INGIN KULIAH TAPI BINGUNG
Oleh: Ahmad Gozali
Dikutip dari Wanita Indonesia No 961, 2008
Dear mas Gozali, saat ini saya benar-benar sedang bingung, saya sangat memerlukan saran dan pendapat mas Gozali.
Saya berusia 32 thn, lulusan SLTA. Ingin mengambil kuliah dengan penghasilan Rp. 2.400.000/bln, sudah cek tempat kuliah dan biaya kuliah, saya rencananya ambil kuliah dengan membayar secara mencicil. Jurusan yang saya akan ambil adalah pemasaran, karena saya berpikir bahwa jurusan tersebut dapat masuk dalam bidang apa saja. Saya tidak menyukai jurusan Akunting dan saat ini saya bekerja pada bagian Purchasing.
Dengan usia yang lumayan telat untuk masuk kuliah membuat saya menjadi ragu-ragu. Tujuan saya ingin kuliah adalah karena saya ingin meningkatkan taraf hidup. Melihat juga ditempat kerja saya saat ini tidak ada peningkatan karier serta tidak ada kesejahteraan karyawan. Sudah 9 tahun saya bekerja. Bermaksud ingin mencari kerja yang lebih bagus dari yang sekarang, tetapi terhalang oleh pendidikan saya yang hanya lulusan SLTA.
Saya melihat lowongan kerja sekarang ini yang dibutuhkan pendidikannya minimal D3 dari berbagai bagian dalam perusahaan. Membuat saya tidak ada keberanian mengajukan surat lamaran kerja, karena latar belakang pendidikan saya yang tidak memenuhi syarat.
Saya belum menikah, alasan lain juga, untuk masa depan saya jika saya mendapat kan calon suami yang misalkan dari segi pekerjaan masih kurang, maka saya ingin turut membantunya. Sebagai modal untuk mencari pekerjaan yang lebih baik.
Jadi pertanyaan saya, dengan usia yang sudah telat ini, baguskah untuk saya kuliah lagi atau saya berfikir untuk membuka usaha saja. Saran Bapak sangat saya harapkan, saya sudah memikirkan hal ini sangat lama, tetapi sampai saat ini saya masih belum mendapatkan saran yang tepat.
Sebelumnya saya ucapkan banyak terima kasih kepada Bapak. Hormat saya.
Ulie@email
Jawaban:
Sebenarnya tidak ada kata terlambat untuk menuntut ilmu. Sampai usia berapapun, selama masih ada kesempatan untuk menambah pengetahuan sebaiknya dimanfaatkan sebaik mungkin. Itulah kenapa, saat ini, sudah banyak sekali perguruan-perguruan tinggi yang membuka kelas ekstensi atau esksekutif yang gunanya adalah untuk menarik memberikan kesempatan bagi mereka-mereka yang masih mau meningkatkan jenjang pendidikannya tanpa meninggalkan pekerjaannya sekarang.
Intinya tidak ada salahnya kok kalau Anda mau melanjutkan kuliah lagi. Apalagi tujuan Anda kuliah lagi sudah jelas sekali yaitu untuk meningkatkan taraf hidup Anda. Memang sih mbak, saat ini agak sulit apabila Anda ingin mencari pekerjaan dengan mengharapkan penghasilan yang lebih tinggi, tanpa berbekal ijazah yang memadai. Namun, tetap tidak ada salahnya kalau Anda mau mencoba untuk melamar. Karena tentu Anda memiliki nilai tambah daripada yang lainnya mungkin, dimana saat ini Anda sudah memiliki pengalaman dibidang purchasing. Tentu itu akan menjadi pertimbangan tersendiri dari perusahaan yang mencari tenaga kerja.
Anda juga katakan bahwa Anda membutuhkan pekerjaan yang layak guna dapat membantu suami apabila sudah menikah nanti. Yang jadi pertanyaan saya, apakah Anda harus menunggu dulu untuk mendapatkan pekerjaan yang layak baru setelah itu menikah? Wah, kalau itu rencana Anda saya kok agak nya kurang setuju yah walaupun niat Anda itu bagus juga. Tapi mau sampai berapa lama Anda siapkan waktu untuk itu? Bukankah untuk masalah nikah itu apabila dipercepat untuk dilaksanakan akan lebih baik ya mbak? Karena banyak pengalaman mengatakan bahwa setelah menikah rejeki akan lancar datang kepada kita. Karena menikah merupakan salah satu bentuk rasa syukur kita sebagai hamba Tuhan. Jadi, kalau kita sudah bersyukur masa tidak dikasih kemudahan?
Mendirikan usaha bisa jadi salah satu alternatif yang bisa ditempuh. Apalagi kalau Anda rasanya nanti setelah menikah, maunya dirumah saja membangun rumah tangga yang utuh dan membesarkan anak dibawah kasih sayang Anda sebagai orang tua. Membuka usaha bisa dilakukan dirumah dan dari usaha pun dapat kok untuk membantu menambah penghasilan bagi keluarga. Nah, sekarang usaha apa yang sekiranya cocok untuk Anda jalankan? Saya sarankan mulailah usaha dari yang Anda sukai dan atau kuasai. Misalnya Anda punya hobi memasak, tidak ada salahnya kok untuk mencoba usaha membuat usaha katering sederhana untuk rumah tangga, atau Anda membuat kue kemudian dititipkan diwarung terdekat. Lalu kenapa harus mulai usaha dari sesuatu yang disukai dan kuasai? Karena namanya juga usaha, tentunya pasti ada pasang surutnya. Kalau usaha sedang bagus dengan artian laba sedang banyak, Anda tetap bisa mengelola keuangannya dengan baik khususnya dalam pengeluaran. Begitu juga apabila usaha sedang mengalami masalah, tentu Anda perlu solusi yang cepat untuk mengatasinya dengan segera agar usaha tidak semakin terpuruk.
Demikian, semoga bermanfaat memberikan pencerahan kepada Anda. Apabila masih ada hal yang ingin didiskusikan, silahkan untuk menghubungi kami lebih lanjut.
Salam.
Ahmad Gozali
Perencana Keuangan
Peta Situs |
Berita Terbaru |
Surat |
Hubungi Kami
Undang Kami |
Kamus Keuangan |
Referensi