MEMPERSIAPKAN DANA PENDIDIKAN
Oleh: Ahmad Gozali

Dikutip dari Harian Republika, Juni 2007

Assalamualaikum wr wb

Pak Gozali yang saya hormati,
Perkenalkan, nama saya Jati Taufik. Saya berusia 27 tahun. Alhamdulillah, saya sudah bekerja sebagai karyawan swasta di Tangerang dengan penghasilan Rp 3,1 juta per bulan. Saya memiliki dua orang adik yang menjadi tanggungan di rumah, masing-masing berumur lima tahun dan tiga tahun. Ini menandakan bahwa saya sudah harus siap-siap untuk mempersiapkan dana pendidikannya.

Saya mohon saran bagaimana mempersiapkan dana pendidikan bagi adik-adik saya tersebut, karena sekarang orangtua saya dalam keadaan kurang berada. O ya, saya juga ada tambahan penghasilan dari istri sebesar Rp 750 ribu. Istri saya seorang guru.

Terima kasih atas saran dan masukannya.

Jati Taufik, Tangerang


Jawaban:

Mas Taufik, semoga Allah selalu memberikan nikmat sehat, iman dan Islam kepada Anda dan keluarga. Senang mendapatkan e-mail dari Anda, dan saya akan mencoba memberikan solusi terbaik untuk Anda. Saya sangat salut kepada Anda yang telah mengambilalih tugas orangtua menjadi penanggungjawab pendidikan adik-adik Anda. Memang sih apabila dilihat dari jarak usia Anda dan adik-adik, rupanya sangat jauh.

Mungkin hal tersebut sudah menjadi kehendak yang Maha Kuasa, di mana Anda sudah cakap secara keuangan sehingga bisa menggantikan kedudukan orangtua untuk meneruskan membiayai pendidikan dan tentunya kehidupan mereka. Untuk menyiapkan dana pendidikan untuk adik-adik Anda, langkah yang diambil tidaklah sulit. Langkah pertama adalah membuat jadwal pendidikan mereka. Dengan membuat jadwal pendidikan, diharapkan Anda bisa memprediksi berapa jangka waktu yang diperlukan untuk mempersiapkan dananya.

Hal berikut yang harus dilakukan adalah membuat standar sekolah yang akan dijadikan pilihan. Untuk jenjang pendidikan SD, SMP dan SMA, apakah Anda akan memilih sekolah negeri, atau sekolah swasta. Jika memilih sekolah swasta, apakah yang berstandar nasional atau internasional.

Kemudian, tentu Anda ingin mereka meneruskan hingga jenjang universitas bukan? Nah, buatlah pilihan juga apakah kuliah ke universitas negeri, atau perguruan tinggai swasta, ataukah mencari beasiswa ke perguruan tinggi yang dikelola pemerintah di mana mereka menawarkan beasiswa dan juga ikatan dinas setelah lulus nanti.

Langkah tersebut perlu dilakukan untuk menentukan perkiraan biayanya di masa yang akan datang. Mengapa? Sebab, seperti kita ketahui, biaya di sekolah negeri dan swasta sangat berbeda sehingga biaya yang harus disiapkan pun berbeda. Nah, jika Anda telah mendapatkan berapa nilai yang dibutuhkan berarti sekarang kita buat strategi untuk mencapai nilai tersebut. Jumlahnya memang terlihat cukup besar, tapi Insya Allah bisa dipenuhi.

Melihat sumber penghasilan Anda sebagai karyawan swasta, maka akan lebih cocok untuk menyiapkan dananya dengan cara berinvestasi secara berkesinambungan atau sedikit demi sedikit (tidak sekaligus) namun dengan jumlah yang pasti. Adapun sarana investasinya bisa dilakukan melalui produk yang dirancang khusus untuk mempersiapkan dana pendidikan, atau bisa juga melalui produk investasi lain yang tentunya Anda kuasai.

Produk investasi yang dirancang khusus untuk mempersiapkan dana pendidikan anak ada dua yaitu tabungan pendidikan dan asuransi pendidikan. Melihat dari jangka waktunya yang masih cukup panjang sampai adik-adik Anda selesai pendidikannya, saya lebih sarankan agar Anda mengambil asuransi pendidikan saja. Mengapa? Sebab, saat ini Anda sudah memiliki tanggungan, sehingga memerlukan proteksi atau perlindungan atas investasi dan juga tanggungan Anda.

Bagaimana caranya untuk dapat mengikuti asuransi pendidikan? Caranya mudah saja, cukup berikan hasil perhitungan yang sudah Anda lakukan tadi pada agen asuransi. Sampaikan bahwa Anda membutuhkan dana pendidikan sebesar sekian rupiah pada tahun-tahun yang disesuaikan dengan jadwal pendidikan tadi. Selanjutnya, petugas asuransi yang akan menghitung besarnya investasi atau premi yang harus Anda bayarkan setiap bulan atau setiap tahun untuk mencapai target dana tadi.

Namun Mas, bila Anda memiliki pengetahuan yang lebih mengenai investasi dan seluk beluknya, Anda bisa melakukan sendiri investasi pada beberapa produk keuangan selain yang telah saya sebutkan tadi. Adapun produk yang dapat Anda gunakan salah satunya adalah reksadana. Biasanya sih, hasil dari investasi melalui reksadana akan lebih besar ketimbang kedua produk tadi. Karena, keuntungan investasinya bisa Anda nikmati sendiri, tidak perlu berbagi hasil dengan bank atau perusahaan asuransi. Namun ya itu tadi Mas, tentunya diperlukan pengetahuan yang memadai dan disiplin menabung sendiri untuk melakukan hal ini.

Salam,
Ahmad Gozali
Perencana Keuangan


kembali

Peta Situs | Berita Terbaru | Surat | Hubungi Kami
Undang Kami | Kamus Keuangan | Referensi


© 2000 Safir Senduk & Rekan