DOLAR BERANAK DOLAR
Oleh: Eko Endarto

 

Dikutip dari Bisnis Indonesia Minggu, 1 Agustus 2008

Banyak orang latah berinvestasi dalam produk mata uang asing dengan harapan mendapatkan untung. Hal ini makin banyak ditemukan saat krisis melanda Indonesia. Mata uang khususnya dolar AS digunakan sebagai sarana untuk spekulasi dan alat mendapatkan keuntungan sesaat. Membeli sekarang dan berharap nilai tukarnya cepat naik, serta segera mengambil untung. Mungkin itu harapannya.

Padahal investasi tidak harus selalu berarti keuntungan. Target hasil memang perlu. Namun untuk beberapa hal, kepastian nilai juga dibutuhkan khususnya apabila kita akan berinvestasi dalam mata uang asing. Tidak lucu kan apabila saat ini kita beli dolar AS dengan harga US$1 = Rp9.200, ternyata pada saat dibutuhkan dan kita tidak punya dolar, kita harus menebusnya dengan harga US$1 = Rp9.300. Memang sih hanya Rp100, tapi bila transaksi kita senilai US$10.000 maka kita sudah harus berkorban Rp1 juta untuk nilai transaksi yang sama.

Itulah sebabnya ada kalanya kestabilan nilai kurs menjadi hal mutlak dalam berinvestasi. Khusus untuk investasi dalam mata uang asing, sebaiknya dilakukan apabila kita juga memiliki tujuan masa depan di mata uang tersebut. Misalnya, akan menyekolahkan anak di luar negeri, berlibur atau mungkin memiliki bisnis dengan mata uang asing. Maka memiliki sarana investasi dalam mata uang asing sepertinya mutlak. Hasil investasi mungkin tidak menjadi tujuan utama, tapi kepastian nilai adalah tujuannya.

Salah satu produk yang bisa diharapkan adalah Reksadana Pendapatan Tetap dengan denominasi mata uang dolar. Produk ini menjadi menarik karena bukan saja memberikan kepastian nilai mata uang, melainkan juga bisa memberikan hasil lebih optimal dibandingkan dengan produk perbankan seperti tabungan atau deposito dolar.

Danamas dolar

Produk Danamas Dollar yang dikeluarkan PT Sinarmas Sekuritas ini ingin memberikan alternatif investasi dalam mata uang asing khususnya dolar AS. Sebagai salah satu reksa dana dengan jenis pendapatan tetap, produk ini konsisten memberikan rambu investasinya yaitu pada efek berupa surat utang dan beberapa produk investasi jangka pendek di pasar uang yang berjangka waktu pendek untuk tetap menjaga likuiditasnya.

Bisa dimulai dengan investasi awal US$10.000, kita sudah memiliki produk yang bisa menjamin uang kita tidak akan berkurang nilainya dibandingkan dengan dolar. Investasi selanjutnya relatif lebih murah yaitu US$1.000.

Jadi untuk mereka yang ingin berinvestasi secara reguler, alat ini mungkin cocok. Biaya pembelian unit dikenakan sebesar US$100, cukup besar mengingat besaran nilai investasi yang hanya US$1.000.

Sama seperti produk reksa dana pendapatan tetap lainnya, likuiditas menjadi salah satu andalan. Walaupun tidak selikuid produk perbankan, produk ini bisa dicairkan dan masuk kembali ke rekening Anda paling lama 7 hari. Biaya penjualan (redemtion) sebesar maksimal 1% untuk investasi yang belum berjalan 2 tahun, dan 0% apabila telah lebih dari 2 tahun. Fee management sebesar 1,75% dari dana kelolaan per tahun dan jasa bank kustodian sebesar 0,25% per tahunnya.

Dengan semua ini, Danamas berharap bisa memberikan hasil yang cukup optimal untuk para investornya, selain tentunya kepastian dan kestabilan nilai tukar karena produk ini murni berinvestasi dalam mata uang dolar.

Investa Dana Mandiri

Produk lain yang kebetulan lebih baru adalah Reksadana Investa Dana Dollar Mandiri. Dikeluarkan oleh PT Mandiri Manajer Investasi, produk ini diharapkan bisa menjadi alternatif bagi portofolio investasi mereka yang sifat risikonya lebih tinggi. Dengan tingkat hasil yang diklaim bisa lebih tinggi dari bunga deposito apalagi tabungan, produk ini tentunya bisa sebagai keranjang lain bagi investor untuk meletakkan 'telur' mereka.

Seperti juga reksadana pendapatan tetap lainnya, produk ini 'pasti' tidak memberikan hasil tetap seperti deposito, tapi manajer investasinya berinvestasi pada produk yang memberikan hasil tetap seperti produk obligasi baik valas dolar maupun mata uang lain, deposito dan produk lainnya.

Bisa diperoleh dengan investasi awal sebesar US$500 dan investasi selanjutnya juga senilai yang sama. Jadi dengan dana yang relatif murah produk ini sudah dapat dimiliki. Biaya yang dikenakan bagi pemilik unit penyertaan meliputi jasa manajer investasi sebesar maksimal 2% dihitung berdasarkan dana kelolaan harian.

Bank kustodian dikenakan sebesar 0,12%. Untuk pembelian investor harus rela terkena 0,25% - 1% sebagai biaya beli. Sedangkan untuk penjualan, biaya 0,15% - maksimal 1% menjadi kewajiban investor.

Besaran unit penjualan kembali ekuivalen dengan nilai US$500, dan saldo minimal yang sebaiknya diendapkan apabila investor tetap ingin mempertahankan rekeningnya adalah senilai US$500. Apabila saldo rekening kurang dari nilai ini, maka bersiaplah rekening Anda dimungkinkan bisa ditutup oleh manajer investasi.

Kelebihan produk Investa Dana Dollar Mandiri adalah masuk dolar keluar dolar. Jadi setiap investor harus memasukkan dana investasinya dalam mata uang dolar yang berarti kalau kita tidak memiliki, kita harus membelinya terlebih dahulu. Dan sebaliknya apabila dicairkan, kita juga akan mendapatkan dana kita dengan jenis mata uang yang sama. Jadi lebih pasti.

Salam
Eko Endarto
Perencana Keuangan



kembali

Peta Situs | Berita Terbaru | Surat | Hubungi Kami
Undang Kami | Kamus Keuangan | Referensi


© 2000 Safir Senduk & Rekan