahulu, bahwa yang namanya ensiun dari kacamata keuangan adalah memiliki penghasilan pasif, alias penghasilan tanpa perlu bekerja secara fisik di mana penghasilan tersebut bisa memadai untuk mencukupi standar biaya hidup yang Anda inginkan.

Cara pertama bagi Anda untuk pensiun adalah mengembangkan usaha Anda sehingga ketika Anda ingin pensiun di usia 55 nanti, Anda bisa mengambil penghasilan dari usaha Anda tanpa harus bekerja langsung. Artinya, usaha Anda berkembang secara sistem sehingga sudah bisa ditinggal dan dikelola oleh orang lain. Dan usaha Anda juga berkembang secara omzet sehingga keuntungan yang bisa Anda ambil setara dengan nilai Rp 2,5 juta seperti sekarang, bahkan lebih.

Cara kedua adalah dengan cara mengembangkan aset investasi sehingga ketika usia 55 nanti, Anda bisa mengambil keuntungannya saja sebagai penghasilan pensiun, tanpa mengganggu pokoknya. Menurut hitungan saya, standar biaya Rp 2,5 juta sekarang ini akan senilai dengan Rp 50 juta di usia 55 nanti. Kalau mau main aman saja di usia pensiun nanti, seluruh dana Anda masukkan saja di deposito dan hanya mengambil bunga atau bagi hasilnya saja, maka Anda perlu mengumpulkan dana sebesar Rp 10 miliar di usia 55 tahun.

Memang angka ini terlihat besar sekali. Tapi percaya atau tidak, kalau Anda konsisten menyisihkan Rp 500 ribu saja per bulan dari sekarang sampai usia 55 nanti, dan dana tersebut diinvestasikan dengan hasil rata-rata 20 persen per tahun, maka Anda akan punya Rp 10 miliar di usia 55. Dan kalau Rp 10 miliar tersebut didepositokan, maka Anda bisa menikmati bunga atau bagi hasilnya saja sebesar Rp 50 juta per bulan. Inilah yang disebut dengan penghasilan pensiun. Tanpa kerja, uang masih terus mengalir ke kantong Anda. Itu saja dari saya, semoga usaha Anda makin sukses.

Salam.
Ahmad Gozali
Perencana Keuangan


kembali

Peta Situs | Berita Terbaru | Surat | Hubungi Kami
Undang Kami | Kamus Keuangan | Referensi


© 2000 Safir Senduk & Rekan