INGIN MENGAMBIL KARTU KREDIT
Oleh: Eko Endarto

Dikutip dari Majalah Bahana

Syaloom Mas Eko,

Perkenalkan saya Steve, 33 tahun karyawan pada salah satu bank swasta nasional. Beberapa hari yang lalu dikantor saya ditawari kartu kredit. Beberapa teman saya mengatakan bahwa itu adalah jebakan, kalau kita ambil maka kita akan terjebak dengan utang benar tidak ? Apa saran dan tips yang sebaiknya saya lakukan bila saya mengambil kartu kredit tersebut?

Terima kasih untuk jawabannya

Salam

Steve - Jakarta


Jawaban:

Syalom Pak Steve,

Senang sekali mendapatkan surat dari Anda. Memang kartu kredit itu adalah fasilitas utang. Dan hutang itu penuh dengan dilema. Pada satu sisi utang sangat membantu kita untuk mengatasi masalah apabila kita belum memiliki dana dan kita tertimpa masalah atau membutuhkan sesuatu. Tapi disisi lain,utang juga dapat menyulitkan kita. Terutama bila utang tersebut sudah terlalu besar dan menjadi beban keuangan kita. Tapi apakah kita harus kalah dengan masalah utang ini Pak Steve? Kayanya nggak deh. Sebelumnya perlu ditekankan disini bahwa kartu kredit atau fasilitas kredit yang diberikan ke kita bukanlah tambahan dana yang gampang dipakai. Ingat selalu bahwa ini adalah pinjaman yang memberikan kompensasi berupa bunga yang biasanya sangat tinggi yaitu sekitar 36% – 48% per tahun. Bisa dibayangkan Pak Steve, seberapa besar bunga yang harus Anda tanggung. Misalnya Anda berutang sebesar Rp.1 juta, maka konsekuensinya bunga yang Anda tanggung adalah Rp.480 ribu. Jadi apalkah kita tidak boleh menggunakan kartu itu? Nggak gitu juga. Saya sangat menyarankan agar untuk Anda menggunakan kartu kredit, asal Anda bertanggung jawab dengan penggunaan dana tersebut. Apa maksudnya ?

Ok Kita bahas satu persatu.

  1. Gunakan Kartu kredit sebagai Dana Cadangan , bukan sebagai tambahan dana.

    Maksudnya adalah Anda boleh menggunakan fasilitas dari kartu kredit hanya bila Anda benar-benar memerlukan dana dan Anda tidak memilikainya. Ambil contoh misalnya Anda tiba-tiba harus membayar biaya rumah sakit untuk anak Anda,kebutuhan mendesak seperti uang keperluan sekolah anak yang mendadak dan sebagainya. Nah disini fungsi kartu Anda adalah sebagai sumber dana cadangan yang bisa Anda pakai saat Anda tidak memiliki dana. Tapi ingat ini hanya sementara dan pada saat Anda sudah memiliki uang harus dibayar.

  2. Jangan berutang untuk barang konsumtif bila tidak yakin dapat membayarnya.

    Adakalanya kita digoda oleh banyaknya tawaran yang sangat menarik khususnya pada saat kita tidak memiliki uang. Misalnya bunga 0% untuk 2 bulan pertama, potongan harga bila menggunakan kartu kredit atau point yang didapatkan dari pembelanjaan. Nah kalau ini terjadi, ingat jangan pernah tergoda kalau kita tidak yakin akan dapat membayar utang tersebut. Tapi kan bisa bayar minimum? Tetap jangan lakukan. Pembayaran minimum bukanlah jawaban atas pelunasan utang Anda. Pembayaran minimum akan mengakibatkan Anda terus berada dalam lingkaran utang yang berkepanjangan karena Anda mengira masih memiliki kemampuan untuk membayar utang. Akibat yang timbul adalah Anda akan kembali memakai kartu Anda karena merasa masih sanggup membayar. Nah tanpa sadar Anda telah terlilit masalah.

  3. Kalau terpaksa berhutang, pastikan bahwa besarnya tagihan tersebut tidak lebih dari 30% penghasilan Anda.

    Di atas disebutkan bahwa kalau tidak yakin bisa bayar jangan gunakan kartu Anda. Tapi bagaimana bila kita terpaksa menggunakannya? Kalau hal ini terjadi, perhitungkan bahwa besarnya cicilan minimal yang harus Anda tanggung tidak lebih dari 30% penghasilan Anda. Dan selama utang Anda belum lunas, jangan pernah mencoba untuk menggunakan kartu Anda.

  4. Lakukan pembayaran minimal 30% dari besarnya utang.

    Anda tahu berapa prosentase pembayaran minimal yang dibebankan kepada Anda bila Anda berhutang? 10%. Ya hanya 10%. Jadi secara teori utang Anda akan bisa lunas dalam waktu sekitar 1 tahun sejak Anda menggunakannya.Kenapa demikian? Karena Anda dikenakan bunga berbunga yang besarnya sekitar 40%/tahun. Itulah mengapa saya sarankan Anda untuk mebayar 30% dari tagihan yang ada. Sebab makin cepat Anda lunas, makin sedikit pula bunga yang harus Anda bayarkan. Toh kita nggak mau kan membayar sesuatu yang sia-sia seperti bunga.

Nah Pak Steve kalau Anda melakukan minimal seperti yang di atas, saya rasa nggak masalah Anda menggunakan kartu kredit. Sebab dengan melakukan seperti hal-hal di atas, Anda telah memperlihatkan sebagai seorang yang bertanggung jawab atas kekayaan Anda. Ingat selalu bahwa kekayaan yang kita peroleh adalah milik Allah (Hagai2:9), bertanggung jawablah untuk itu.

Salam,
Eko Endarto
Perencana Keuangan


kembali

Peta Situs | Berita Terbaru | Surat | Hubungi Kami
Undang Kami | Kamus Keuangan | Referensi


© 2000 Safir Senduk & Rekan