MEMILIH ASURANSI
ATAU TABUNGAN PENDIDIKAN?

Oleh: Ahmad Gozali

Dikutip dari Tabloid FIKRI Edisi 16 Th. II

Assalamualaikum wr. wb.,

Pak Gozali, saya ayah seorang putra berusia 1,5 tahun. Kelahirannya memang sangat kami nantikan. Saya tahu bahwa kami harus segera mempersiapkan masa depannya khususnya secara materi. Saat ini saya masih bingung memilih antara asuransi dengan tabungan pendidikan. Saya sudah banyak memiliki brosur dari beberapa bank mengenai asuransi pendidikan dan tabungan pendidikan. Kalau saya boleh bertanya apa sebenarnya asuransi pendidikan dan tabungan pendidikan itu? Apa keunggulan dari masing-masing produk? Berapa sebaiknya saya menyisihkan pendapatan saya setiap bulannya? Pendapatan saya sebulan sekitar Rp 1 juta.

Sunaryo
Jakarta


Jawab:

Wa'alaikumussalam wr. wb.

Kedua produk ini memiliki karakteristik yang sama. Yaitu investasi yang pengambilannya disesuaikan dengan jadwal masuk sekolah anak. Juga sama-sama memiliki fungsi proteksi. Sehingga jika terjadi risiko kematian pada Anda, maka ketersediaan dana pendidikan itu tetap terjamin.

Asuransi Pendidikan adalah asuransi yang memberikan dua fungsi (asuransi dwiguna) yaitu fungsi proteksi dan fungsi investasi. Ia memberikan fungsi proteksi dengan menanggung risiko kematian atas Anda, yaitu menjanjikan sejumlah tertentu uang jika Anda mengalami kematian. Biasanya uang pertanggungan yang diberikan disesuaikan dengan biaya pendidikan anak yang sudah disepakat dalam polis.

Asuransi ini juga berfungsi sebagai investasi dengan mengelola dan menginvestasikan sebagian premi yang Anda bayarkan. Sebagai gantinya, perusahaan asuransi akan memberikan sejumlah dana yang besarnya sudah disepakati dalam polis dan waktu pembayarannya juga dijadwal dalam polis agar sesuai dengan waktu sekolah si anak.

Sedangkan tabungan pendidikan adalah produk tabungan dari bank yang memiliki karakteristik mirip dengan asuransi pendidikan. Dengan tabungan pendidikan, Anda menabung sejumlah uang tertentu secara rutin. Besarnya tabungan bulanan Anda dihitung dari target dana pendidikan yang akan Anda ambil nantinya. Untuk menjamin ketersediaan dana pendidikan nantinya, bank bekerja sama dengan perusahaan asuransi untuk menjamin setoran Anda walaupun terjadi resiko kematian.

Berapa tabungan yang sebaiknya Anda sisihkan setiap bulannya akan bergantung dari berapa kebutuhan Anda di masa depan. Misalnya untuk Dana Pendidikan anak Anda, lakukan perhitungan berapa dana yang dibutuhkannya dan kapan akan dipakai. Lalu hitung kira-kira berapa yang harus ditabung. Lalu untuk dana cadangan buatlah dalam tabungan Anda kira-kira 3 sampai 12 kali gaji Anda.

Tidak usah memaksakan bahwa Dana Pendidikan dan Dana Cadangan itu harus terbentuk dengan segera. Sisihkan saja secara wajar sehingga tujuan menabung Anda tercapai, tanpa harus mengorbankan kehidupan Anda sekarang.


kembali

Peta Situs | Berita Terbaru | Surat | Hubungi Kami
Undang Kami | Kamus Keuangan | Referensi


© 2000 Safir Senduk & Rekan