KARTU CICILAN,
KARTU PEKA JAMAN TERBITAN ANZ
Oleh: Eko Endarto
“Jaman sekarang
kalau ngga nyicil bagaimana bisa punya barang ?”
Petikan kecil kalimat yang saya dengar diucapkan oleh seorang pemeran ibu rumah
tangga pada suatu sinetron yang diputar tiap sore di salah satu stasiun televisi
swasta.
Mendapatkan barang dengan kredit dan membayarnya dengan cicilan sudah bukan
lagi menjadi hal yang langka saat ini. Apalagi kalau masih dianggap tabu, kayanya
yang menganggap tabulah yang nggak sesuai jaman.
Kartu kredit plus
Kartu cicilan adalah salah satu produk dari PT ANZ Panin Bank yaitu salah satu bank campuran antara ANZ (Australia New Zealand Banking Group) Australia dengan Panin Bank Indonesia.
Sejak kehadirannya di Indonesia di tahun 1973 melalui ANZ Grindlay, perusahaan ini telah malang melintang di kancah perekonomian Indonesia. Pada tahun 1993 perusahaan yang berdomisili di Australia ini mengakuisisi 85% saham PT ANZ Bank Panin salah satu dari 10 bank besar di Indonesia.
Sebagai perusahaan keuangan yang besar, perusahaan ini memiliki produk jasa keuangan yang lengkap termasuk produk kredit consumer seperti kartu kredit.
Berbeda dengan produk kartu kredit, kartu cicilan dari ANZ ini adalah penggabungan fungsi dari kartu kredit dan kartu belanja yang biasa diterbitkan oleh lembaga pembiayaan.. Kemampuan untuk dapat merubah setiap transaksi menjadi cicilan tetap dan fungsi kartu yang bisa digunakan juga sebagai kartu kredit menjadi nilai tambah yang ditawarkan.
Dengan transaksi mulai dari Rp.300 ribu,Anda sudah dapat meminta bank untuk merubahnya menjadi system cicilan yang jangka waktunya disesuaikan dengan keinginan Anda. (Bisa sampai 9 bulan lho!!!)
Sebagai kartu kredit, kelebihan ditawarkan dengan adanya logo Visa yang cukup menjamin keluasan akses penggunaan kartu ini baik di dalam maupun di luar negeri.
Kalau dilihat sekilas mungkin kita akan katakan tidak perbedaan antara kartu ini dengan kartu kredit atau KTA lain. Tapi harus diakui bahwa dengan menggunakan kartu ini Anda memiliki keleluasaan untuk dapat meng”flat” kan pembayaran cicilan Anda tanpa harus memenuhi ketentuan pinjaman minimal.Sehingga tidak terkena dampak bunga berbunga seperti pada kartu kredit.
Bandingkan dengan KTA lain, beberapa produk mensyaratkan adanya pinjaman kredit minimal mulai 3 juta – 5 juta. Jadi kalau pemakaian Anda di bawah angka ini, Anda tidak bisa pinjam KTA dan harus pakai kartu kredit. Bunganya lebih tinggi Bo.
Cocok Untuk Yang Niat Utang.
Untuk Anda yang memang berniat untuk utang, produk ini memang cocok untuk Anda. Mengapa? Karena produk ini memberikan kesempatan bagi kita untuk dapat lebih berdisiplin dalam melunasi utang kita sesuai dengan kemampuan yang kita yakin mampu kita jalani.
Misalnya kalau memang Anda ingin membeli telepon seluler baru seharga Rp.2.5 juta, bila Anda memang berniat membelinya dengan kredit dan mencicil pembayarannya, maka tentunya Anda telah memperhitungkan adanya konsekuensi pembayaran rutin yang telah siap Anda ambil dan itu bukan sekedar pembayaran yang hanya 10% seperti kartu kredit.
Bila dihubungkan dengan sedikit ilmu perencanaan keuangan dimana maksimal besaran cicilan utang yang dianjurkan adalah 30% dari penghasilan kita, maka kartu ini memungkinkan Anda untuk disiplin membayar.
Beli saja barang yang Anda inginkan, sesuaikan jangka waktu pembayaran cicilan pokok + bunganya agar tidak lebih besar dari 30% total cicilan utang Anda, Call ANZ centre maka bulan depan cicilan utang tersebut telah sesuai dengan kemampuan Anda.
Jangka Waktu dan Bunga Yang Bersaing
Berbeda dengan kartu kredit yang tidak mebatasi adanya waktu pembayaran, karena kartu ini bersifat cicilan maka kita bebas menentukan besaran jangka waktu yang kita inginkan disesuaikan dengan kemampuan yang kita miliki.
Pemilihan jangka waktu mulai dari 3 bulan, 6 bulan dan maksimal 9 bulan menjadikan produk ini memang dikhususkan untuk mereka yang telah berencana untuk berutang.
Selain jangka waktu tingkat , bunga juga menjadi kelebihan kartu ini dibandingkan dengan kartu kredit. Dengan tingkat bunga sebesar 0% untuk 3 bulan (Sampai Desember 2006), 2.65% untuk kredit 6 bulan dan 2.75% untuk kredit 9 bulan, angka ini cukup bersaing dengan kartu kredit sebagai saingan terdekatnya, walaupun tidak berbeda jauh dengan beberapa kartu belanja lainnya yang diterbitkan oleh beberapa lembaga pembiayaan.
Tetap Perlu Hati-Hati
Walaupun kartu ini memberikan penawaran yang cukup menarik dibandingkan dengan kartu kredit, tapi kita tetap harus berhati-hati. Yaitu dapat merubah transaksi dengan system pembayaran bulanan mengambang menjadi system pembayaran bulanan tetap, kita tetap harus hati-hati menggunakannya. Tingkat bunga perbulannya yang mencapai 2.75% atau 24.75% per 9 bulan menjadikan kredit ini bila tidak digunakan dengan benar akan cukup mencekik kita. Pergunakan dengan cermat, belilah untuk barang yang memang dibutuhkan dan terlebih dari itu pergunakan untuk memperoleh barang yang dapat memberikan manfaat lebih lama dari jangka waktu kredit adalah beberapa saran yang bisa digunakan.
Jadi karena memang jamannya sekarang adalah jaman kredit, maka kartu ini bisa menjadi alternative sarana yang bisa dicoba selain Anda kredit ke warung depan rumah.
Ringkasan
Kekuatan
- Nilai transaksi
yang relative kecil yaitu sebesar minimal Rp.300 ribu menjadikannya produk dengan
kelebihan tersendiri. Bandingkan dengan kartu kredit atau kartu belanja yang
biasanya mensyaratkan transaksi minimal.
- Ada program promosi bunga 0% untuk transaksi cicilan 3 bulan. (Cukup menarik)
Kelemahan
- Tingkat bunga
yang relative masih tinggi bila dibandingkan dengan KTA yang berkisar antara
1.7% – 2%/ bulan.
- Jangka waktu cicilan yang hanya sampai 9 bulan menjadikan produk ini sangat
berat bila dipakai untuk transaksi dengan yang cukup besar (pembayaran cicilan
akan cukup besar)
Saran
- Sebagai produk
yang fleksibel, produk ini sudah mulai disaingi oleh banyak produk kartu kredit.
Pemberian jangka waktu yang lebih panjang dirasa perlu untuk menjadikan produk
ini lebih menarik dan tentu saja adanya penurunan suku bunga.
Salam.
Eko Endarto
Perencana Keuangan
Peta Situs |
Berita Terbaru |
Surat |
Hubungi Kami
Undang Kami |
Kamus Keuangan |
Referensi