MEMBUAT USAHA FOTO COPY
Oleh: Ahmad Gozali

Dikutip dari Ummi

Assalamu’alaikum
Pak Gozali saya seorang Bapak dengan 3 orang anak. Saya bekerja di salah satu instansi pemerintah. Saya tinggal di perumahan yang dekat dengan sekolahan maka saya ingin mempunyai usaha sampingan seperti foto copy atau rental komputer. Yang saya tanyakan bagaimana cara mengelola yang baik dan modal apa yang harus saya siapkan.

Nila,
Bekasi



Jawaban:

Lokasi Anda yang berada di dekat sekolah sepertinya cocok sekali jika dijadikan usaha foto copy atau rental komputer. Namun sebelum memutuskan usaha yang mana yang akan dilakoni, coba lakukan riset kecil-kecilan. Pada saat jam sekolah, coba perhatikan seberapa sering mereka melakukan aktifitas foto copy dan ada berapa tempat foto copy yang ada di sekitar sekolah. Jika tempat foto copy yang sudah ada selalu ramai, itu artinya pasar masih terbuka. Lakukan hal yang sama dengan usaha rental komputer. Coba evaluasi hasil riset tadi, mana yang paling dibutuhkan pasar?

Itu baru analisa lokasi dan pasar saja. Karena lokasi yang baik di tengah pasar yang besar pun belum menjamin kesuksesan usaha Anda. Anda harus mengerti seperti apa sebetulnya kebutuhan pasar akan jasa atau produk Anda. Misalnya untuk foto copy, berapa harga yang mereka harapkan dan seberapa cepat serta pelayanan tambahan apa saja yang harus ada. Apakah perlu membeli juga mesin press/laminating, atau cukup foto copy dan jilid saja. Begitu juga dengan rental komputer. Komputer jenis apa yang cukup memadai untuk kebutuhan mereka, apakah perlu ruang ber-AC atau lesehan? Semua itu bisa dijawab dengan survey terhadap pesaing atau sekedar tanya-tanya pada mereka.

Jangan lupa juga persiapan modal cadangan dan supplier. Terutama untuk barang yang banyak terpakai/terjual seperti ATK, kertas, toner/tinta, dan lainnya. Pastikan Anda mendapatkan supplier yang baik dan pasokan yang cukup. Jangan sampai usaha sudah ramai tapi sering kehabisan stock karena perlu beberapa hari untuk mendapatkan barang. Hal ini bisa membuat konsumen lari ke pesaing Anda.

Terakhir pak, tidak usah takut melangkah. Jadikan semua langkah persiapan itu sebagai hal yang wajar dan tahapan menuju sukses berwirausaha. Kalau Anda masih bingung juga, ikuti strategi supir bis. Tempel terus jalur pesaing yang ada di depan Anda. Artinya, ikuti jejak langkah pesaing yang sudah sukses.

Selamat berusaha, sukses untuk Anda!

Salam,
Ahmad Gozali
Perencana Keuangan


kembali

Peta Situs | Berita Terbaru | Surat | Hubungi Kami
Undang Kami | Kamus Keuangan | Referensi


© 2000 Safir Senduk & Rekan