MEMILIH PERUSAHAAN REKSADANA
Oleh: Ahmad Gozali

Dikutip dari Harian Republika, Mei 2004

Bapak Ahmad Gozali Yth,

Saya seorang mahasiswa yang sangat tertarik dengan reksadana. Saya ingin menginvestasikan uang saya di perusahaan reksadana, tapi saya sangat bingung ingin berinvestasi di perusahaan reksadana yang mana? Mohon petunjuk Anda, perusahaan reksadana mana yang bisa saya percayai untuk menginvestasikan uang saya. Pertanyaan kedua, kalau kita berinvestasi di reksadana, setelah mengeluarkan investasi awal, apakah harus berinvestasi secara rutin tiap bulannya? Atau terserah mau investasi setiap berapa bulan sekali, atau bahkan random (tak ada batasan waktu). Misalnya, ada investasi tiap bulan, apakah investasinya ditentukan atau terserah kita? Terima kasih banyak atas perhatian dan jawabannya.

Edhi Yuwono




Jawab:

Reksadana, dalam istilah saya, adalah investasi berjamaah. Yaitu suatu model investasi tempat Anda berinvestasi secara berjamaah dengan para investor lain dan imam. Imam dalam reksadana ini disebut sebagai manajer investasi. Dialah yang memiliki keputusan dalam melaksanakan strategi investasi. Kalau Anda bertanya, investasi ke perusahaan reksa danamana sebaiknya. Tentunya pilihannya sama ketika menentukan siapa yang paling pantas untuk menjadi imam dalam shalat. Dalam perusahaan reksadana, terdapat suatu tim manajer investasi yang menentukan baik buruknya kinerja suatu reksadana. Hal inilah yang menjadi pertimbangan dalam menentukan perusahan reksadana, yaitu yang memiliki tim manajer investasi terbaik.

Kriteria pertama untuk menentukan manajer investasi yang baik adalah yang pengetahuannya paling luas akan dunia investasi. Karena manajer investasi yang nantinya akan mengambil kebijakan dalam investasi seluruh jamaah, maka tentunya sang imam tadi harus memiliki pengetahuan yang luas akan dunia investasi agar bisa memberikan keuntungan yang besar seperti yang diinginkan oleh para jamaah investor. Kriteria kedua adalah dengan melihat kompetensi pribadi para manajer investasi. Coba teliti dengan baik nama-nama para manajer investasi tersebut, mungkin ada sebagian yang sudah Anda dengar mengenai catatan baik atau catatan buruknya. Istilah kerennya, pelajari track record-nya.

Kriteria ketiga, yaitu dengan melihat senioritas, atau seberapa banyak pengalaman sang manajer investasi dalam dunia keuangan, khususnya investasi. Ketiga kriteria tersebut bisa Anda pelajari dari prospektus reksadana yang bersangkutan. Karena tiap prospektus mencantumkan profil manajer investasi mereka. Tapi, sebagai orang awam, mungkin akan menjadi terlalu sulit bagi kita untuk menilai personil para manajer investasi karena tidak mengenal sama sekali para manajer investasi tersebut. Dalam hal ini kita bisa menilai mereka dari kinerja masa lalu reksadana yang bersangkutan. Untuk mudahnya lihat saja grafik perkembangan harga Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksadana yang bersangkutan.

Sedangkan mengenai frekuensi investasinya, terserah masing-masing investor. Anda bisa investasi secara periodik bulanan atau pekanan. Atau bisa juga dilakukan secara tidak rutin, kapanpun Anda memiliki kelebihan uang untuk diinvestasikan. Yang dibatasi adalah jumlah minimal setiap kali berinvestasi. Ada perusahaan reksa dana yang mematok minimal investasi Rp 250 ribu dan ada juga yang hanya mematok jumlah minimal sebesar Rp 100 ribu setiap kali berinvestasi. Nah, Mas Edhi, sudah jelas kan. Pilih orang yang terbaik, atau pilih yang kinerjanya paling baik. Mengenai jumlah investasinya, terserah Anda saja.


kembali

Peta Situs | Berita Terbaru | Surat | Hubungi Kami
Undang Kami | Kamus Keuangan | Referensi


© 2000 Safir Senduk & Rekan