KEUANGAN
UNTUK TAHUN 2002

Oleh: Safir Senduk

Dikutip dari Tabloid NOVA No. 723/XIII

Ada orang yang bilang bahwa Tahun 2002 adalah tahun yang unik. Kenapa tidak unik? Coba saja Anda perhatikan angka tahunnya: dimulai dengan angka "2" dan diakhiri pula dengan angka "2", sedangkan ditengah-tengahnya ada 2 buah angka 0. Unik kan?

Sebetulnya saya tidak tahu arti angka-angka itu, karena saya bukan ahli nujum. Tapi yang jelas, datangnya tahun baru seharusnya bisa membuat Anda mau berkomitmen untuk membuat target-target yang baru. Ibaratnya mobil, ketika Anda duduk, Anda seharusnya sudah tahu ke mana akan menuju.

Termasuk juga dari segi keuangan. Siapkan apa yang hendak Anda capai di tahun 2002 ini. Bila Anda sudah menyiapkannya, akan lebih mudah bagi Anda untuk membuat rencana keuangan sederhana untuk bisa mencapainya. Berikut ini adalah beberapa tips yang mungkin berguna buat Anda pada Tahun 2002 ini:

  1. Perbaiki kebiasaan keuangan Anda.

    Mulai sekarang, kenapa Anda tidak coba memperbaiki kebiasaan keuangan Anda? Dari pengalaman saya menghadapi klien, saya menemukan bahwa pada dasarnya, kebiasaan keuangan seseorang bisa dibagi menjadi 3 kategori. Di bawah ini adalah ketiga kategori tersebut, dan apa yang sebaiknya Anda lakukan terhadap masing-masing kategori tersebut :

    • Pemboros

      Orang yang pemboros cenderung memiliki pengeluaran yang lebih besar daripada penghasilannya. Seberapapun besarnya penghasilan, tetapi kalau memang dasarnya Anda pemboros, pasti pengeluaran Anda akan selalu lebih besar daripada penghasilan Anda. Nah, di Tahun 2002 ini, coba perbaiki kebiasaan keuangan Anda. Mulailah dengan membatasi pengeluaran Anda agar bisa menyamai penghasilan Anda. Sesuaikan gaya hidup Anda dengan penghasilan Anda, tidak perlu gengsi.

    • Pengelola

      Jika Anda termasuk kategori pengelola, di mana Anda selalu bisa menyamai pengeluaran Anda dengan penghasilan Anda. Berapa pun penghasilan Anda, Anda selalu bisa berusaha supaya pengeluaran Anda tidak melebihi pengeluaran Anda. Bagus sekali, karena dengan demikian Anda sudah bisa mengelola pengeluaran Anda agar tidak melebihi penghasilan Anda.

      Namun demikian, mungkin pada Tahun 2002 ini sudah saatnya Anda memikirkan untuk menaikkan penghasilan Anda. Bagaimana caranya? Saya sudah pernah membahasnya pada artikel-artikel saya sebelumnya. Salah satu caranya adalah dengan mencari penghasilan tambahan dengan memanfaatkan keterampilan Anda atau membuka usaha sampingan.

    • Penabung

      Kategori ketiga adalah kategori penabung. Anda yang termasuk golongan ini selalu bisa menabungkan sebagian dari penghasilan Anda. Dengan demikian, perlahan-lahan Anda bisa dipastikan akan bertambah makmur dari tahun ke tahun. Saya ucapkan selamat bila memang demikian.

      Tahun 2002 ini, alangkah baiknya bila Anda mulai mencoba untuk belajar mengenai investasi lain di luar investasi seperti tabungan dan deposito. Cobalah belajar mengenai investasi lain yang sedikit lebih berisiko tetapi memiliki potensi keuntungan yang memang bisa lebih besar daripada tabungan dan deposito. Tapi ingat, pelajari dulu investasinya, barulah setelah itu Anda bisa masuk ke situ. Risiko investasi bisa ditekan kalau Anda memang menguasai seluk beluknya.



  2. Buatlah garis Start

    Pada awal tahun seperti ini, ada baiknya bila Anda mengetahui di mana posisi keuangan Anda sekarang. Caranya adalah dengan membuat sebuah neraca keuangan. Mudah kok membuatnya. Apa yang harus Anda lakukan adalah dengan mendaftarkan aset-aset apa saja yang Anda miliki seperti tabungan, deposito, mobil rumah, atau apapun itu. Lalu tuliskan juga berapa nilainya dalam rupiah.

    Setelah itu, lakukan hal yang sama, tetapi kali ini adalah dengan membuat daftar dari hutang-hutang Anda, seperti hutang rumah kepada bank, kartu kredit, dan sebagainya. Lalu tuliskan juga berapa jumlah hutang tersebut masing-masing dalam rupiah. Terakhir hitung seberapa kaya Anda, dengan cara mengurangi Total Harta dengan Total Hutang Anda.

    Di situlah Garis Start Anda. Dari situ, coba lihat langkah apa yang bisa dilakukan di tahun 2002 ini untuk menambah kekayaan Anda. Apapun itu, ada satu langkah yang saya sarankan: fokuskan diri Anda untuk memiliki aset atau harta yang nilainya menaik dalam jangka panjang, atau bisa memberikan penghasilan kepada diri Anda kelak.


  3. Buat strategi keuangan

    Apakah di Tahun 2002 ini anak Anda akan lahir, atau baru mau masuk sekolah atau bahkan sudah mau menikah, semuanya tentu memerlukan uang. Karena itu, coba data kembali hal-hal apa saja yang akan terjadi di tahun 2002 ini (yang memang sudah menjadi tujuan Anda atau memang tidak bisa dihindari untuk terjadi). Lalu hitung berapa dana yang dibutuhkan untuk itu. Setelah itu, cari cara untuk mempersiapkan dananya. Bila memang tidak memungkinkan bagi Anda untuk mencapai kesemuanya sekaligus dalam tahun ini, kurangi beberapa.


  4. Lindungi Harta Keluarga Anda

    Lindungi harta keluarga Anda. Bila Anda sudah memiliki rumah, mengapa tidak mengasuransikannya? Dengan mengasuransikan rumah Anda, berarti Anda tidak perlu mengalami shock keuangan yang berat ketika terjadi musibah kebakaran, misalnya.

    Bila Anda bekerja dan secara rutin selalu memberikan nafkah bagi keluarga Anda, maka Anda merupakan harta bagi keluarga Anda. Karena kalau Anda tidak ada, maka keluarga Anda akan mengalami masalah keuangan untuk membiayai kebutuhan hidupnya. Di sini, ada baiknya bila Anda memiliki asuransi jiwa yang memiliki uang pertanggungan yang cukup untuk bisa menggantikan nafkah biaya hidup keluarga bila Anda meninggal dunia. Bagaimana?


  5. Jangan Tunda Lagi

    Kalau Anda masih punya kebiasaan menunda melakukan sesuatu dengan mengatakan, "Tahun depan sajalah". Di Tahun 2002 ini cobalah untuk tidak menunda lagi, karena ini sudah "tahun depan". Jika Anda berniat menabung atau berinvestasi, lakukan segera.

    Menunda berarti akan menambah jumlah yang harus Anda tabung. Misalkan saja Anda ingin mempersiapkan sejumlah dana untuk anak Anda masuk sekolah 5 tahun mendatang. Bila Anda menabung sekarang, maka jumlah yang harus Anda tabung setiap bulan tidak akan terlalu berat.

    Tapi bila Anda menunda selama ­ katakan ­ setahun saja, maka jumlah yang harus Anda tabung per bulan akan menjadi lebih besar. Ini mudah dipahami mengingat bahwa persiapan Anda menjadi lebih pendek, bukan lagi 5 tahun tetapi menjadi 4 tahun.

    Begitu pula dengan asuransi. Jika rumah Anda satu-satunya belum diasuransikan padahal sebenarnya Anda mampu membayar Premi Asuransi-nya, ya lakukan saja segera. Ini karena mungkin saja (mudah-mudahan tidak) rumah Anda bisa mengalami musibah besok, entah itu kebakaran atau apapun namanya. Jangan sampai jerih payah Anda selama ini hilang hanya gara-gara Anda menunda mengasuransikannya. Ya, menunda memang enak. Tapi akibatnya tidak selalu enak.

Mudah-mudahan tips-tips keuangan diatas bisa berguna untuk Anda di Tahun 2002 ini. Selamat Tahun Baru.


kembali

Peta Situs | Berita Terbaru | Surat | Hubungi Kami
Undang Kami | Kamus Keuangan | Referensi


© 2000 Safir Senduk & Rekan