Dikutip dari Tabloid FIKRI Edisi 5 Th. III
Assalamualaikum wr. wb.,
Mas Gozali, Saya seorang karyawati senior di sebuah perusahaan asing. Saat ini saya memang sudah memiliki rumah kecil pemberian orangtua, namun letaknya sangat jauh dari lokasi kantor. Atas pertimbangan itulah saya berniat membeli apartemen di lokasi dekat dengan kantor saya. Karena digaji dengan standar dollar, saya memiliki tabungan yang cukup untuk membelinya. Namun orangtua saya memiliki pertimbangan lain, katanya daripada membeli apartemen lebih baik membeli ruko untuk dijadikan lokasi usaha di tempat yang strategis dan ruko itu akan digunakan untuk membuat sebuah mini market yang akan dikelola oleh adik saya. Setelah dihitung memang uang yang saya miliki cukup untuk membeli sebuah ruko dilokasi strategis, tapi tetap saja agak jauh dari kantor saya. Selain itu saya juga ragu dengan rencana orangtua saya itu, bukan karena saya tidak percaya dengan orangtua saya tapi saya kurang yakin dengan kemampuan adik saya mengelola mini market tersebut. Karena itulah saya ingin saran dari Mas Gozali apa yang sebaiknya saya lakukan, apakah tetap dengan rencana saya membeli apartemen atau mengikuti rencana orangtua saya. Terima kasih atas sarannya.
Nurul Hidayati- Bekasi
Wa'alaikumussalam wr. wb.
Walaupun dana itu adalah milik Anda sendiri, namun akan sangat bijaksana sekali jika Anda tetap mempertimbangkan pendapat orang tua Anda dalam penggunaan dana tersebut. Untuk itu akan lebih baik jika hal ini dibicarakan bersama dengan baik.
Nampaknya ada perbedaan tujuan keuangan yang ingin dicapai oleh Anda dan orang tua sehingga terjadinya perbedaan pendapat mengenai penggunaan dana. Tujuan Anda dengan dana itu adalah memiliki tempat tinggal yang tidak jauh dari kantor. Sedangkan orang tua Anda berharap agar dana itu bisa dipakai untuk melakukan usaha yang juga berarti memberikan pekerjaan pada adik Anda.
Sebelum mengambil keputusan, saya rasa yang harus dibicarakan adalah tujuan apa yang ingin dicapai dengan penggunaan dana tersebut. Apakah agar Anda bisa tinggal di dekat kantor atau agar bisa melakukan investasi. Atau malah keduanya?
Sebagai bahan pertimbangan, mari kita lihat masing-masing alternatifnya:
Dilihat dari segi investasi, keduanya memiliki kelebihan sendiri-sendiri. Apartemen bisa menjadi investasi yang baik hanya jika dijual kembali. Sedangkan ruko, selain keuntungan ketika dijual kembali, namun juga bisa mendatangkan keuntungan dengan dijadikan tempat usaha. Begitu juga jika dilihat dari biaya pemeliharaan, apartemen bisa menghabiskan biaya pemeliharaan yang jauh lebih besar jika dibandingkan dengan ruko. Namun jika dilihat dari segi kenyamanan, maka apartemen mungkin akan lebih nyaman bagi Anda. Karena bisa lebih dekat dengan kantor dan bisa menghemat biaya transportasi.
Sebagai jalan tengahnya, kenapa tidak dicari alternatif lain yang tetap bisa mencapai tujuan masing-masing. Misalnya, Anda bisa mencari rumah yang tidak jauh dari kantor sehingga harga beli dan biaya pemeliharaannya bisa lebih murah. Dan untuk mini market, dicari saja toko, bukan ruko, sehingga harga belinya bisa lebih murah dari pada membeli ruko. Atau jika dananya kurang, kenapa tidak sewa saja dulu. Jika tokonya menguntungkan, bisa sambil menyicil untuk membeli toko sendiri.
Peta Situs |
Berita Terbaru |
Surat |
Hubungi Kami
Jawab:
Walaupun dana Anda memang cukup untuk membeli apartemen, namun perlu dipertimbangkan juga biaya hidup di apartemen yang cukup tinggi. Misalnya biaya pemeliharaan (maintenance) gedung yang secara rutin dibebankan pada penghuni apartemen seperti kebersihan, keamanan, listrik, AC dan lain-lain. Kelebihannya, tinggal di apartemen yang dekat dengan kantor bisa menghemat biaya transportasi. Selain itu, apartemen juga bisa dijadikan alat investasi jika berencana untuk dijual kembali. Kenapa tidak Anda hitung-hitung saja, berapa penghematan dan potensi keuntungan investasi yang bisa didapat. Dan berapa pula biaya-biaya tambahan yang harus dikeluarkan.
Dilihat dari segi investasi, maka ruko di tempat srategis juga bisa memiliki nilai investasi yang cukup tinggi untuk disewakan atau dijual kembali. Rencana untuk membuat mini market juga nampaknya bisa menjadi bisnis yang baik, namun perlu ditegaskan juga siapa yang akan mendanai untuk membuat mini market tersebut. Apakah dengan dana Anda juga, atau dengan dana dari orang tua, atau adik Anda. Jika mini market itu memang dibiayai juga dengan dana Anda, maka pantas saja jika sebagai pemilik Anda khawatir dengan manajemen usaha tersebut. Namun jika mini market itu milik orang tua atau adik Anda, kenapa tidak Anda batasi peran Anda hanya sebagai penyedia gedung. Bisa meminjamkan, menyewakan, atau bagi hasil. Dengan demikian, jika usahanya kurang berhasil Anda tidak akan ikut mengalami kerugian modal.
Undang Kami |
Kamus Keuangan |
Referensi