Dikutip dari Tabloid NOVA No. 712/XIV
Bapak Safir yang terhormat,
Saya adalah penggemar rubrik Ulas Uang yang Bapak asuh. Saya sangat tertarik untuk berinvestasi dalam Reksa Dana (RD). Tapi saya masih belum jelas dalam beberapa hal. Barangkali karena saya tidak mendapatkan salah satu NOVA yang memuat artikel Reksa Dana.
Adapun yang ingin saya tanyakan :
Ny. Y - Bengkulu
Ibu Y di Bengkulu,
Berikut ini jawaban atas pertanyaan Anda.
Pada RD Saham, biasanya portofolio investasi yang ada didalamnya tidak 100% di saham, tetapi digabung juga dengan obligasi sehingga risiko turun naiknya harga (seperti pada investasi saham) bisa ditekan.
Mana yang lebih menguntungkan dari keduanya? Jawabannya relatif.Jika Anda memiliki modal yang cukup besar dan ingin berinvestasi secara optimal, mungkin membeli saham langsung akan lebih menguntungkan bagi Anda.Namun jika Anda memiliki modal yang relatif sedikit dan masih awam akan dunia investasi serta tidak mampu menanggung risiko terlalu besar, maka RD saham bisa jadi lebih menguntungkan bagi Anda.
Sebagai contoh, bila Anda ingin berinvestasi sebesar Rp 400 ribu, sedangkan harga UP saat itu adalah Rp 1.200 per UP-nya, dengan demikian Anda akan mendapatkan: Rp 400.000 : Rp 1.200 = 333,33 UP. Itulah jumlah UP yang akan Anda dapatkan.
Saya tidak tahu secara pasti apakah ada perusahaan RD atau agennya yang beroperasi di propinsi Anda. Namun itu bukan masalah, karena di mana pun Anda berada di seluruh Indonesia, Anda bisa menelepon perusahaan Reksa Dana (yang setahu saya semuanya berkantor pusat) di Jakarta, dan minta agar mereka mengirimkan brosur, prospektus, formulir pendaftaran dan formulir pembelian Unit Penyertaan ke alamat Anda. Selanjutnya, Anda bisa mendaftar dan membeli unit penyertaan tersebut dengan mem-fax atau mengirimkan formulir-formulir yang diperlukan ke perusahaan Reksa Dana melalui pos, dan memberikan uangnya melalui transfer bank.
Sedangkan keuntungan yang kedua adalah dari pembagian uang tunai, namun yang kedua ini biasanya hanya untuk RD saham saja dan - biasanya juga - tiap perusahaan RD punya kebijakan pembagian uang tunai yang berbeda. Ada pembagian uang tunainya dilakukan sekali dalam setahun, tetapi ada juga yang dua kali setahun. Jadi, keuntungan pertama hanya Anda dapatkan kalau Anda menjual kembali UP Reksa Dana Anda, dan keuntungan kedua akan Anda dapatkan sekali atau dua kali dalam setahun, tergantung kebijakan perusahaan Reksa Dana Anda.
Kelemahan lain dari RD bila dibanding deposito biasa adalah risikonya yang lebih besar dibandingkan dengan deposito/tabungan (tetapi jangan lupa bahwa secara umum, investasi yang memiliki risiko yang lebih besar biasanya juga menawarkan potensi keuntungan yang lebih besar juga).
Terima kasih sebelumnya.
Jawab:
Demikian penjelasan kami. Bila Anda tak sempat membaca semua penjelasan tentang RD di NOVA yang lalu, silakan saja lihat www.tabloidnova.com di internet, lalu klik "Cari Artikel" . Setelah halaman baru terbuka, ketikkan saja "reksa dana" sebagai kata kunci untuk mencari artikel-artikel yang berkaitan dengan RD.
Peta Situs |
Berita Terbaru |
Surat |
Hubungi Kami
Undang Kami |
Kamus Keuangan |
Referensi