Dikutip dari Tabloid NOVA No. 765/XV
Pak Safir yang terhormat,
Saya menyewa sebuah toko per tahun 15 juta di pusat pertokoan. Rencana saya adalah berdagang baju bayi dan perlengkapannya. Untuk biaya dekor sederhana diperlukan 7-jutaan rupiah. Perkiraan modal barang (isi yang hendak diperdagangkan) 20 jutaan. Berarti modal yang saya keluarkan kurang lebih Rp 42 juta.
Pak, saya hanya lulusan SMP, saya minta Pak Safir memberi petunjuk bagaimana mengelola sebuah toko. Bagaimana pengaturan keuangannya, berapa persen untung saya? Juga bagaimana pengadaan barang dan sebagainya? Apabila saya memakai jasa pramuniaga, apakah pramuniaga tersebut boleh mengetahui modal saya? Dan berapakah gaji seorang pramuniaga sekarang ini?
LTL - Jakarta
Ibu LTL di Jakarta,
Ada dua hal yang saya sarankan untuk pengelolaan keuangan usaha. Pertama, keuangan harus tercatat. Sedangkan yang kedua, harus terpisah.
Tercatat dalam arti, Anda melakukan pembukuan yang baik. Dengan adanya pembukuan, Anda bisa melakukan evaluasi akan kinerja usaha Anda. Tentu saja tidak perlu dibukukan dengan sistem akuntansi yang rumit, cukup catatan sederhana saja.
Kemudian juga sebaiknya hal itu Anda lakukan terpisah, yaitu pisahkan antara keuangan pribadi dan keuangan usaha Anda. Jangan dicampur aduk. Ini dimaksudkan agar Anda tidak kebingungan, ke mana saja larinya hasil usaha. Karena terkadang ada yang usahanya cukup maju, namun uangnya habis dipakai sendiri untuk kepentingan pribadi.
Harga jual dan margin sebaiknya adalah harga yang wajar. Yaitu wajar di mana keuntungan yang Anda peroleh tidak terlalu sedikit sehingga membuat usaha Anda kurang maju, namun juga tidak terlalu banyak sehingga menyulitkan konsumen untuk membeli.
Selain itu, perhatikan juga harga pasaran wajarnya dengan cara melakukan survei ke toko-toko lain yang menjual produk yang sama.
Sedangkan untuk pengadaan barang, jangan sampai terlalu banyak sehingga lama untuk terjual padahal model pakaian sangat cepat berubah. Tapi juga jangan terlalu sedikit sehingga merepotkan Anda karena Anda jadi harus terlalu sering belanja.
Jika Anda memakai pramuniaga untuk membantu Anda, bayarlah dengan upah yang wajar dibandingkan dengan toko-toko lain di sekitar situ. Namun jika ia sudah bisa dipercaya untuk menjalankan toko dan Anda tinggal mengontrol saja, berikan juga persentase tertentu dari keuntungan.
Jika toko Anda menetapkan harga jual dengan tawar-menawar, tidak ada salahnya memberitahukan padanya modal barang dagangan dan keuntungan wajarnya, hal ini dimaksudkan supaya ia tidak menjualnya terlalu murah.
Mudah-mudahan puas ya, Bu. Saya ikut mendoakan semoga toko Anda berjalan sukses.
Peta Situs |
Berita Terbaru |
Surat |
Hubungi Kami
Jawab:
Undang Kami |
Kamus Keuangan |
Referensi