Dikutip dari Tabloid NOVA No. 694/XIV
Pak Safir yang baik,
Yang kami cemaskan, nanti setelah membayar booking fee, eh, rumah kami masih belum laku juga. Sedangkan kalau menunggu laku dulu, takut rumah yang baru itu akan dibeli orang. Bagaimana ini? Ataukah sebaiknya saya tetap bertahan di rumah yang lama saja?
Sg - Jakarta
Bapak Sg di Jakarta,
Melihat situasi Anda, saya sarankan agar Anda membayar saja booking fee dari rumah yang ingin Anda pesan itu. Bersamaan itu, mulailah berusaha menjual rumah Anda. Ini karena Anda berpendapat bahwa dengan pindah ke rumah baru mungkin Anda akan bisa menghindari cicilan pada rumah lama (walaupun pada rumah baru Anda mungkin juga harus membayar cicilan). Sekaligus membantu mengurangi beban keuangan dalam keluarga Anda.
Saya tidak tahu berapa lama batas waktu Anda harus membayar uang muka yang sebesar Rp 17,3 juta setelah membayar booking fee. Tentunya makin panjang batas waktu tersebut, akan makin baik, karena Anda bisa punya kesempatan lebih lama untuk menjual rumah Anda. Pasanglah iklan penjualan rumah Anda dengan gencar di koran-koran. Bersikaplah proaktif dalam menjual rumah Anda. Mudah-mudahan dengan cara demikian rumah Anda bisa cepat terjual.
Saya ayah dari satu anak usia 7 tahun (kelas 2 SD). Saya dan istri saya bekerja sebagai PNS dengan gaji total per bulan 1,3 juta. Pengeluaran kami per bulan mencapai Rp 1.290.000, di mana Rp 300 ribu di antaranya untuk membayar cicilan rumah. Jelas, kami tidak bisa menabung. Oleh karena itu, saya berencana menjual atau mengoper kredit rumah yang sekarang kami tempati. Kami akan pindah untuk menghindari cicilan. Kebetulan di dekat rumah kami ada perumahan baru tipe 36/84, dengan harga Rp 40 juta, uang muka Rp 17,3 juta, dan booking fee Rp 250 ribu. Kami menginginkannya karena transpor ke kantor dan sekolah anak tidak berubah.
Jawab:
Peta Situs |
Berita Terbaru |
Surat |
Hubungi Kami
Undang Kami |
Kamus Keuangan |
Referensi