Dikutip dari Tabloid NOVA No. 828/XVI
Selamat Tahun Baru. Ya, tahun baru memang identik dengan segala sesuatu yang baru, entah itu materi yang baru, ide yang baru atau bisa juga rencana baru. Sebenarnya bapak-ibu, yang namanya 'waktu' tidak mengenal batasan lho, entah itu batasan hari, bulan, atau tahun. Setiap saat sebetulnya sama saja, tapi biasanya manusialah yang membuat batasan itu. Gunanya sih, katanya, adalah untuk mengevaluasi langkah-langkah yang pernah kita lakukan. Sebagai contoh ya itu tadi, biasanya setiap akhir tahun (batasnya biasanya pada 31 Desember) orang akan mengevaluasi langkah-langkah yang pernah mereka lakukan, dan merencanakan apa saja yang akan mereka lakukan untuk tahun berikutnya.
Nah, bicara perencanaan, tidak bisa dihindari bahwa salah satu hal yang perlu direncanakan dan kalau perlu diperbarui adalah segala hal yang berhubungan dengan masalah keuangan dalam keluarga Anda. Masalah yang satu ini memang tidak akan ada habisnya dibahas, karena perencanaan keuangan adalah bagian dari perencanaan hidup. Pertanyaannya sekarang, sudahkah Anda merencanakan keuangan Anda untuk tahun 2004 ini? Kalau sudah, apakah rencana itu mencakup semua hal yang dalam keuangan Anda? Tetapi kalau belum, maka saya telah menyusun sejumlah hal yang perlu Anda lakukan di tahun 2004 ini.
Nah, bila Anda termasuk salah satu yang mempunyai utang, terutama untuk tujuan yang konsumtif, maka hal terpenting yang harus Anda lakukan adalah melunasi utang Anda secepat mungkin. Semakin lama Anda menunda semakin banyak uang Anda yang
digunakan untuk membayar bunganya.
Banyak alternatif yang bisa digunakan untuk membayar utang Anda, walaupun saat ini Anda belum bisa melunasi seluruhnya. Bagi Anda yang berutang pada bank, sebaiknya Anda melihat lagi cicilan utang yang harus Anda bayar tiap bulan. Apakah sebenarnya Anda mampu membayar cicilan yang lebih besar daripada sekarang? Bila jawaban Anda ya, coba lihat apakah Anda bisa menegosiasikannya kepada bank agar Anda bisa memperbesar cicilan utang Anda sekaligus memperpendek jangka waktu pembayarannya. Jangka waktu yang panjang hanya akan membuat uang Anda habis untuk membayar bunganya. Saya selalu menyamakan pembayaran bunga ini dengan kalau tangan Anda tertusuk benda tajam sehingga berdarah. Kalau darah Anda keluar terus dan luka Anda tidak diperban, maka darah Anda akan keluar terus. Akibatnya, lama-lama Anda akan jadi lemas. Nah, bunga utang, bisa disamakan dengan perdarahan yang Anda alami kalau Anda tertusuk benda tajam. Kalau tubuh Anda bisa lemas karena terlalu banyak darah Anda yang keluar, maka keuangan Anda juga bisa 'lemas' karena terlalu banyaknya bunga utang yang mungkin harus Anda bayar.
Apalagi dengan turunnya suku bunga kredit selama tahun 2003 kemarin, cobalah untuk tidak berdiam diri bila utang Anda masih tinggi bunganya. Banyak orang-orang pintar mengatakan bahwa penurunan bunga ini akan tetap bertahan di tahun 2004. Oleh karena itu, banyak lembaga penyalur kredit yang bisa menawarkan bunga kredit lebih rendah dari utang Anda sekarang. Nah, buat Anda yang berutang dengan bunga yang masih tinggi, kalau perlu, segeralah lunasi seluruh utang dan bunganya yang masih tersisa. Bila Anda belum sanggup, mungkin Anda juga bisa mencoba cara lain, seperti mencari pinjaman lain - entah dari kantor atau orang tua atau koperasi karyawan - yang bunganya lebih rendah dari bunga utang Anda sekarang. Jangka waktu kreditnya juga sebaiknya jangan terlalu lama atau terlalu cepat. Sesuaikan saja dengan kemampuan Anda membayar cicilannya.
Mungkin Anda ingin mempunyai rumah sendiri 5 tahun lagi atau ingin menyekolahkan anak di universitas swasta. Itu semua tentu butuh uang yang cukup untuk mewujudkannya.
Sisihkan dulu paling tidak sebesar 10 - 30 % dari penghasilan Anda untuk ditabung sebelum digunakan untuk keperluan lain. Simpan di rekening terpisah, jangan disatukan dengan rekening untuk pengeluaran rutin. Sebaiknya tidak perlu membuat kartu ATM-nya agar Anda tidak tergoda untuk mengambil.
Pelajari juga berbagai jenis investasi yang akan berkembang di tahun 2004 ini. Banyak orang-orang pintar di bidang ekonomi mengatakan bahwa produk-produk investasi seperti reksadana pendapatan tetap, produk tabungan dan deposito bank syariah akan berkembang lebih baik lagi di Tahun 2004. Jangan ragu juga untuk mendatangi customer service di bank-bank Anda untuk menanyakan mengenai produk-produk apa yang mungkin cocok dengan kondisi keuangan Anda. Atau, Anda juga bisa terus menyimak rubrik ini, siapa tahu di nomor-nomor mendatang ada pembahasan mengenai produk-produk investasi yang mungkin cocok untuk Anda.
Pertanyaannya sekarang, mana alternatif yang lebih baik, kredit lewat bank atau lewat perusahaan pembiayaan seperti ini? Jawabannya relatif. Semuanya tergantung dari besarnya bunga yang diberikan, jangka waktu cicilan,dan syarat-syarat pengajuan aplikasi kredit. Carilah bank atau perusahaan pembiayaan yang dapat memberikan kredit yang paling sesuai dengan kondisi keuangan Anda. Jadi, kalau Anda sudah lama menginginkan rumah atau kendaraan, tahun 2004 ini tidak ada alasan lagi bagi Anda untuk menundanya, kan?
Alternatif pertama, bagi Anda yang menjadi karyawan adalah naik gaji atau naik jabatan. Cobalah memberi target untuk karier Anda di tahun yang baru ini. Minimal salah satu dari kedua hal tersebut terwujud, entah itu naik gaji atau naik jabatan.
Kedua, Anda juga bisa memulai suatu usaha atau bisnis, meskipun kecil-kecilan, yang penting bisa menambah penghasilan Anda. Cobalah menggali informasi mengenai kiat-kiat membuka usaha melalui buku, training, seminar, internet, atau Anda bisa berkonsultasi dulu dengan orang yang lebih ahli dan sudah pernah membuka usaha.
Alternatif lain yang bisa Anda lakukan juga adalah ikut MLM atau multilevel marketing. Memang sih, awalnya mungkin akan sulit. Tapikan tidak ada yang mustahil bila kita mau berusaha? Buktinya sudah banyak orang yang sukses karena ikut MLM. Apalagi ikut MLM tidak memerlukan biaya yang besar.
Nah Bapak Ibu, mudah-mudahan 4 hal di atas bisa membantu Anda agar dapat lebih baik lagi merencanakan keuangan di Tahun 2004 ini. Sukses untuk Anda.
Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan meninjau kembali utang-utang Anda. Oke, bicara utang, kita tidak bisa pungkiri bahwa kebiasaan berutang memang sudah menjamur. Tidak hanya di Indonesia lho, di sejumlah negara maju pun budaya seperti ini sudah menjangkiti hampir setiap orang. Berutang memang tidak bisa dibilang salah, apalagi bila utang tersebut dipakai untuk meluaskan usaha atau untuk cicilan rumah dan kendaraan. Yang harus diwaspadai adalah bila Anda berutang untuk membiayai gaya hidup Anda yang kelewat konsumtif. Sekali lagi hal ini menuntut kedisiplinan diri agar tidak masuk ke jebakan gaya hidup yang melampaui kemampuan Anda.
Hal berikutnya yang harus Anda lakukan adalah dengan mulai menabung. Sisihkan gaji atau penghasilan Anda per bulannya untuk ditabung. Memang kedengarannya klise, tapi tabungan ini kegunaannya bisa bermacam-macam lho, entah untuk situasi darurat atau untuk masa depan Anda dan anak-anak. Menabung juga perlu agar Anda bisa mewujudkan rencana-rencana yang lain lho.
Sekaranglah saat yang paling tepat bagi Anda yang mau mencicil rumah atau kendaraan idaman. Kenapa begitu? Karena bunga kredit yang ringan. Iya dong, dengan turunnya suku bunga tabungan, secara tidak langsung suku bunga kredit juga turun. Dan kemungkinan besar keadaan ini masih akan berlanjut di tahun 2004.
Nah, dengan alasan ini juga, bisnis-bisnis pembiayaan mulai menjamur. Bila Anda ke mal sekarang ini, banyak barang-barang seperti mobil dan elektronik yang dipamerkan dimana para produsennya bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan pembiayaan untuk membantu konsumen yang ingin membeli secara kredit.
Jujur, kalau Anda ditanya, apakah Anda puas dengan penghasilan yang Anda dapat sekarang, biasanya sebagian besar dari Anda akan menjawab tidak. Lalu alternatif apa saja yang bisa Anda lakukan agar penghasilan Anda bisa bertambah? Ada beberapa pilihan yang bisa Anda lakukan.
Peta Situs |
Berita Terbaru |
Surat |
Hubungi Kami
Undang Kami |
Kamus Keuangan |
Referensi