MELATI DOLLAR KEMBANG HARUM DARI DANAREKSA
Oleh: Eko Endarto
Dikutip dari Bisnis Indonesia Minggu
Sehabis memberikan suatu seminar di salah satu perusahaan di Jakarta, saya didekati oleh seorang ibu yang terlihat begitu anggun. “Pak, saya boleh bertanya nggak ? Tapi ini nggak ada hubungannya dengan seminar tadi” begitu kalimat yang terucap dari sang ibu. “Boleh Bu” saya menjawab cepat. Maklum kan udah dibayar masa nggak mau ditanyain.
“Pak, saya ingin sekali melakukan investasi di uang dollar, tapi saya bingung harus bagaimana ya ? kalau di masukkan ke tabungan kayanya bunganya kecil deh, belum lagi kena biaya-biaya. Tapi saya juga nggak berani main dengan membeli uangnya langsung katanya risikonya tinggi dan saya nggak bisa tuh untuk memprediksi harga naik atau turun.” Begitu pertanyaan ibu yang belakangan saya ketahui bernama ibu Mawar.
“Kayanya Reksadana dollar bisa menjadi jawaban tuh bu” jawab saya cepat.
Lebih harum dari bunga deposito.
Reksadana Melati dollar adalah produk reksadana pendapatan tetap yang diterbitkan oleh PT.Danareksa (Persero) salah satu perusahaan sekuritas tertua di negeri ini yang beroperasi sejak 28 Desember 1976.
Sama seperti Reksadana pendapatan tetap lainnya, produk ini memfokuskan sebagian investasinya pada produk investasi yang memberikan hasil bersifat tetap yaitu obligasi atau surat hutang. Tapi ada yang berbeda di produk ini. Melati adalah reksadana yang berbasis mata uang US dollar. Jadi untuk Anda yang sudah terbiasa atau ingin berinvestasi di mata uang dollar amerika, melati yang ini mungkin bisa menjadi pilihan.
Kalau Anda terbiasa menyimpan uang di bank dan diberikan bunga, maka saya bisa katakan bahwa harumnya melati ini lebih wangi dari harumnya bunga di Bank.
Sejak diterbitkan pertama kali di tahun 2000, dengan nilai investasi awal sebesar ekuivalent Rp.1.000,- produk ini di tahun 2006 telah berkembang menjadi ekuivalent Rp.1.400,- atau hampir naik sebesar 50%. Jadi bila pada tahun 2000 kemarin Anda malakukan investasi di melati sebesar Rp.1.000.000 yang berarti memiliki unit penyertaan sebanyak 1000 UP(kurs diabaikan), maka di tahun 2006 investasi Anda tersebut berkembang menjadi Rp.1.400.000. Sedikit ya ? nggak juga sih, sekarang tinggal kita mau membandingkan dengan apa. Kalau kita membandingkannya dengan deposito rupiah, memang “mungkin” lebih rendah.Tapi kalau dibandingkan dengan investasi seimbang yang sejenis yaitu deposito USD, kayanya melati kita ini memang lebih harum.
Bayangkan dengan
tingkat kinerja investasi yang 50% dalam 6 tahun berarti produk ini memberikan
keuntungan untuk Anda sekitar 8% per tahun. Lumayan kan dibandingkan dengan
bunga deposito yang dapat Anda peroleh dari perbankan yaitu sekitar 4% per tahun.
Perlindungan Terhadap gejolak Kurs.
Untuk Anda yang berharap investasi ini kelak akan diuangkan atau ditarik dalam denominasi Rupiah, produk ini tidak dapat memberikan hasil yang maksimal. Bayangkan saja dalam 6 tahun Anda hanya mendapatkan kenaikan sebesar Rp.400 ribu. Itu sih bukan investasi ya nggak.
Itulah mengapa produk ini memang diarahkan benar kepada mereka yang benar-benar memiliki tujuan jangka panjang dalam denominasi US dollar. Kenapa demikian ? karena dengan sifat produk ini yang masuk dollar dan keluar dollar, maka Anda tidak akan pernah pusing dengan adanya kenaikan atau turunya kurs. Bayangkan bila Anda berinvastasi di Rupiah dan berharap pada saat jatuh tempo akan menukarnya ke mata uang US dollar. Kalau memang kurs tidak berubah, Anda pasti untung. Tapi kalau kurs berubah seperti tahun 1998 dimana kurs meloncat bukan hanya 200% tapi menuju 700%. Apa nggak kelenger tuh kita cari US dollar?
Bukan Investasi Rumit
Kalau Anda mengira membuka investasi di melati ini rumit, maka Anda salah. Investasi ini sangat mudah dalam proses memperolehnya.Dengan investasi awal yang sebesar US dollar 100.- dan investasi selanjutnya dengan jumlah yang sama, maka Anda sudah tercatat ikut serta dalam program reksadana melati ini. Ya tentunya ada beberapa form administrasi yang harus Anda isi. Tapi kalau Anda sudah pernah membuka rekening deposito atau tabungan, maka isian form ini tidak menjadi masalah.
Pembukaan rekening sebagai bukti penyertaan dapat dilakukan di kantor pusat mereka di Medan Merdeka Barat. Atau bisa juga ke gerai investasi yang berlokasi di beberapa tempat dan daerah strategis di seantero Indonesia.
Cuma mungkin akan terdapat perbedaan dalam cara invesrtasinya. Bila di kantor Pusat, Anda bisa ikut investasi dengan investasi minimal yaitu sebesar US dollar 100,- dan investasi selanjutnya juga US dollar 100,-.
Sedangkan bila Anda melakukan investasi melalui gerai investasi Danareksa, maka investasi awal, atau yang mereka sebut sebagai pembukaan rekening awal adalah sebesar Rp.25 juta rupiah. Tapi di gerai ini Anda bisa langsung membentuk portofolio Anda misalnya Rp.20 juta untuk investasi di melati dollar yang berarti sekitar US 1.800 (bila kurs $1 = Rp.9.000) dan sisanya yaitu Rp.5 juta bisa untuk investasi lainnya seperti ke Reksadana rupiah lain ataupun kalau ingin lebih berisiko bisa investasi langsung di saham .Nah pilih aja yang lebih pas untuk Anda.
Oh ya, uang dollar Anda jangan di bawa ke kantor mereka lo, Anda cukup meyetorkan ke rekening bank yang akan mereka tunjukkan. Dan kalau nggak punya uang dollar berarti harus beli dulu di bank tersebut.
Waspadai Biaya yang tak Terdeteksi
Berminat? Ok, tapi tunggu dulu ada beberapa biaya yang kayanya kalau nggak dipaparkan bisa membuat Anda menggerutu dibalakang hari. Sama seperti reksadana lainnya, reksadana melati ini mengenakan beberapa biaya seperti management fee sebesar 1.5% per tahun yang dihitung berdasarkan besarnya dana kelolaan. Biaya pembelian sebesar 1% tiap pembelian dan juga biaya penjualan kembali sebesar 0.5% bila investasi Anda kurang dari 2 tahun. Ada lagi ? ya ini mungkin biaya yang tidak dijelaskan karena memang bukan bagian dari produk tapi tetap mengikuti produk.
Kalau Anda ingin berinvestasi di melati ini, saya menyarankan Anda memiliki rekening mata uang US dollar. Kenapa demikian? Karena hasil Investasi Anda dalam denominasi US dollar. Ini diperlukan agar Anda terhindar dari biaya jual beli yang biasa dikenakan bila Anda mengambil mata uang yang berbeda dengan rekening tabungan Anda.
Oh ya, satu lagi, biaya transfer dari rekening Bank kustodian (bank tempat dana investasi di simpan) ke rekening Anda dibebankan ke Anda. Jadi kalau Anda tidak memiliki rekening di Bank yang sama dengan bank kustodian maka Anda harus siap dengan biaya transfer US dollar yang biasanya sekitar US dollar 25 – US dollar 35.
Bagusnya sih kalau kita bisa punya rekening sama dengan rekening bank kustodian jadi prosesnya tidak transfer tapi pindah buku. Sayangnya setoran pembukaan rekening di bank kustodian cukup mahal, Rp.50 juta.
Risiko yang bisa terjadi
Seperti semua jenis Investasi, khususnya lagi reksadana, investasi jenis ini adalah investasi jangka panjang. Karena itu, beberapa risiko memang harus dicermati.
Karena investasi ini adalah investasi dalam mata uang asing, tentunya bila Anda ingin merubahnya ke rupiah, akan ada transaksi jual beli yang mungkin akan mengurangi nilai asset Anda. Apalagi bila terjadi adanya penurunan kurs.Wah bisa lebih jauh tuh turunya. Selain itu perlu untuk dicermati terjadinya penurunan nilai investasi. Khususnya bila Anda berinvestasi di reksadana ini hanya dalam jangka waktu pendek.Ini bisa terjadi karena adanya fluktuasi akan harga obligasi dan surat berharga lain di pasar.
Oh ya, karena investasi tersebar pada bermacam obligasi baik itu obligasi pemerintah maupun obligasi perusahaan, maka kemungkinan adanya kegagalan akibat tidak mampunya penerbit obligasi membayar bisa terjadi. Oleh karena itu perlu dimintakan informasi yang lengkap dan jelas mengenai kebijakan investasinya dan alasan melakukan investasi tersebut secara berkala.
Kesimpulan
Sebagai suatu produk investasi, reksadana melati dollar dari PT.Danareksa (Persero) ini memang bukan tempat untuk kita berspekulasi bermain dollar.
Dengan tingkat pengembalian
investasi dimasa lalu yang sebesar 8% per tahun, memang produk ini memberikan
suatu gambaran baru tentang berinvestasi di mata uang asing khususnya US dollar.
Tapi tentunya tidak terlepas dari segala risiko yang menyertainya.
Nah untuk Anda yang memiliki tujuan jangka panjang dalam US dollar atau ingin
mengembangkan asset US dollar Anda lebih tinggi dari Deposito, produk ini bisa
dilirik. Kenapa? karena wanginya memang lebih harum dari bunga perbankan.
Salam.
Eko Endarto
Perencana Keuangan
Peta Situs |
Berita Terbaru |
Surat |
Hubungi Kami
Undang Kami |
Kamus Keuangan |
Referensi