INGIN BUKA
SALON DAN BUTIK

Dikutip dari Tabloid NOVA No. 751/XV

Bapak Safir yang terhormat,

Saya seorang ibu rumah tangga yang ingin membuka usaha. Namun sebelumnya saya ingin petunjuk dari Bapak tentang bagaimana cara memulainya. Adapun jenis usaha yang saya inginkan adalah salon dan butik. Terus terang saya belum punya pengalaman di situ. Pertanyaan saya adalah:

  1. Bagaimana memilih tempat yang pas?
  2. Bagaimana perincian biaya yang mesti saya keluarkan?
  3. Bagaimana cara mendapatkan barang-barang yang saya perlukan?
  4. Berhubung saya memakai pegawai, bagaimana sistem penggajiannya? Sistem persentase atau gaji tetap?
Saya minta saran karena sebelumnya sudah pernah membuka usaha bengkel sepeda motor tanpa perencanaan matang. Bengkel itu masih jalan tapi pemasukannya tidak memadai dibanding gaji pegawai yang harus dibayar. Terima kasih atas bantuannya.

W - Bandung


Jawab:

Ibu W di Bandung,

Saya sangat kagum dengan kemauan kuat Anda untuk merintis usaha baru dan pantang menyerah, walau usaha sebelumnya kurang berhasil. Jika Anda belum berpengalaman, saya sarankan untuk tidak segan bertanya/berkonsultasi pada mereka yang lebih berpengalaman atau ahli di bidang usaha tersebut.

Berikut ini jawaban saya untuk pertanyaan Anda:

  1. Memilih tempat tentu harus disesuaikan jenis usaha. Perhatikan adakah usaha sejenis di dekat lokasi tersebut, seberapa besar kemungkinan calon konsumen melewatinya, juga jarak dengan rumah Anda mesti dipertimbangkan. Yang pasti, pilihlah tempat yang strategis, dalam arti mudah dijangkau calon konsumen.

  2. Biaya yang mesti disiapkan pada intinya ada dua. Pertama adalah biaya tetap, yaitu biaya yang harus Anda keluarkan secara tetap, tidak bergantung pada operasional usaha. Contohnya, biaya untuk tempat dan alat-alat. Kedua adalah biaya variabel atau biaya operasional, yaitu biaya yang tergantung dari operasional usaha Anda. Seperti bahan-bahan jualan maupun gaji pegawai. Untuk memulai usaha yang baru, yang harus Anda siapkan adalah biaya tetap dan biaya operasional selama beberapa bulan, sampai usaha tersebut mampu berjalan lancar dan mampu menutup sendiri biaya operasional.

  3. Biasanya ada toko atau perusahaan khusus yang memasok/menjual alat-alat maupun bahan-bahan kebutuhan salon atau butik. Di sinilah Anda harus bertanya kepada mereka yang sudah berpengalaman, di mana biasanya mereka membelinya dan berapa perkiraan biayanya, agar Anda bisa membuat perencanaan biaya.

  4. Untuk pegawai yang memiliki keahlian, saya sarankan pola bagi hasil. Di mana ia bertindak sebagai pengelola dan Anda sebagai pemilik. Dengan begitu, Anda tidak usah terlalu repot menangani hal-hal teknis yang tidak Anda kuasai. Dia sendiri akan berusaha sungguh-sungguh karena pendapatannya akan bergantung pada hasil usahanya. Adapun untuk pegawai biasa, Anda dapat membayarnya dengan gaji tetap sesuai jam kerja.

Khusus untuk bengkel, montir itu dapat Anda gaji dengan sistem kombinasi. Yakni gaji tetap untuk uang makan dan transpor, plus gaji berdasar persentase dari jasa perbaikan yang Anda terima. Untuk pegawai lainnya, semisal pegawai administrasi, diberikan upah tetap sesuai dengan beban kerjanya. Selamat berusaha dan semoga sukses.




kembali

Peta Situs | Berita Terbaru | Surat | Hubungi Kami
Undang Kami | Kamus Keuangan | Referensi


© 2000 Safir Senduk & Rekan