CARA BIJAK AMANKAN VALAS
Oleh: Eko Endarto

 

Dikutip dari Bisnis Indonesia Minggu, 1 Februari 2008

Ada satu pertanyaan yang hampir selalu muncul pada saat seminar atau talkshow di radio, yakni apakah menguntungkan jika berinvestasi di valas.

Sejak terjadinya krisis di Tanah Air, ada satu alat investasi yang cukup banyak dilakukan masyarakat yaitu investasi pada valuta asing atau valas. Berinvestasi pada valas, umumnya dilakukan dengan dua cara yaitu secara langsung dengan menggunakan fisik mata uang atau biasa disebut dengan banknote, atau kita bisa juga berinvestasi secara tidak langsung pada mata uang asing yaitu dengan menggunakan alat investasi sebagai perantara seperti tabungan, deposito, reksa dana dan sebagainya.

Berinvestasi secara langsung yaitu dengan banknote biasanya dilakukan karena merasa lebih aman bila memegang fisik uang dari pada sekadar nilai. Padahal bila mau jujur, kalau kita tidak membutuhkan banknote tersebut, adalah sia-sia bila kita berinvestasi dengan memiliki banknote sebab pada akhirnya toh akan ditukar/dijual juga untuk menjadi rupiah.

Deposito valas

Salah satu bentuk investasi dalam valas secara tidak langsung adalah dalam bentuk rekening deposito. Seperti kita ketahui bersama deposito adalah produk keuangan yang membatasi si investor dalam menggunakan dananya.

Artinya, bila dia memasukan dananya di deposito, berarti dia siap untuk 'mengunci' dana tersebut ke rekening itu selama jangka waktu yang ditentukan. Biasanya satu bulan, tiga bulan, enam bulan bahkan 12 bulan.

Kelebihan yang ditawarkan dengan 'dikuncinya' uang tersebut dalam deposito adalah imbal hasil yang biasanya lebih tinggi diantara produk serumpun di perbankan yaitu tabungan dan giro. Jadi untuk Anda yang memiliki tujuan khusus dalam mata uang asing dan tidak membutuhkan dana tersebut sewaktu-waktu, mungkin produk ini bisa digunakan sebagai alternatif. Apalagi sebagai produk perbankan, nilai uang Anda dijamin sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

UOB Buana

Semua bank yang telah berstatus bank devisa, biasanya memiliki produk deposito valas. Tidak terkecuali PT Bank UOB Buana (dulu PT Bank Buana Indonesia). Di bank ini, produk deposito valas terbagi atas dua bagian besar yaitu deposito valas yang bisa dicairkan dalam banknote dan deposito valas yang hanya bisa dicairkan dalam mata uang rupiah.

Ini berarti kalau mau menguangkannya ke fisik mata uang asing, harus membelinya lagi di bank tersebut. Untuk deposito yang bisa ditarik dalam fisik mata uang asing (banknote), di UOB Buana hanya tersedia dalam mata uang US$. Artinya pada saat jatuh tempo deposan berhak mendapatkan banknote mata utang tersebut.

Untuk membuka, kita tidak perlu memiliki banknote valas. Cukup mengkonversikannya sesuai dengan kurs saat pembukaan, maka deposito valas atas nama kita sudah bisa dibuka. Namun, bila Anda memiliki banknote US$ dan ingin membuka, kayaknya agak lebih rumit. Anda harus membuka tabungan valas dahulu, setor ke tabungan uang yang ingin didepositokan, dan baru didebit untuk pembukaan rekening deposito valas tadi.

Mencairkannya juga demikian bila anda ingin mendapatkan banknote, maka Anda harus mencairkannya dahulu ke rekening tabungan, baru dari tabungan kita bisa menarik banknote. Padahal, di tabungan kita juga tidak bisa menarik seluruh dana kita. Harus ada US$100 sebagai saldo mengendap. Jadi perhitungkan dengan benar sebelum memutuskan untuk membuka.

Kelebihan deposito valas UOB Buana adalah jangka waktunya yang bisa pendek atau biasa disebut dengan deposito on-call. Dengan jangka waktu penempatan yang hanya 1 dan 2 minggu, untuk Anda yang ingin menyimpan valas Anda untuk jangka waktu pendek dengan bunga lebih tinggi daripada tabungan dan dijamin pula oleh pemerintah dengan syarat tertentu, maka produk ini bisa sebagai alternatif.

Bank Century

Bank lain yang juga mengeluarkan produk sejenis adalah Bank Century. Bank hasil merger dari tiga bank itu sudah cukup terkenal reputasinya didunia Valas. Dengan jumlah mata uang asing yang ditransaksikan terbanyak yaitu 23 jenis mata uang, Bank Century walaupun tidak sebesar bank-bank devisa lainnya, juga memiliki keunggulan yang cukup kompetitif bila dibandingkan para saingannya.

Diberi nama Century d-valas khusus, produk ini memiliki kekhususan yaitu masuk valas, keluar valas. Artinya di produk ini diharuskan menginvestasikannya dalam mata uang asing yang diinginkan, dan pada saat pencairan uang simpanan tadi akan cair dengan mata uang asing yang sama. Bank akan menjamin ketersediaan mata uang asing tadi, plus bunga yang menjadi hak deposan.

Fasilitas ARO juga tersedia pada produk ini seperti juga umumnya produk deposito lain. Namun kalau kita hanya ingin mengambil bunganya bisa juga dilakukan, baik itu secara tunai maupun masuk rekening.

Dengan kelebihan masuk valas keluar valas ini Anda tidak akan lagi dikenakan biaya jual beli valas pada saat pencairan karena uang yang keluar sudah valas, bandingkan dengan deposito valas yang keluar rupiah, berarti harus membeli lagi valas bila ingin menarik uang dalam mata uang asing.

Produk d-valas khusus ini dikeluarkan dalam dua jenis mata uang yang umum dijadikan alat investasi yaitu US$ dan Sing$. Sama seperti produk sejenis di UOB Buana, selain menjadi produk simpanan, valas khusus juga bisa dijadikan sebagai jaminan kredit di bank yang sama.

Kelebihan

Deposito Valas UOB Buana
Memiliki jangka waktu pendek (on-call) yaitu 1-2 minggu

D-Valas Khusus Century
Memiliki alternatif investasi pada US$ dan Sing$

Kekurangan

Deposito Valas UOB Buana
Harus memiliki rekening bila ingin cair dan masuk dalam mata uang asing

D-Valas Khusus Century
Belum memiliki jangka waktu pendek seperti produk on-call

Salam.
Eko Endarto
Perencana Keuangan



kembali

Peta Situs | Berita Terbaru | Surat | Hubungi Kami
Undang Kami | Kamus Keuangan | Referensi


© 2000 Safir Senduk & Rekan