MENENTUKAN
HARGA JUAL DAN KEUNTUNGAN

Dikutip dari Tabloid NOVA No. 754/XV

Pak Safir yang terhormat,

Saya ibu rumah tangga yang ingin berwirausaha dan bercita-cita punya usaha rumahan sukses. Seperti mereka-mereka yang sukses di Bonus Usaha NOVA itu, lho. Tapi saya hanya bermodalkan keinginan, tanpa tahu tata cara berbisnis yang benar.

Terus terang, selama ini usaha saya masih asal-asalan, sehingga sering saya merasa gagal. Padahal saya sangat mengutamakan kualitas. Walaupun begitu, saya masih punya keyakinan suatu saat bisa berhasil. Untuk itu, saya ingin bertanya pada Bapak.

  1. Bagaimana cara menentukan harga jual suatu produk/barang bila barang itu: diproduksi sendiri, dan bila barang itu dibeli dari orang lain?

  2. Berapa umumnya persentase pengambilan keuntungan bila menggunakan sistem penjualan secara kontan dan secara kredit?

  3. Bagaimana sih prosedurnya bila saya ingin menitipkan barang saya ke tempat lain?

  4. Adakah kiat khusus menambah rasa percaya diri? Karena saya suka ragu-ragu dan kurang pe-de dengan hasil karya saya.

  5. Tolong dong kasih tahu buku apa yang kira-kira bisa saya baca sebagai panduan memulai usaha supaya mantap dan lancar?
Terima kasih atas perhatian dan bantuan Pak Safir.

Ny. S - Pemalang


Jawab:

Ibu Setya di Pemalang,

Salah satu modal utama untuk berhasil dalam dunia usaha adalah keinginan yang kuat serta keyakinan teguh. Tapi selain itu, untuk sukses juga membutuhkan pengetahuan dan pengalaman cukup, sumber daya manusia yang baik, serta guru yang telah berpengalaman. Cobalah membuka lebih banyak wawasan dengan membaca dan berteman dengan orang-orang sukses dalam dunia usaha.

Di bawah ini saya akan coba menjawab pertanyaan Ibu:

  1. Untuk menentukan harga jual, khusus untuk ibu, pakai saja rumus yang simpel, yaitu: Harga Pokok + Untung Harga Pokok adalah seluruh biaya yang dikeluarkan agar produk tersebut siap untuk dijual. Sebagai contoh kalau Anda memproduksi sebuah kue, maka harga pokoknya tidak hanya harga bahan-bahan kue, tapi juga ditambah dengan biaya kemasannya. Sedangkan kalau Anda membeli barang tersebut dari orang lain, maka harga pokoknya terdiri dari harga produk tersebut ditambah dengan ongkos untuk membeli produk tersebut.

  2. Pada umumnya persentase keuntungan yang Anda dapatkan dengan menjual secara kredit harus lebih tinggi dibandingkan kalau Anda menjual secara tunai. Ini karena dengan menjual secara kredit, risiko Anda sebagai penjual akan lebih besar karena bisa saja si pembeli tidak melunasi pembayarannya secara utuh.

    Selain itu, karena Anda tidak mendapatkan pembayaran yang lunas seperti kalau Anda menjual secara tunai, ini berarti Anda tidak bisa "memutarkan" uang itu untuk usaha Anda dan menghasilkan laba. Jadi, sebagai pengganti laba tersebut, Anda bisa menambahkan persentase keuntungan yang lebih besar bila Anda menjual barang tersebut secara kredit.

    Mengenai besarnya, karena saya tidak tahu barang apa yang Anda jual, mungkin Anda sendiri-lah yang harus menentukannya besarnya berdasar. Anda bisa membandingkannya dengan harga produk serupa di pasaran.

  3. Ya, tentunya untuk menitipkan barang ke tempat lain Anda harus meminta izin lebih dahulu kepada pemiliknya. Dan sebagai wujud terima kasih, Anda bisa membagi sebagian kecil keuntungan dari produk yang Anda jual dengan pemilik tempat, hitung-hitung sebagai pengganti biaya sewanya.

    Sebagai contoh, jika harga jual dari setiap produk Anda adalah Rp 100.000, dan keuntungan yang diperoleh adalah Rp 20.000, maka Anda bisa bilang ke pemilik tempat tersebut bahwa jika produk Anda laku, maka si pemilik tempat akan mendapatkan semacam komisi, misalnya sebesar Rp 7.500. Bila tidak laku, Anda akan mengambil kembali semua barang Anda tanpa si pemilik toko harus menanggung risiko apa pun. Itulah yang dinamakan titip.

  4. Percaya diri itu timbul dari dalam diri Anda sendiri lho, Bu. Nah, untuk menimbulkan rasa percaya diri, Anda bisa mengikuti berbagai kursus, seminar dan membaca berbagai buku mengenai pengembangan diri.

    Penting juga memiliki teman-teman yang percaya diri, karena biasanya kita terkena efek dari teman-teman kita. Kalau teman-teman kita mempunyai kepercayaan diri, biasanya kita juga jadi ikut percaya diri.

  5. Sayang Anda tidak menceritakan tentang bidang usaha apa yang Anda geluti sekarang. Tetapi saya yakin kalau Anda mencarinya di toko buku, Anda bisa mendapatkannya. Dan saya juga menyarankan Anda tidak membaca dari buku saja, tapi bisa juga dari berbagai media cetak dan elektronik, seperti dari Tabloid NOVA, karena tabloid ini cukup sering memuat artikel tentang usaha kecil dan menengah.
Saya ikut berdoa semoga usaha Anda berhasil.



kembali

Peta Situs | Berita Terbaru | Surat | Hubungi Kami
Undang Kami | Kamus Keuangan | Referensi


© 2000 Safir Senduk & Rekan