INGIN KREDIT MOBIL
Oleh: Ahmad Gozali

Dikutip dari Auto Cyber Center

saya seorang kepala keluarga mempunyai 2 orang anak yg pertama masih kls 3 SD dan yg kedua TK. saya berpenghasilan antara Rp 2000000 s/d Rp 3000000 perbulan saya ingin mempunyai mobil dengan cara mencicil dan untuk uang muka saya siapkan sebesar Rp. 10000000.1. apakah saya pantas untuk mencicil mobil dengan berpenghasilan tersebut 2. mobil apa yang sesuai dengan penghasilan saya 3. kalau saya pantas untuk mencicil kira - kira berapa tahun lama angsuran
Gatot

Jawaban:

Kalau dilihat dari besarnya uang muka yang bisa Anda bayarkan, sebetulnya sudah cukup memadai. Mengingat leasing/kredit mobil biasanya menerapkan yang muka yang memang cukup rendah. Apalagi kalau ada penawaran promosi tertentu yang bisa membawa pulang mobil hanya dengan uang muka dibawah Rp 10 juta.

Namun melihat besarnya penghasilan Anda, saya rasa cukup berat bagi Anda untuk memiliki mobil sendiri walaupun membelinya dengan mencicil. Pertama, karena cicilan mobil baru yang paling murah biasanya bisa sampai di atas 2 juta per bulannya. Kecuali kalau Anda berminat untuk mencicil mobil bekas dengan besar cicilan Rp 1 juta per bulan.

Dan yang kedua, ada satu hal yang menjadi perhatian saya yaitu fluktuasi penghasilan Anda. Nampaknya fluktuasinya cukup tinggi ya pak antara Rp 2 juta - 3 juta. Sayangnya informasi yang diberikan kurang lengkap apakah penghasilan Anda berupa gaji plus komisi/bonus yang fluktuatif, atau karena adanya penghasilan tambahan diluar penghasilan pokok. Karena biasanya yang dijadikan patokan untuk menentukan kelayakan kredit adalah penghasilan rutin yang fixed.

Saran saya, coba investasikan tabungan Anda yang sejumlah Rp 10 juta tadi dalam rekening investasi yang bisa memberikan hasil memadai dengan resiko yang cukup rendah. Misalnya deposito atau reksa dana pasar uang. Sisihkan mulai sekarang setidaknya Rp 1 juta untuk menambah uang muka yang sudah ada. Ya anggap saja Anda sudah mulai mencicil dari sekarang walaupun mungkin baru tahun depan bisa mengendarainya.

Salam,
Ahmad Gozali
Perencana Keuangan


kembali

Peta Situs | Berita Terbaru | Surat | Hubungi Kami
Undang Kami | Kamus Keuangan | Referensi


© 2000 Safir Senduk & Rekan