SI LAJANG BELAJAR MENABUNG
Oleh: Ahmad Gozali

 

Dikutip dari Republika, 27 Januari 2008

Assalamualaikum Wr Wb

Salam kenal Pak,
Nama saya Gadis. Saya masih lajang dan selama ini mengalami masalah dalam mengelola keuangan. Saya berencana menikah tahun depan dan ingin memiliki tabungan untuk membeli rumah. Saya memiliki penghasilan Rp 2,5 juta per bulan. Yang ingin saya tanyakan: bagaimana cara menabung yang tepat agar keinginan untuk membeli rumah dapat tercapai Pak? Terima kasih atas jawabannya ya Pak.

Gadis

Jawaban:

Waalaikumussalam Wr Wb
Mbak Gadis,
Senang berkenalan dengan Anda. Memang, bagi sebagian besar orang menabung adalah suatu kebiasaan yang agaknya sulit untuk dikerjakan. Padahal banyak sekali lho kegunaan dari menabung ini, antara lain membentuk dana cadangan yang akan digunakan apabila terjadi hal-hal yang sifatnya darurat dan mendesak di mana membutuhkan dana cash yang cepat. Dengan menabung, berarti Anda pun peduli pada masa depan diri Anda sendiri. Sebab, dari tabungan itulah, tujuan dan cita-cita Anda dapat terwujud, seperti keinginan Anda untuk menikah.

Banyak triknya kok untuk bisa belajar menabung. Pertama, kalau Anda ketemu dengan uang pecahan, katakanlah Rp 20 ribu, segera masukkan ke dalam celengan. Pokoknya setiap ketemu pecahan Rp 20 ribu, masukkan dalam celengan. Untuk nilai nominalnya juga terserah Anda saja, mau mulai dari berapa, yang penting konsisten. Nah, kalau sudah satu bulan, pindahkan uang yang ada di celengan itu ke dalam tabungan di bank. Memang sih kesannya klasik, pakai celengan, tapi ini masih cukup efektif kok.

Cara kedua, sisihkan sebagian penghasilan yang Anda terima setiap bulannya, lalu masukkan langsung ke dalam tabungan. Nilainya juga tidak perlu besar dahulu, sekali lagi yang penting, Anda bisa konsisten menabung dengan nilai yang sama setiap bulannya. Kalau Anda masih lajang sih, biasanya bisa 'dipaksakan' untuk menabung minimal 50 persen dari penghasilan yang diterima. Kalai gaji ditransfer ke bank, buat saja satu rekening lagi, dan minta bank untuk otomatis transfer setiap tanggal tertentu. Nah, mana yang lebih nyaman untuk Anda di antara dua pilihan di atas, Andalah yang menentukan.

Sekarang ke mana harus menabung? Banyak sekali produk keuangan yang bisa Anda gunakan untuk menabung. Di antaranya adalah tabungan, deposito, unitlinked, dan reksadana. Yah, untuk pertama kali sebaiknya menggunakan produk keuangan yang aman dalam arti dana yang Anda tabung tidak berkurang dan juga mudah untuk transaksinya, yaitu tabungan dan deposito. Setiap dana yang Anda sisihkan, masukkan ke dalam tabungan yang dikelola oleh perbankan.

Kemudian, setelah dana tersebut terkumpul cukup banyak atau sekitar Rp 5-10 juta, pindahkan dana tersebut ke dalam bentuk deposito. Sisihkan secukupnya saja dalam tabungan untuk melakukan transaksi guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Sambil membiasakan melalui proses tersebut, tidak ada salahnya bagi Anda untuk mempelajari mengenai reksadana dan juga unitlinked. Untuk itu, Anda bisa membuka situs kami di www.perencanakeuangan.com guna mendapatkan informasi yang lebih mendalam lagi.

Intinya, tidak ada yang sulit untuk dilakukan. Menabung adalah merupakan salah satu kebiasaan positif yang harus ditanamkan dalam diri kita untuk memperoleh kesejahteraan di masa depan. Semoga bermanfaat.

Salam.
Ahmad Gozali
Perencana Keuangan


kembali

Peta Situs | Berita Terbaru | Surat | Hubungi Kami
Undang Kami | Kamus Keuangan | Referensi


© 2000 Safir Senduk & Rekan