Dikutip dari Danareksa.com
Selamat siang bu Mike,
Saya Indah Suciati. Saya adalah seorang pegawai yang bekerja pada sebuah perusahaan asuransi. Saya masih single,tetapi saya merasa bahwa gaji saya selama ini tidak mencukupi. Saya mengontrak rumah dengan harga Rp 5,000,000 per tahunnya. Setiap bulannya saya harus membayar tagihan HP, Air bersih, Listrik, Telepon, dan kebutuhan primer lainnya yang rata-rata saya hitung sekitar Rp 1,200,000. Gross Salary saya adalah Rp 1,600,000/bln. Hal apa saja yang harus saya lakukan agar saya dapat menabung atau minimal menghemat pengeluaran saya setiap bulannya. Saya juga memiliki Credit Card BNI dgn bunga 2 % per bln.
Jawaban:
Halo bu Indah, apa kabar? Senang berkenalan dengan Anda.
Berdasarkan informasi dari e-mail, inilah kondisi anggaran belanja tahunan Anda
Arus kas tahunan
Penghasilan Rp 1,6 jt x 12 = Rp 19,200,000,
Pengeluaran
Kontrak rumah = Rp 5,000,000,-
By.hidup Rp 1,2 jt x 12 = Rp 14,400,000,-
Total = Rp 19,400,000,-
Sisa (defisit) = (Rp 200,000,-)
Dari arus kas tahunan dapat terlihat dengan pola pemasukan dan pengeluaran seperti itu Anda akan mengalami defisit anggaran belanja. Bagaimana menjadikannya surplus ? Berikut ini adalah beberapa saran dari saya :
- Mengurangi pengeluaran : Saya lihat besarnya pengeluaran Anda masih wajar sebagai seorang single. Namun mungkin kita masih bisa lakukan penghematan di beberapa pos pengeluaran. Sayangnya, penghematan berakibat berkurangnya kesenangan atau menurunnya standar hidup anda. Mengurangi pengeluaran dalam jangka panjang juga tidak efektif, karena secara otomatis setiap tahun harga barang & jasa selalu naik. Sehingga jika pemasukan Anda tetap, Anda bisa saja tetap defisit karena kenaikan harga tadi. Namun dalam jangka pendek penghematan baik dilakukan untuk mengatasi defisit. Anda bisa mengurangi pos pengeluaran yang jumlahnya besar saja seperti pindah ke rumah yang lebih murah sewanya , atau anda mengurangi pos – pos pengeluaran yang kecil misalnya tagihan telpon , busana & aksesoris, dll Kebanyakan dari pengeluaran itu sebenarnya tidak wajib. Misalnya, ngobrol di telpon selain tidak wajib juga bisa membuat tagihan telpon membengkak. Beli baju baru tidak harus sebulan sekali, mungkin bisa 2 bulan sekali.
- Menambah pemasukan : menambah penghasilan memang tidak mudah, namun dalam jangka panjang akan sangat membantu anda. Ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk meningkatkan penghasilan yaitu menjual lebih banyak lagi produk asuransi agar jumlah komisi Anda meningkat, selain pekerjaan yang sekarang juga mengambil kerja paruh waktu pada perusahaan lain, menjadi pekerja mandiri dengan menjual keahlian Anda, membuka usaha sendiri atau melakukan investasi.
- Mengurangi pengeluaran dan menambah pemasukan. Anda boleh saja fokus pada salah satu cara diatas, namun masing – masing mempunyai tingkat kesulitannya sendiri. Saran saya, selama penghasilan anda belum bertambah berusahalah melakukan penghematan sehingga tidak terjadi defisit dan secara bertahap mulailah usaha – usaha untuk menambah penghasilan bukan hanya untuk menutup defisit saja namun penghasilan tambahan itu nantinya bisa digunakan untuk investasi.
- Anda juga perlu waspadai pemakaian kartu kredit. Tagihan kartu kredit yang dibayar minimal saja akan membuat tagihan kita membengkak. Untuk sementara milikilah satu kartu kredit saja , simpanlah untuk berjaga – jaga dari tidak tersedianya dana untuk keperluan darurat.
Nah, bu Indah itulah beberapa saran dari saya. Semoga bermanfaat.
Salam,
Mike Rini
Perencana Keuangan