Dikutip dari Tabloid NOVA No. 890/XVII
Pak Safir,
Apapun jawaban Bapak, saya sudah memiliki alternatif untuk masing-masing pilihan jawaban tersebut. Misalnya, kalau Bapak bilang bahwa yang bagus adalah dengan membuka usaha, saya sudah punya alternatifnya. Tapi kalau bapak bilang bahwa yang bagus adalah dengan melakukan investasi ke produk, saya juga sudah punya alternatifnya. Terima kasih jawabannya, mudah-mudahan Bapak selalu diberkati.
Jono,
Mas Jono,
Tapi tentu saja bidang usaha ini harus dipilih dengan cermat. Karena bagaimanapun, yang namanya usaha pasti ada risikonya. Tapi, bukankah segala hal di dunia ini memang ada risikonya? Kalau Anda ingin risiko rendah, bisa memilih ke produk investasi. Tapi hasil yang mungkin bisa Anda dapatkan bisa jadi lebih kecil juga.
Dengan mengetahui kelebihan dan kekurangannya masing-masing, Anda jadi bisa lebih tahu tentang apa yang harus Anda lakukan. Karena bagaimanapun, produk investasi memiliki banyak pilihan. Mulai dari produk yang sangat rendah risiko ruginya, sampai produk yang tinggi risiko ruginya. Buka usaha pun demikian. Ada bidang usaha yang risikonya rendah, ada juga bidang usaha yang risikonya tinggi.
Saya punya usul, kenapa Anda tidak menggunakan uang tersebut untuk kedua hal itu saja? Untuk buka usaha, sekaligus berinvestasi. Dengan memilih keduanya, Anda jadi bisa membagi risiko.
Sebagai contoh, dengan uang itu, sebesar Rp 30 juta Anda gunakan untuk membuka usaha. Sedangkan sisanya yang Rp 23 juta, Anda investasikan ke produk investasi. Nah, namanya juga usaha, pastilah risikonya lebih besar daripada kalau Anda melakukan investasi ke produk kan?
Jadi, kalaupun usaha Anda merugi, Anda toh masih punya uang Rp 23 juta yang Anda investasikan ke produk investasi yang risiko ruginya lebih kecil daripada buka usaha. Bukan begitu?
Memang sih, Anda juga bisa menginvestasikan 100 persen dari uang Anda untuk buka usaha. Tapi, kalau usaha Anda rugi, takutnya nanti Anda tidak punya cadangan dana lagi dong. Tapi, kalau Anda tidak buka usaha dan memilih untuk menginvestasikan uang tersebut 100 persen ke produk investasi, memang aman sih. Hanya saja nanti pertumbuhan uang Anda lambat. Sayang kan?
Nah, Mas Jono, mudah-mudahan jawaban saya sudah cukup bisa memberi gambaran terhadap masalah Anda ya. Salam.
Salam.
Sekarang saya memiliki dana sekitar Rp 53 juta. Saya bingung, apa yang sebaiknya
saya lakukan dengan dana itu? Apakah sebaiknya saya investasikan saja dalam bentuk produk investasi, ataukah sebaiknya saya gunakan untuk usaha?
Yogyakarta
Jawab:
Pertama-tama tentunya kita harus tahu apa beda hasil yang mungkin Anda dapatkan dari masing-masing pilihan. Kalau mau jujur, buka usaha sebetulnya bisa membuat Anda mendapatkan hasil yang lebih besar lo daripada kalau dana itu hanya Anda investasikan saja ke produk.
Safir Senduk
Perencana Keuangan
Peta Situs |
Berita Terbaru |
Surat |
Hubungi Kami
Undang Kami |
Kamus Keuangan |
Referensi