MENABUNG
Oleh: Ahmad Gozali

Dikutip dari Tabloid FIKRI

Mas Ghozali yang baik,

Saya ibu rumah tangga dengan dua orang anak. Suami saya bekerja di sebuah bank di Jakarta. Bagaimana agar simpanan yang dialokasikan setiap bulan dapat terus dilakukan malah lebih baik lagi bisa terus meningkat? Adakah tip-tip yang dapat membantu saya dalam mengatur keuangan keluarga. Demikian pertanyaan saya.

Yayuk - Kemanggisan

Jawab:

Ibu Yayuk yang dirahmati Allah, sebagai seorang Muslim tentunya kita ingin agar hari ini bisa lebih baik dari hari kemarin, dan besok juga bisa lebih baik dari hari ini. Termasuk dalam hal keuangan dimana kita juga mengaharapkan kesejahteraan meningkat dari waktu ke waktu. Dan menabung adalah salah satu langkah untuk meningkatkan kesejahteraan di masa depan.

Menabung yang baik bukanlah menabung dari sisa anggaran setiap bulan. Yaitu mengalokasikan semua pengeluaran untuk biaya hidup dan sebagainya, lalu jika masih ada sisanya baru ditabungkan. Menabung yang baik adalah mengalokasikan dana untuk ditabung sebagai salah satu pengeluaran rutin yang dilakukan di awal.

Jika prinsip ini kita pakai, maka berapapun kita ingin menabung sebetulnya bisa saja. Karena menabung dialokasikan di awal dan sisanyalah yang digunakan untuk kepentingan lain. Namun kita juga harus realistis karena tentunya ada batasan dimana pengeluaran untuk hal lain sudah tidak bisa lagi kita kurangi.

Dalam hal ini, pemasukanlah yang bisa kita andalkan. Jika Anda memiliki tambahan penghasilan, jangan lupa untuk menambah juga alokasi tabungan rutin. Misalnya, jika dengan penghasilan Rp 2 juta bisa menabung sebesar Rp 300 ribu, maka jika penghasilannya naik menjadi Rp 3 juta seharusnya tabungan itu naik menjadi setidaknya Rp 450 ribu, bahkan mungkin lebih.

Satu tips lagi dari saya untuk menambah alokasi tabungan. Yaitu dengan bersikap konservatif terhadap pengeluaran. Contohnya, sekarang Anda memiliki kredit motor dan masih mencicil Rp 500 ribu selama 6 bulan lagi. Jika cicilannya sudah lunas, jangan berhenti mencicil. Tetap keluarkan Rp 500 ribu tersebut untuk cicilan, tapi bukan ke rekening hutang melainkan ke rekening tabungan Anda sendiri.

Selamat menabung Bu Yayuk

Salam
Ahmad Gozali
Perencana Keuangan


kembali

Peta Situs | Berita Terbaru | Surat | Hubungi Kami
Undang Kami | Kamus Keuangan | Referensi


© 2000 Safir Senduk & Rekan