Dikutip dari Tabloid NOVA No. 914/XVIII
Pak Senduk yang terhormat,
Gatot HP
Jawab:
Halo Pak,
Saya mengerti kesulitan yang Bapak alami. Jujurhal ini jugabanyak dialami oleh para pengusaha kecil lainnya. Jadi, pertanyaan Anda sebetulnya sangat mewakili keresahan mereka juga.
Keinginan pengusaha untuk menambah modal seringkali bukan karena mereka betul-betul membutuhkan tambahan modal, tapi karena usaha yang mereka miliki bermasalah. Jika bisa diatasi dengan baik, maka tak perlu tambahan modal. Jadi buat apa menambah modal kalau usaha sudah jalan dengan baik dan memberikan pemasukan yang lumayan.
Contohnya, banyak pengusaha yang terkena masalah-masalah yang itu-itu saja. Seperti terlalu banyak stok barang, tidak bisa menarik piutang, atau yang lebih parah lagi mereka menggunakan uang di laci perusahaan untuk keperluan pribadi. Ini sih, usaha untung tapi pengelolaan yang amburadul.
Tapi saya yakin Anda bukan tipe pengusaha seperti itu. Cuma saya menyarankan, coba lihat lagi apakah usaha Anda memang betul-betul membutuhkan tambahan modal atau
tidak. Siapa tahu usaha Bapak bukan membutuhkan tambahan modal, tapi hanya membutuhkan pembetulan di sana-sini sehingga uang yang masuk ke usaha Anda yang tadinya seret bisa jadi lebih lancar.
Tapi setelah dihitung matang-matang, Anda memang butuh dana segar, maka saya sarankan Anda cari informasi di beberapa bank, seperti ABN-AMRO, Citibank, Standard Chartered. Mereka bisa mengucurkan kredit tanpa agunan, bahkan bisa sampai 100 juta lo. Memang sih, bunga yang ditawarkan juga besar, tapi kalau usaha Anda bisa dapat profit di atas bunga bank tersebut maka pinjaman ini sangat membantu.
Tapi sebelum mengucurkan dana, mereka tentu akan melakukan survei terlebih dulu. Bagaimana kemampuan Anda dalam membayar pinjaman tersebut. Jadi, belum tentu Anda bisa dapat juga pinjaman itu.
Jadi, selain ambil kredit, enggak ada salahnya juga kalau Anda mencoba melakukan alternatif lain dalam mendapatkan dana segar itu, seperti melakukan kerja sama dengan pihak lain. Cari pihak lain yang mau menanamkan modal pada usaha Anda. Sebagai imbalan mereka akan mendapatkan bagi hasil dari usaha Anda. Banyak, lo, usaha kecil yang menjadi mitra dari perusahaan modal ventura.
Anda juga bisa melihat ke dalam. Siapa tahu ada aset kurang produktif di perusahaan Anda yang bisa dijual. Misalnya, Anda punya usaha kerajinan yang memiliki 3 kendaraan jenis pick up. Coba ditimbang-timbang bagaimana jika yang dipakai 2 mobil saja. Bisa jalan enggak? Kalau bisa, satu mobil bisa dijual untuk modal usaha. Atau, mungkin Anda punya bahan baku sisa produksi yang tidak bisa digunakan lagi. Kalau sekiranya masih bisa dijual, sebaiknya dijual ke yang membutuhkan.
Ini hanya contoh. Jawaban ini juga hanya sebagai referensi. Semua tergantung situasi dan kondisi yang Anda alami. Sukses untuk usaha Anda dan salam untuk teman-teman di Yogya.
Salam.
Saya seorang pengusaha kecil di Yogya. Saya sedang butuh tambahan modal untuk usaha saya. Untuk mengajukan kredit ke bank saya terbentur pada masalah agunan. Saya sudah mengajukan kredit yang pertama dengan agunan, sedangkan untuk tambahan modal ini saya sudah tidak punya agunan untuk pengajuan kredit lagi. Kira-kira apa yang harus saya tempuh? Terima kasih
Merupakan suatu kebanggaan bagi saya mendapat pertanyaan yang baik dari salah satu pengusaha yang eksis di Indonesia.Tidak mudah,lo, Pak, hari gini menjalankan usaha, walaupun skalanya kecil sekalipun. Mudah-mudahanan Anda adalah orang yang memang tangguh dalam menjalankan usaha.
Tapi yang mengejutkan, banyakdiantara para pengusaha kecil yang saya tangani yang katanya menginginkan modal tambahan, setelah dilihat-lihat, mereka sebenarnya belum atau bahkan tidak memerlukan tambahan modal sama sekali.
Safir Senduk
Perencana Keuangan
Peta Situs |
Berita Terbaru |
Surat |
Hubungi Kami
Undang Kami |
Kamus Keuangan |
Referensi