Dikutip dari Tabloid NOVA No. 910/XVIII
Yth. Bpk Safir Senduk,
Berdasarkan artikel-artikel yang saya baca tentang Reksadana bahwa dapat memberikan return yang lebih baik dibandingkan dengan deposito. Maka saya memberanikan diri untuk mencoba berinvestasi di Reksadana Mandiri Investa Pendapatan Tetap (MIPT seri I) beberapa bulan lalu.
Niat berinvestasi supaya untung malah buntung. Memang investasinya tidak besar karena memang saya mampunya cuma segitu, tapi kalau ternyata saya tidak dapat apa-apa dan bahkan uangnya habis, berarti uang saya yang cuma sedikit itu jadi habis sia-sia saja.
Mohon bantuan dan pencerahannya sebaiknya apa yang harus saya lakukan.
Terima kasih banyak sebelumnya.
Salam,
Jawab:
Salam kenal Pak Mikael,
Mungkin Pak Mikael masih ingat pada tahun 1997-1998 bunga deposito kita pernah mencapai 72%. Wah benar-benar hebat ya Pak. Bayangkan dengan uang Rp 1 juta dalam setahun menjadi Rp1,7 juta. Tapi sekarang? bunga deposito paling tinggi 8%-9% berarti dengan Rp1 juta, investasi kita hanya berkembang sebesar Rp 80.000 s/d Rp 90.000.
Kalau saya cermati ya Pak, situasi ini merupakan momen yang baik untuk Bapak melakukan pembelian penyertaan lagi, mumpung harganya sedang turun. Nanti kalau harga naik bisa melepas penyertaan itu. Tapi tentunya kalau kita masih memiliki dana untuk investasi lagi Pak.
Kalaupun tidak, perlu saya gambarkan bahwa investasi Reksadana adalah salah satu jenis investasi untuk jangka waktu 1,2,3 s/d 5 tahun keatas atau masuk kategori menengah panjang. Jadi keuntungan Reksadana tidak dapat kita lihat hanya berdasarkan perubahan nilainya dalam bulan apalagi hari. Minimal 1 tahun, baru kita bisa menyatakan bahwa nilai kepemilikan kita pada satu Reksadana turun atau naik.
Hal ini berbeda dengan saham, kita bisa langsung melakukan penilaian apakah investasi kita pada salah satu saham naik atau turun. Jadi kalau Pak Mikael mengharapkan untuk dapat untung yang cepat, ada baiknya Bapak mencoba investasi ke saham.
Ok Pak Mikael, demikian saran saya, jangan takut melakukan investasi ya Pak, bila dilakukan dengan perhitungan dan cara yang tepat pasti sukses.
Salam sukses.
Salam.
Saya bingung karena nilainya sekarang berkurang. Saya tidak begitu mengerti penyebabnya karena saya benar-benar awam. Yang ingin saya tanyakan, apakah saya harus menjual kembali unit penyertaan saya sekarang atau dibiarkan saja sampai nilainya naik lagi? Karena kalau jual sekarang berarti saya akan mengalami kerugian, tetapi kalau dibiarkan bagaimana prospeknya? Apakah akan bisa naik lagi seperti semula atau malah turun terus? Kalau turun terus berarti kan uang saya yang sedikit akan habis nantinya.
Mikael
Saya kagum pada Pak Mikael yang telah melakukan investasi di Reksadana. Padahal jenis investasi ini bukan jenis investasi umum yang banyak digunakan orang lain seperti tabungan, deposito, atau asuransi. Sama seperti jenis investasi lain, investasi di Reksadana juga dapat mengalami penurunan nilai.
Safir Senduk
Perencana Keuangan
Peta Situs |
Berita Terbaru |
Surat |
Hubungi Kami
Undang Kami |
Kamus Keuangan |
Referensi