KETIKA DIHARUSKAN BERHUTANG
Oleh: Eko Endarto
Dikutip dari Bisnis Indonesia Minggu, 17 Oktober 2008
Libur besar Lebaran mau tidak mau harus berakhir, kembali ke situasi awal, kembali ke kondisi normal. Bagaimana dengan keuangan pascaliburan? Apakah benar kembali normal? Untuk mereka yang mudik, saat kembali ke rumah adalah saat yang sangat berat bagi kondisi keuangan. Uang yang tersisa tidak cukup untuk menghidupi sampai gajian datang, dana cadangan sudah digunakan untuk keperluan Lebaran, dan investasi yang dimiliki sedang jatuh. Bagaimana menyiasatinya? Apakah boleh berutang?
Sering orang menganggap bahwa berutang adalah suatu yang buruk. Namun, sama seperti Anda memegang pisau, bisa menjadi alat yang baik dan bisa pula menjadi alat yang buruk. Hal tersebut bukan bergantung pada apa pisaunya, tapi bagaimana menggunakannya.
Utang juga demikian. Utang bisa membantu bila tahu bagaimana menggunakannya dan bisa juga menghancurkan bila tidak bisa menggunakannya.
Jadi, kalau saat ini, karena kesalahan atau kelalaian, dana kebutuhan untuk hidup bulan ini telah habis pada saat Lebaran, maka tidak ada jalan lain selain berutang. Toh Anda akan memperoleh dana saat gajian kelak. Namun, tentu saja komitmen untuk membayar adalah kunci keberhasilan berutang.
Kartu Citibank
Salah satu alat utang paling mudah diperoleh adalah kartu kredit. Kartu kredit Citibank adalah salah satu di antaranya. Walaupun bukan berarti mudah memperoleh persetujuan aplikasi, tapi kartu ini salah satu kartu dengan jumlah nasabah atau pemegang yang besar di Indonesia.
Kartu kredit Citibank termasuk kartu dengan jenis yang cukup lengkap dan beragam. Diterbitkan dengan bermacam model dan fungsi, minimal terdapat delapan jenis kartu dengan fasilitas dan kegunaan yang berbeda. Mulai dari jenis platinum dengan segala fasilitasnya, gold, silver, choice card, cash back maupun produk kartu khusus seperti Garuda Indonesia Card atau Telkomsel Card. Semuanya dibuat dengan kelebihan dan fasilitas yang berbeda-beda, tetapi ada satu kegunaan yang sama yaitu semua kartu tersebut bisa digunakan sebagai sarana untuk berbelanja.
Secara umum cara memperoleh kartu ini standar dengan kartu kredit lainnya, sehingga kita tidak akan membicarakan hal tersebut secara mendalam. Begitu pula cara penggunaannya, secara umum kita semua telah tahu bagaimana cara penggunaan dan juga pengenaan bunganya. Namun, khusus edisi ini kita akan membicarakan kelebihan apa yang didapat bila berutang dengan kartu kredit, dan kartu kredit Citibank ini sebagai contohnya.
Pembelanjaan dengan kartu kredit memberikan waktu kepada kita untuk menunda pembayaran, yang artinya bisa mendapatkan barang atau jasa yang seharusnya belum bisa kita nikmati. Konsekuensi yang dikenakan untuk fasilitas itu adalah dikenakan bunga dan pada kartu kredit Citibank bisa sampai 3,5% per bulan, setara dengan 42% per tahun, dan bila ingin tarik tunai (cash advance) bunganya 4% per bulan atau 48% per tahun.
Namun, konsekuensi ini tidak harus terjadi kepada kita bila kita membayar kewajiban kita sebelum jatuh tempo terakhir pembayaran. Jadi sekali lagi kalau kita sudah siap untuk berutang, pastikan kita juga sudah punya komitmen untuk membayar.
Kalaupun tidak memiliki dana yang cukup atau gaji pada bulan berjalan masih digunakan untuk kebutuhan lainnya, kita bisa membayarnya sampai dengan pembayaran minimal yaitu 10% dari total tagihan kita. Inipun tidak saya sarankan.
Saya pernah membuat riset hitungan sederhana, bila kita berutang Rp1 juta, dengan bunga 3,25% per bulan dan biaya administrasi Rp150.000 maka kalau kita hanya membayar konsisten selalu 10% dari tagihan, maka utang kita baru akan lunas dalam 30 bulan. Bayarlah sebesar minimal 30% dari tagihan bulanan bila kita tidak bisa langsung melunasinya.
Fasilitas cicilan
Produk lainnya yang dikeluarkan dengan memanfaatkan kartu kredit Citibank adalah fasilitas cicilan. Fasilitas ini bisa diperoleh bila kita memiliki sisa outstanding atau plafon pinjaman. Misalnya, plafon kredit yang diberikan adalah Rp5 juta, dan kita sudah menggunakan Rp3 juta sehingga masih tersisa Rp2 juta.
Sisa Rp2 juta ini bisa kita gunakan dengan meminjam tanpa harus menggunakan fasilitas tarik tunai. Kelebihannya daripada penarikan tunai biasa dengan kartu kredit (cash advance) adalah besaran bunga yang di bawah penarikan tunai.
Selain itu, perbedaan dengan penarikan tunai dari kartu kredit adalah kita diberikan kesempatan untuk bisa melakukan cicilan bulanan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Makin lama jangka waktunya akan makin kecil cicilannya walaupun bukan berarti lebih kecil juga total bunga yang dibayarkan.
Dengan kelebihan ini kita bisa menyesuaikan pembayaran bulanan dengan kemampuan kita. Namun, kekurangannya adalah tidak diperbolehkan untuk melakukan pelunasan sebelum jangka waktunya selesai.
Fasilitas ini cocok bila kita ingin meminjam uang tunai dalam jumlah cukup besar dan bukan melakukan pembelanjaan. Dan juga sangat cocok untuk kita yang sejak awal sudah tahu bahwa tidak akan bisa membayar tunai atau minimal 30% pembelanjaan kita, dan siap berkomitmen jangka panjang untuk melakukan pembayaran tetap selama jangka waktu yang telah ditetapkan.
Kelebihan
Kartu Kredit Citibank: Fleksibilitas pembayaran, bisa minimal 10% dari tagihan.
Cicilan Pinjaman Kartu Kredit Citibank: Bunga yang rendah dan dapat uang tunai
sehingga lebih fleksibel dalam penggunaan.
Kekurangan
Kartu Kredit Citibank: Bunga yang tinggi, apalagi untuk penarikan tunai (cash
advance).
Cicilan Pinjaman Kartu Kredit Citibank: Jangka waktu panjang, sehingga walaupun
mempunyai dana untuk melunasi tidak bisa kita lakukan kecuali mau dikenakan
denda.
Salam
Eko Endarto
Perencana Keuangan
Peta Situs |
Berita Terbaru |
Surat |
Hubungi Kami
Undang Kami |
Kamus Keuangan |
Referensi