TERBELIT KARTU KREDIT
Oleh: Ahmad Gozali

Dikutip dari Tabloid FIKRI

Bapak Gozali yang baik,

Saya dan suami saya sekarang bekerja di sebuah perusahaan swasta di Jakarta. Saat ini, kami memiliki satu masalah besar, yaitu soal tagihan kartu kredit yang terus membengkak. Kami memiliki masing-masing 3 kartu kredit. Dan hampir kesemua kartu tersebut mencapai limitnya. Kami terus membayar tagihan tersebut setiap bulan tapi mengapa seolah tidak pernah berkurang? Bagaimana kami dapat mengatasi hal ini. Sebelumnya, terima kasih atas jawabannya.

Santi - Jakarta

Jawab:

Inilah salah satu bukti akibat buruk dari penerapan sistem bunga berbunga dimana Anda menjadi sangat dirugikan karenanya. Mungkin nilai pemakaian kartu kredit Anda sebenarnya tidak seberapa, tapi karena adanya bunga berbunga maka lama kelamaan beban hutang yang harus Anda bayar menjadi berkali-kali lipat besarnya.

Sebagai ilustrasi saja, saya coba asumsikan bahwa total tagihan kartu kredit Anda adalah Rp 30 jt (6 kartu kredit x Rp 5 juta) dengan bunga rata-rata 3% per bulan. Pembayaran minimalnya saya asumsikan 5% dari tagihan atau minimal Rp 50.000 tergantung mana yang lebih besar.

Kalau asumsi saya benar, maka Anda setidaknya harus membayar tagihan per bulan sebesar Rp 1 juta rupiah untuk bisa melunasinya. Karena kalau kurang dari itu, maka saldo hutang Anda bukannya berkurang, justru malah terus bertambah dan terus bertambah.

Kalau Anda menghentikan penggunaan kertu kredit tersebut, dan membayar tagihannya dengan jumlah yang tetap setiap bulan, Anda bisa melihat perkiraan pelunasan hutang kartu kredit tersebut dalam tabel ini:

Pembayaran/bulan	Jangka waktu pelunasan		Total yang dibayar
Rp 1.000.000		71 bulan ( 5 tahun 11 bulan)	Rp  70    juta
Rp 2.000.000		20 bulan ( 1 tahun 8 bulan)	Rp  40,8 juta
Rp 3.000.000		12 bulan (1 tahun)			Rp  34,9 juta

Tapi kalau Anda hanya membayar minimalnya saja setiap bulan, percayakah Anda bahwa hutang tersebut baru akan lunas dalam waktu 15,5 tahun lagi. Dan jumlah yang Anda bayarkan menjadi sekitar Rp 68 juta, atau dapat dikatakan lebih dari dua kali lipat dari pada saldo hutang Anda sekarang. Itupun kalau Anda tidak menggunakan lagi kartu kredit tersebut. Kalau Anda menggunakannya lagi, maka saldo hutangnya mungkin tidak akan pernah habis.

Dengan ilustrasi perhitungan tadi kita bisa melihat bahwa yang paling penting dalam menyelesaikan hutang kartu kredit adalah jumlah cicilan yang konsisten setiap bulannya. Perhitungan ini hanyalah perkiraan saja, tentunya perhitungan yang lebih akurat harus Anda buat sendiri sesuai dengan kondisi Anda sekarang. Saya sarankan agar Anda membuat perhitungan tersebut untuk memudahkan Anda dalam membuat rencana dan menyusun langkah-langkah untuk menyelesaikan permasalahan ini. Jika Anda membutuhkan bantuan untuk membuatkan rencana penyelesaian hutang kartu kredit, jangan sungkan untuk menghubungi kami.


kembali

Peta Situs | Berita Terbaru | Surat | Hubungi Kami
Undang Kami | Kamus Keuangan | Referensi


© 2000 Safir Senduk & Rekan