Dikutip dari Tabloid FIKRI
Assalamualaikum Pak Gozali,
Saya wanita pekerja umur 23th, dan masih single. Walau dengan gaji yang tak seberapa, Alhamdulillah saya bisa menyisihkan pendapatan secara rutin setiap bulannya dari gaji yang saya terima.
Walaupun saya masing single, tapi saya ingin sekali punya simpanan untuk menyiapkan dana pendidikan untuk anak-anak saya kelak.
Karena saya membayangkan bahwa biaya pendidikan naik terus dari tahun ke tahun, kalau disiapkan sejak sekarang kan bisa lebih baik.
Bagaimana menurut bapak kalau untuk saya lebih baik saya ikut Tabungan
Pendidikan atau Asuransi Pendidikan?
Tolong Saran Bapak,Terima Kasih
Wenny
Jawab:
Mba Wenny yang disayang Allah, Alhamdulilah Anda sudah banyak memikirkan
untuk masa depan. Bukan cuma untuk Anda sendiri tapi juga untuk anak Anda
kelak.
Fungsi dari tabungan pendidikan dan asuransi pendidikan adalah untuk
mempersiapkan dana pendidikan untuk buah hati Anda. Agar jika pada saatnya
nanti ia masuk sekolah atau kuliah, dananya sudah siap. Untuk bisa
menyiapkannya dengan baik, diperlukan beberapa asumsi. Diantara yaitu asumsi
hasil investasi yang bisa didapat, setoran dana yang bisa Anda siapkan,
perkiraan biaya pendidikan nanti, dan tentunya perkiraan waktu kapan dana
itu akan digunakan.
Sekarang Anda belum memiliki seorang anak, maka Anda belum bisa menentukan
waktu yang tepat dan perkiraan dana pendidikan yang akan dibutuhkan. Namun
jika Anda ingin mempersiapkannya dari sekarang, tidak mengapa, malah itu
akan lebih baik.
Tapi karena Anda belum menikah, maka Asuransi Pendidikan dan Tabungan
Pendidikan tidak saya sarankan. Karena kalau mengambil Asuransi Pendidikan
atau Tabungan Pendidikan, maka Anda harus tetap membayar premi asuransi.
Padahal Anda sebenarnya tidak membutuhkan premi proteksi yang harus tetap
Anda bayarkan jika Anda mengambil Asuransi Pendidikan atau Tabungan
Pendidikan di bank.
Untuk mempersiapkan dana pendidikan, saya sarankan agar Anda menabung saja
di produk investasi yang lain yang memberikan hasil optimal namun tanpa
dibebani premi proteksi yang tidak Anda butuhkan. Misalnya dengan deposito
di bank, atau Reksa Dana.
Peta Situs |
Berita Terbaru |
Surat |
Hubungi Kami
Undang Kami |
Kamus Keuangan |
Referensi