MEMBAYAR
HUTANG KARTU KREDIT

Dikutip dari Kompas.com

Pak Safir,

saya ada problem yang ingin saya konsultasikan:

Karena kesalahan pengaturan anggaran belanja, lapar mata, terbujuk rayuan diskon dan sebagainya, maka saya harus membayar tagihan dari 3 Kartu Kredit yang total jumlah tagihannya 10 kali dari penghasilan saya sebulan. Wah, sejak saat itu saya kapok dan tidak mau berbelanja lagi dengan Kartu Kredit. Kali ini saya berniat sunguh-sungguh untuk melunasi semuanya, dan selama ini saya mencicil dengan membayar minimalnya saja. Sebenarnya sih saya masih ada kemampuan untuk membayar lebih sedikit, tetapi karena tagihannya tidak sama maka saya bingung mengaturnya mana tagihan yang harus dibayar paling besar.


Jawab:

Tiap kartu kredit bisa saja memilki suku bunga kredit yang berbeda, tergantung dari bank atau perusahaan yang menerbitkannya. Yang perlu disadari adalah jika Anda hanya membayar tagihan sejumlah minimal saja tiap bulan maka sisa tagihan tersebut akan dibungakan dan dibungakan kembali (inilah yang disebut dengan bunga berbunga). Ibaratnya seperti bila Anda mengalami luka dan dari luka itu Anda mengalami pendarahan yang terus menerus dan makin banyak. Karena itu jika Anda memilki tagihan dari beberapa Kartu Kredit dan semuanya sudah melebihi batas (over limit), maka sebaiknya berikan saja porsi pembayaran paling besar kepada Tagihan Kartu Kredit yang suku bunganya paling tinggi terlebih dahulu. Ingat lho, berikan porsi pembayaran paling besar kepada Tagihan Kartu Kredit yang suku bunganya paling tinggi, bukan pada Kartu Kredit yang jumlah tagihannya paling besar.

Cara mengatur pembayaran hutang beberapa kartu kredit yang besar tagihannya tidak sama adalah sebagai berikut :

Langkah 1: Tulislah suku bunga masing-masing ke 3 kartu kredit Anda beserta Pembayaran Minimal yang harus Anda lakukan. Contohnya dibawah ini:

Kartu
Kredit
Suku
bunga
Pembayaran
Minimal
Bank A 3,2% Rp 250.000 ,-
Bank B 4,0% 200.000 ,-
Bank C 2,8% 300.000 ,-
  Total Rp 750.000 ,-

Langkah 2: Usahakan agar Anda menyisihkan jumlah dana tertentu setiap bulan untuk membayar Tagihan Kartu Kredit Anda. Jumlah dana itu kalau bisa harus lebih besar daripada jumlah Pembayaran Minimal yang harus Anda bayar. Sebagai contoh, dalam kasus diatas, jumlah Pembayaran Minimal yang harus Anda bayar adalah Rp 750.000,- . Ini berarti, ada baiknya apabila jumlah pembayaran yang Anda bayar setiap bulan adalah lebih dari Rp 750.000,-. Contohnya Rp 1.000.000,-.

Langkah 3: Kurangi budget yang harus Anda bayar setiap bulan tersebut dengan jumlah Pembayaran Minimal yang disyaratkan. Dalam contoh diatas, ini berarti kurangi Rp 1.000.000,- dengan Rp 750.000,-.

Dana yang Anda sisihkan setiap bulan Rp 1.000.000,-
Pembayaran Minimal 750.000,-
Selisih lebih Rp 250.000,-

Langkah 4: Masukkanlah selisih lebih sebesar Rp 250.000 ,- diatas ke dalam pembayaran tagihan Kartu Kredit yang men-charge suku bunga paling besar. Dalam hal ini berarti Kartu Kredit B. Dengan demikian, kalau tadinya Anda membayar Rp 200.000,- untuk Kartu Kredit B, sekarang Anda membayar jumlah sebesar Rp 450.000,- untuk Kartu Kredit B. Ini berarti, komposisi pembayaran yang Anda lakukan akan menjadi seperti dibawah ini:

Kartu
Kredit
Suku
bunga
Pembayaran
Minimal
Bank A 3,2% Rp 250.000 ,-
Bank B 4,0% 450.000 ,-
Bank C 2,8% 300.000 ,-
  Total Rp 1.000.000 ,-

Langkah 5: Lakukan terus hal tersebut sampai Tagihan Kartu Kredit B lunas. Jika Tagihan Kartu Kredit B lunas, maka ulangi lagi langkah tersebut diatas pada Kartu Kredit yang men-charge suku bunga yang paling tinggi berikutnya. Dalam contoh diatas ini berarti pada Kartu Kredit A. Jangan lupa bahwa kalau tadinya selisih lebih Anda adalah Rp 250.000,- (Rp 1 juta dikurang Rp 750 ribu), sekarang selisih lebih yang Anda miliki lebih besar lagi, yaitu Rp 1 juta dikurang Pembayaran Minimal Kartu Kredit A + C, yaitu Rp 550 ribu, menjadi Rp 450 ribu. Itulah selisih lebih Anda. Jangan lupa bahwa Kartu Kredit B Anda sudah lunas kan? Lakukan terus langkah tersebut hingga Tagihan Kartu Kredit Anda lunas seluruhnya.

Perlu diingat bahwa dalam melunasi Tagihan Kartu Kredit yang banyak dan membengkak, Anda mungkin tidak selalu bisa melunasinya dengan cepat. Tetapi dengan langkah-langkah yang saya berikan diatas, maka Tagihan Kartu Kredit Anda bisa lunas perlahan-lahan sampai nantinya habis sama sekali. Selamat melunasi tagihan Anda.


kembali

Peta Situs | Berita Terbaru | Surat | Hubungi Kami
Undang Kami | Kamus Keuangan | Referensi


© 2000 Safir Senduk & Rekan