MEMBUKA USAHA SEMBAKO DI KOMPLEK
Oleh: Ahmad Gozali

Dikutip dari CBN CyberSHOPPING

Salam Hormat

Saya seorang karyawan swasta yang bergerak di bidang pendistribusian barang Unilever Tbk. Setelah saya pikir panjang, saya ingin membuka usaha kecil seperti toko yang terletak di komplek yang saya diami. Saya melihat, dengan banyaknya pembangunan di dekat rumah saya, saya berniat untuk membuka usaha. Sayangnya, di radius 200m dekat rumah saya, sudah ada toko yang lumayan besar (barang yang ditawarkan lengkap) tetapi harganya lumayan mahal.

Pertanyaan saya:

  1. Bagaimana kira-kira prospek usaha saya nantinya? Apakah toko saya dapat bersaing dengan toko tersebut?

  2. Apakah etis kalau saya memberikan harga lebih murah untuk barang-barang yang saya jual nanti? Saya takut nanti saya dicap merusak harga pasaran.

  3. Bagaimana cara mencari simpati dan menarik pembeli supaya mau membeli di toko saya?

Saya kira itu saja. Atas saran & kritiknya saya ucapkan terimakasih.

Zaidan Harry --- Samarinda


Jawaban:

Pak Zaidan,

Biasanya usaha sembako atau barang ritel lainnya sangat sensitif terhadap harga. Artinya, perbedaan harga akan dengan mudah membuat konsumen beralih ke toko yang menjual lebih murah. Khusus untuk di daerah perumahan tertentu, terkadang kebijakan memberikan kredit juga menjadi pertimbangan konsumennya. Namun, biasanya faktor harga menjadi pertimbangan utama mereka.

Kalau Anda memang bisa menjual dengan harga yang lebih murah dari pesaing Anda, sepertinya usaha Anda bisa memiliki prospek yang lebih baik. Tapi jangan sampai harga murah ini malah menjatuhkan usaha Anda. Perhitungkan kembali apakah Anda masih bisa mendapatkan keuntungan yang memadai dengan menjual lebih murah. Jangan takut untuk merusak harga pasar selama Anda masih berjualan secara fair. Misalnya, selama harga Anda masih lebih mahal daripada di pasar/agen, namun lebih rendah daripada di pengecer, itu masih wajar. Namun kalau Anda sudah menjual dibawah atau sama dengan harga agen misalnya karena bisa mendapatkan supply langsung dari distributor, maka sebaiknya Anda menjual dalam partai besar saja ke toko-toko yang ada di sekitar perumahan Anda, dan tidak menjual eceran ke konsumen langsung.

Tapi jangan hanya terfokus pada harga saja, sebaiknya Anda memperhatikan juga aspek pelayanannya. Karena jika pelayanan Anda buruk, pelanggan juga bisa lari ke toko pesaing kalau hanya belanja sedikit. Karena Anda sendiri bekerja, maka pastikan toko Anda bisa dihandle secara profesional oleh istri atau karyawan Anda, dan bukan hanya buka di sore dan malam hari ketika Anda sudah pulang.

Selamat berusaha, semoga berhasil.

Salam,
Ahmad Gozali
Perencana Keuangan


kembali

Peta Situs | Berita Terbaru | Surat | Hubungi Kami
Undang Kami | Kamus Keuangan | Referensi


© 2000 Safir Senduk & Rekan