Dikutip dari CBN CyberSHOPPING
Yeti Herlina --- bandung
Saya menggunakan kartu kredit untuk modal usaha (bergerak di AMDK). Karena kesalahan saya akhirnya saya mengalami kerugian (2 bulanan di mana saya tidak sanggup membayar tagihan. Tapi baru satu bulanan ini saya mulai mengalami kemajuan tapi belum seberapa.
Masalahnya, saya tidak sempat menulis surat ke bank penerbit mengenai ketidakmampuan saya membayar. Dan saat ini saya dan keluarga diteror dengan debt collector.
Gimana caranya saya memberitahu ke bank kalo saya bisa membayar pada bulan ke-3 atau 4? Saat ini saya pusing mikirin... saya enggaa pernah ngalami begini & saya bekerja tiap senin s/d minggu dari jam 7.30 s/d 20.00. Saya ikut dalam mobil untuk jualan dari 1 toko ke toko lain lain. Jadi saat mereka nelpon saya dalam keadaan benar-benar capek. Dan itu membuat saya marah.
Tolongin saya yach untuk mencari pemecahaannya. Saya benar-benar membutuhkan sarannya.
Halo Bu Yeti yang sedang pusing. MMudah-mudahan saran-saran saya bisa membantu Anda dari masalah kartu krediit macet ini.
Disatroni debt collector yang "ramah-ramah " adalah salah satu saja dari konsekuensi pembayaran tagihan kartu kredit yang macet. Siapakah orangnya yang punya niat untuk memacetkan hutangnya? Saya kira tidak seorangpun di dunia ini yang sengaja berbuat begitu. Apalagi perusahaan penerbit kartu kredit atau bank juga tidak pernah menginginkan kredit macet.
Kredit macet bukan cuma masalah Anda, tapi juga menjadi masalah banknya. Karena uang yang Anda pakai juga bukan uang mereka, tetapi milik para nasabahnya juga dan bank berkewajiban membayar bunga kepada para nasabahnya.
Saya sangat yakin bahwa Anda tidak pernah bermaksud menyusahkan siapapun. Baik pihak bank di mana Anda pernah menjalin hubungan baik sejak lama, maupun keluarga yang anda cintai. Latar belakang penggunaan kartu kredit pun dilakukan semata-mata untuk tujuan baik yaitu untuk menjalankan usaha. Segala usaha Anda justru patut dihargai.
Namun, berwirausaha tidak selalu untung, terkadang juga rugi. Dan mungkin sebelum Anda menemukan bisnis yang benar-benar memberikan keuntungan yang stabil untuk Anda. Anda mungkin masih akan menemukan kegagalan berikutnya. Pertanyaannya adalah apakah resiko gagal akan menyurutkan langkah Anda? Apakah Anda akan berhenti berwirausaha selamanya karena terlilit hutang saat ini? Tidak ada jalan lain selain maju terus. Selesaikanlah dengan baik apa yang sudah Anda mulai.
Untuk mengatasi tagihan kartu kredit yang macet ini kuncinya adalah negosiasi dengan pihak perusahaan penerbit kartu kredit atau banknya. Untuk itu, anad bisa melakukan tindakan-tindakan ssebagai berikut:
Salam,
Peta Situs |
Berita Terbaru |
Surat |
Hubungi Kami
Jawaban:
Semoga bermanfaat dan sukses untuk anda.
Mike Rini
Perencana Keuangan
Undang Kami |
Kamus Keuangan |
Referensi